• Latest

MARI LESTARIKAN ALAM SEKITAR KITA

September 18, 2018
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

MARI LESTARIKAN ALAM SEKITAR KITA

Redaksiby Redaksi
September 18, 2018
Reading Time: 5 mins read
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
Oleh: M. Syakira
Kelas IX B SMP Negeri 3 Bandar Dua,  Ule Gle, Pidie Jaya
            Dalam kehidupan kita, sering kali kita melihat orang – orang yang merusak alam dengan berbagai cara, mulai dari hal yang kecil- kecil seperti membuang limbah sembarangan dan hingga pada cara yang lebih besar dan dahsyat, yakni membakar hutan. Padahal Allah Maha adil dan lagi maha bijaksana. Sebelum menciptakan kita semua, Ia sudah menciptakan langit dan bumi lengkap dengan isinya untuk kepentingan hidup kita semua. Selain itu juga Allah telah  melengkapi kita semua dengan akal. Dengan akal itu kita semua dapat memanfaatkan alam lingkungan kita untuk kesejateraan hidup kita semua.
            Kita harus bersyukur karena di negara kita yang subur ini Allah telah menganugerahkan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan dan binatang yang dapat kita manfaatkan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Udara juga sangat kita butuhkan untuk bernafas, air dibutuhkan untuk minum, mandi, mencuci dan lain-lain. Allah Maha adil, di daerah yang subur seperti di Indonesia, di dareah tandus seperti di Jazirah Arab dan sebagian daratan Afrika, atau di daerah dingin yang hampir sepanjang tahun di selimuti salju, Allah telah menyediakan sumber kehidupan yang cukup buat kita semua.
            Di tanah Arab yang tandus, pohon yang sukar hidup di atasnya, namun di dalamnya banyak menyimpan mineral. Begitu pula di daerah dingin yang banyak diselimuti salju, Allah menyediakan jenis kekayaan yang tidak terdapat di daerah lain. Semuanya diserahkan kepada kita. Allah sudah memberikan akal kepada kita semua, mampu dan maukah manusia menggunakan akalnya? Jawabannya ada pada kita sendiri.
            Allah telah menurunkan rahmat dan nikmatnya kepada kita semua begitu banyak. Tidak mungkin kita semua dapat menghitung nikmat Allah itu. Oleh sebab itu, kita semua wajib bersyukur kepadanya. Allah Maha pengatur yang menjadikan alam semesta ini untuk kepentingan kita semua dengan teratur.
            Alam lingkungan yang di dalamnya termasuk manusia merupakan jaringan kehidupan yang menunjukkan adanya saling ketergantungan antara makhluk yang satu dengan makhluk lainnya. Misalnya, tanaman memerlukan air dan tanah untuk hidup, air dan tanah memerlukan tanaman untuk resapan air dan menjaga kesuburan tanah. Dengan demikian alam lingkungan memerlukan kelestarian untuk menjaga keseimbangannya. Jika salah satu bagian terganggu, maka akan mempengaruhi bagian yang lain. Sebagai contoh, jika hutan dirusak, maka akan terjadi erosi dan banjir serta akan merusak kehidupan makhluk lain.
            Kelestarian alam merupakan karunia Allah yang teramat mahal harganya dan kita wajib mensyukurinya. Sebagai rasa ungkapan rasa syukur kepada Allah, kita memelihara alam ini dengan cara melestarikannya. Jika kita bersyukur, Allah akan menambahkan nikmatnya untuk kita semua. Insya Allah alam ini pun akan bertambah indah dan bertambah banyak manfaatnya. Alam yang indah dengan segala kemanfaatannya, bukan hanya untuk dinikmati oleh kita yang hidup sekarang ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang. Jika kita merusak alam ini, berarti kita sudah merusak masa depan generasi mendatang yang tidak lain adalah anak cucu kita sendiri.

Dok. Mongabay

            Kadang-kadang manusia tidak menyadari bahwa perbuatannya itu dapat berakibat rusaknya alam lingkungan. Hal itu biasanya karena pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan masyarakat yang semakin maju, tuntutan kebutuhan hidup yang semakin tinggi dan lain-lain sebagainya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia sering mamanfaatkan alam sekitarnya tanpa memikirkan akibat yang akan datang. Misalnya penebangan kayu secara liar, penggalian pasir yang tidak terkendali, perburuan binatang dan sebagainya. Di kota makin bertambahnya pabrik yang mendatangkan limbah yang menimbulkan polusi udara. Kegiatan-kegiatan manusia seperti itulah yang akan menimbulkan kerusakan alam lingkungan. Maka dari itu mari kita semua melestarikan alam sekitar kita supaya menjadi besih dan aman terkendali. 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
632458c6-42bf-4adc-b9a7-5a84eb6eea5c

Physical Artificial Intelligence Geothermal dan Potensi Indonesia Menjadi Pemain Dunia

Maret 27, 2026
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?

Maret 12, 2026

Discussion about this post

Next Post

Ratusan Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang Kembali Lakukan Aksi Penolakan Tambang PT. EMM

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com