Mahasiswi Di Titik Nol
Oleh ReO Fiksiwan “Sistem itu mengecewakannya dua kali: pertama dengan tidak mempercayainya, dan kemudian dengan membiarkan pemerkosa itu...
Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat. Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Oleh ReO Fiksiwan “Sistem itu mengecewakannya dua kali: pertama dengan tidak mempercayainya, dan kemudian dengan membiarkan pemerkosa itu...
Oleh Agung Marsudi SUDAH dua jam duduk sendiri di kursi teras bawah, menghadap ke grumbul bambu, di pinggir...
“Di sekolah kami ada begitu banyak drama, semakin parah karena kepala sekolah ikut nimbrung di dalam.” Demikian seorang...
Oleh Don Zakiyamani Gejala yang tampak dalam masa pemerintahan Prabowo Subianto—baik dari arah kebijakan fiskal, tata kelola birokrasi,...
Oleh: Azharsyah Ibrahim Di tengah hiruk pikuk modernisasi ekonomi syariah yang kian menggema di Indonesia, seringkali kita luput...
Oleh Fileski Walidha Tanjung Di sebuah desa bernama Gunungsari, Wisata Pundensari, Madiun, malam sederhana pada tanggal 9 September...
Oleh Feri Irawan Kita sering merasa merdeka karena bisa memilih makanan sendiri. Dan pula, ragam makanan di negeri...
Oleh: Kang Thohir Kemerdekaan apalagi yang kau tanamkan? Bius-bius membuncah, namun tangis pecah. Saudara-saudara di ujung penantian itu...
Oleh: Naura Safira Siswa SMAN 3 Bireuen, Aceh Sejak menginjak kelas 3 SMP, saya sudah memiliki mimpi besar...