POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Gen-Z dan Masa Depan Puisi Esai

RedaksiOleh Redaksi
January 12, 2025
Gen-Z dan Masa Depan Puisi Esai
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Gunawan Trihantoro
(Sekretaris KEAI Provinsi Jawa Tengah)

Generasi Z (Gen-Z) di Indonesia adalah kelompok demografis yang cukup besar.
Berdasarkan Sensus Penduduk 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS),
Gen-Z mencakup individu yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012.

Jumlah penduduk Gen-Z di Indonesia diperkirakan mencapai 74,93 juta jiwa,
atau sekitar 27,94% dari total populasi.
Angka ini menunjukkan potensi besar mereka sebagai penggerak berbagai bidang kehidupan, termasuk sastra.

Dalam dunia sastra, Gen-Z memiliki peran signifikan untuk menjaga keberlanjutan.
Sebagai generasi yang akrab dengan teknologi, mereka mampu memadukan tradisi dan inovasi. Hal ini menjadi peluang besar bagi pengembangan genre sastra baru, termasuk puisi esai.

Puisi esai adalah genre sastra yang menggabungkan puisi, narasi, dan catatan kaki. Genre ini diperkenalkan oleh Denny JA pada tahun 2012 melalui karyanya Atas Nama Cinta.

Sejak itu, puisi esai berkembang pesat, menciptakan ruang baru dalam khazanah sastra modern. Sebagai genre yang unik, puisi esai menawarkan kelebihan tersendiri.
Ia memberikan ruang bagi pembaca untuk mendalami tema melalui narasi dan catatan kaki. Pendekatan ini menjadikan puisi esai tidak hanya estetis tetapi juga informatif.

Perkembangan puisi esai di Indonesia telah menginspirasi penulis di berbagai negara.
Beberapa negara yang mengenal genre ini adalah Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand.

📚 Artikel Terkait

Puisi-Puisi Al-Azim Effendi

Cabut Izin PT Restorasi Ekosistem Indonesia: Tidak Mendukung FOLU Net Sink dan Membiarkan Hutan Alam Dirusak untuk Jalan Tambang

Bahasa dan Politik

Kumpulan Sajak AlkhairAljohore@

Puisi esai juga telah dipromosikan ke negara-negara seperti Mesir dan Inggris,
membuktikan potensi genre ini untuk diterima di panggung sastra global.

Denny JA, sebagai penggagas puisi esai, memiliki visi yang jauh ke depan.
Ia menyadari pentingnya regenerasi dalam menjaga keberlanjutan genre ini. Oleh karena itu, ia meluncurkan dana abadi untuk perkembangan puisi esai hingga 50 tahun ke depan.

Langkah ini menunjukkan keyakinan Denny JA terhadap potensi Gen-Z.
Sebagai generasi terbesar saat ini, Gen-Z memiliki energi dan kreativitas luar biasa.
Dengan akses ke pendidikan dan teknologi, mereka dapat membawa puisi esai ke level berikutnya.

Gen-Z juga dikenal sebagai generasi yang peduli pada isu-isu global. Dari lingkungan, kesetaraan, hingga hak asasi manusia, semuanya menjadi perhatian mereka.
Puisi esai dapat menjadi medium bagi Gen-Z untuk menyuarakan pandangan mereka.

Sinergi antara Gen-Z dan puisi esai adalah peluang besar bagi dunia sastra. Di satu sisi, puisi esai menawarkan format yang fleksibel dan relevan dengan isu-isu modern.
Di sisi lain, Gen-Z memiliki potensi untuk menyebarkan genre ini melalui platform digital. Masa depan puisi esai bergantung pada bagaimana Gen-Z mengapresiasi dan mengembangkannya.

Dengan populasi yang besar dan potensi kreatif yang melimpah, mereka menjadi penjaga genre ini. Apalagi, dana abadi yang diluncurkan Denny JA memberikan fondasi kuat untuk pengembangannya.

Dalam konteks global, Gen-Z di Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara lain.
Mereka dapat memperkenalkan puisi esai sebagai kontribusi budaya Indonesia di panggung dunia. Dengan demikian, puisi esai menjadi bagian dari diplomasi budaya yang memperkuat identitas bangsa.

Sebagai kesimpulan, Gen-Z dan puisi esai memiliki hubungan yang saling menguntungkan. Gen-Z memberikan energi baru bagi dunia sastra, sementara puisi esai menawarkan ruang ekspresi. Sinergi ini tidak hanya menjanjikan masa depan cerah bagi puisi esai, tetapi juga bagi sastra Indonesia.

_______
Rumah Kayu Cepu, 12 Januari 2025.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
POTRET, MEDIA EDUKASI MASYARAKAT

POTRET, MEDIA EDUKASI MASYARAKAT

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00