POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Berdayakan Mereka

RedaksiOleh Redaksi
November 14, 2024
Tags: #analisis
Berdayakan Mereka
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Norma Rifizal Cahya

Mahasiswa Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Rasa sedih, prihatin muncul di hati kala para lansia datang dan mengelilingi meja-meja para pengunjung warung kopi di sebuah sudut kota Banda Aceh. Perasaan itu diikuti oleh sejumlah pertanyaan dalam pikiran. Mengapa ya, orangtua setia mereka harus bekerja keras, berjuang mencari nafkah sendiri? Ke mana anak-anak mereka? Mengapa mereka biarkan orangtua mereka yang sudah tua renta itu, harus menghabiskan sisa umur mereka meminta-minta di tempat umum?  Tidakkah anak-anak mereka merasa malu? Masih banyak pertanyaan lain yang mengisi ruang benak dan hati.

Kehadiran pengemis lansia yang bergerilya di setiap sudut kota  Banda Aceh, tampaknya semakin hari, semakin sering kita temui. Sebagai contoh saja, pada tanggal 29 September 2024,  penulis sempat mencoba  mengamati, melakukan observasi terhadap para pengemis di Banda Aceh.

Ada banyak pengemis yang terlihat di tengah keramaian pasar dan juga dalam keramaian di warung  – warung kopi dan rumah makan-rumah makan di kita Banda Aceh. Kehadiran mereka adalah sebuah gambaran kondisi sosial masyarakat yang mencerminkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh kelompok rentan ini. Dalam pengamatan tersebut, penulis menemukan seorang perempuan tua yang berusia 70 tahun. Perempuan.renta ini mengalami cacat fisik pada kakinya menjadi hal yang menyulitkan hidupnya.Sehingga, ia terpaksa mengandalkan tongkat untuk berjalan. Ia. menggunakan tas yang digantung di lehernya untukmengumpulkan sumbangan dari pengunjung pasar.

Dalam pengakuan ya, ia berasal dari Pulau Jawa dan mengaku terpaksa mengemis karena tidak mampu bekerja lagi. Ia menceritakan lagi bahwa suaminya menghilang selama konflik Gerakan Aceh Merdeka (GAM), meninggalkan dia dengan dua anak. Satu anaknya telah menikah dan tinggal bersama suaminya, sementara anak lainnya menderita penyakit yang membuatnya tidak bisa berfungsi secara mandiri. Dalam kondisi seperti ini, mengemis menjadi satu-satunya cara baginya  untukmemenuhi kebutuhan sehari-hari.

Itulah salah satu potret kehidupan para pengemis, terutama yang lansia di kota Banda Aceh saat ini. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, menunjukkan bahwa pengemis di Banda Aceh memiliki latar belakang dan alasan yang bervariasi untuk terlibat dalam aktivitas ini. Banyak dari mereka terpaksa mengemis demi bertahan hidup. Dalam kasus ibu tersebut, situasi yang dihadapinya sangat menyentuh, mencerminkan kesulitan hidup yang dialami oleh banyak lansia di daerah tersebut. Tidak selayaknya mereka terus hidup dengan mengemis, apalagi di usia senja begitu. Harus ada upaya yang serius untuk membantu mereka keluar dari kesulitan hidup dan beralih profesi dari pengemis ke profesi lain.

📚 Artikel Terkait

“Pria dari Tanah Zamrud”: Refleksi Karakter, Etika, dan Kesadaran Lingkungan

PENTING SEKALI PEREMPUAN BERPENDIDIKAN TINGGI

INTROSPEKSI DIRI

Jelang Lebaran

Oleh sebab itu, semua pihak harus peduli dan mau membantu mereka. Ada beberapa langkah yang perlu diambil oleh pemerintah daerah untuk membantu para pengemis, terutama lansia, keluar dari lingkaran kesulitan hidup menjadi pengemis itu. Di antaranya adalah dengan mengorganisir mereka, lalu dibangun kembali kesadaran untuk bangkit dan keluar dari belenggu kemiskinan.

Kemudian, mereka bisa diberikan pelatihan keterampilan yang bisa mendorong mereka membuka usaha kecil, hingga mereka bisa mandiri. Lalu, fasilitas mereka untuk mengakses modal usaha.Nah, memberikan bantuan modal dimaksudkan  untuk memulai usaha kecil mereka, sehingga mereka dapat memilikisumber penghasilan yang lebih stabil.

Selain itu, karena mereka banyak yang mengalami masalah kesehatan, pemerintah juga bisa membantu pelayanan kesehatan, khususnya yang sangat rentan dan lansia.

Bukan hanya itu, akan lebih baik lagi bila pemerintah melakukan kegiatan berupa program rehabilitasi terhadap pengemis yang sudah adiktif atau ketergantungan dengan cara mengemis.

Tentu ada banyak lagi cara dan kegiatan yang bisa dilakukan untuk membantu mereka. Sangat ditentukan oleh komitmen dan kemauan kita untuk membantu. Sebab, bila tidak ada upaya untuk membantu mereka secara lebih baik, jumlah pengemis akan terus meningkat sejalan dengan semakin sulitnya kondisi ekonomi masyarakat sekarang.

Dari pengamatan ini, dapat disimpulkan bahwa pengemis semua umur, termasuk lansia di Banda Aceh adalah bagian dari fenomena sosial yang kompleks. Mereka tidak hanya sekadar meminta-minta, tetapi juga mewakili kisah hidup yang penuh perjuangan. Dengan perhatian dan intervensi yang tepat dari pemerintah daerah, diharapkan kesejahteraan mereka dapat meningkat dan jumlahpengemis dapat berkurang. Upaya ini tidak hanya akan membantu individu-individu tersebut, tetapi juga akan menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik bagi masyarakat secara keseluruhan.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #analisis
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Bapak Tua Dengan Kursi Roda dan Surah Al-Ikhlas

Bapak Tua Dengan Kursi Roda dan Surah Al-Ikhlas

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00