Ramadan, Rindu dan Gema Takbir di Negeri Seribu Menara
Salah satu wajah terindahnya adalah maidatul rahman, meja-meja panjang yang dipenuhi makanan berbuka gratis. Setiap hari, tanpa jeda. Mahasiswa,...
Temukan semua artikel terbaru dalam kategori #Budaya Merantau.
Salah satu wajah terindahnya adalah maidatul rahman, meja-meja panjang yang dipenuhi makanan berbuka gratis. Setiap hari, tanpa jeda. Mahasiswa,...
Oleh: Siti Hajar Tradisi merantau merupakan bagian penting dari sistem nilai dan struktur sosial masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie. Tidak jarang, laki-laki yang telah menikah juga merantau meninggalkan istrinya (bahkan dalam kondisi hamil) bukanlah hal yang dianggap aneh. Justru, praktik ini dipandang sebagai wujud tanggung jawab dan kematangan sosial. Banyak laki-laki Pidie yang baru kembali ke kampung halaman setelah bertahun-tahun, bahkan saat anak mereka telah berusia antara tujuh hingga dua belas tahun. Tulisan ini mengkaji secara lebih dalam tradisi merantau bagi laki-laki di Pidie, dengan menelusuri latar belakang sosiokultural, alasan non-ekonomi, serta dampaknya terhadap ketahanan keluarga dan identitas kultural pada zaman dulu. Sejarah dan...