POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

GETLATELA

RedaksiOleh Redaksi
December 19, 2018
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : Dayana Putri Utami
Mahasiswi  Prodi Perbankan, FEBI UIN Ar-raniry Banda Aceh
Berawal dari keinginan untuk menemukan ‘kebebasan’ yang tak terikat dengan jam kerja, Nurzahidah bertekad untuk memulai usahanya yang diberinama Getlatela, Getlatela merupakan perusahaan (home industry) yang bergerak dalam bidang pengolahan makanan (donat) yang dibentuk pada tahun  2014 oleh NURZAHIDA STP. Getlatela didirikan berlandaskan semangat, komitmen, ide, visi dan misi yang bulat dari pendiri,  dengan melihat peluang saat itu ia pun memilih menjalankan  usaha kuliner dan memilih donat sebagai produk utama usahanya.
“Donat adalah makanan favorite dari masa ke masa yang selalu diminati masyarakat, dengan sedikit modifikasi bentuk, varian rasa dan lainnya. Donat akan menjadi primadona di kalangan masyarakat. Apalagi  dengan memunculkan varian-varian baru kuliner ini seolah terus bertransformasi mengikuti tren gaya hidup masyarakat yang sedang berkembang,” kata Nurzahidah saat berbincang dengan Dayana Putri Utami.
Walaupun ia tak begitu menyukai dunia masak-memasak khususnya baking, justru itulah yang membuatnya tertantang untuk terus belajar demi menciptakan produk bercita rasa khusus agar disukai konsumen. Pilihannya pun jatuh pada donat labu ketela. Gabungan dari keduanya ia jadikan sebagai brand usaha, yaitu Getlatela.
Kata getlatela mempunyai makna yang sangat luar biasa. Ternyata kata Get yang ada pada getlatela itu  berasal dari bahasa lokal yang berarti baik, sedangkan latela merupakan singkatan dari labu dan ketela. Kudapan yang kerab dijadikan sebagai jajanan pun ditenteng sebagai oleh-oleh.
 “Bedanya Getlatela tidak menggunakan pengawet dan pelembut. Jadi sehat untuk dikonsumsi dan baik bagi tubuh karena mengandung betakaroten berupa antioksidan,”. Tak seperti kebanyakan donat yang menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama, Ida yang merupakan sarjana pertanian ini jutrsu melirik ketela dan labu yang jumlahnya memang melimpah untuk dijadikan bahan utama dalam pengolahan. 
Teksturnya tak selembut donat biasanya, namun tampilannya yang kecil mungil dengan aneka topping lucu ditambah harga yang terbilang sangat terjangkau membuat Getlatela banyak disukai.  Tidak hanya anak-anak ternyata para orang tua juga sangat suka dengan donat yang satu ini, karena selain dijadikan makanan sehari – hari , latela juga sangat cocok untuk dijadikan sebagai hadiah ulangtahun dan oleh-oleh.
Labu dan ketela, merupakan dua bahan baku yang mudah didapatkan di Aceh. Bila selama ini labu sering digunakan sebagai bahan baku untuk membuat timpan, ia mengkreasikannya menjadi bahan baku agar lebih sehat karena meminimalisir penggunaan tepung terigu. “Jadi, tak hanya enaknya yang didapat, tapi juga sehatnya. Labu-labu itu ia beli langsung dari petani di Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya. Sekali beli bisa sangat banyak bisa di simpan  untuk stok sekitar satu atau dua bulan. Dengan cara ini, Ida  telah berkontribusi dalam membantu perekonomian para petani Aceh. Bila selama ini para petani di sana menanam labu hanya untuk ‘suka-suka’ karena harga jualnya yang rendah, sekarang justru serius menanam labu karena sudah tahu akan didistribusikan ke mana.
“Saya memang selalu beli langsung ke petaninya kata ida.  Ini juga memberikan kesempatan bagi saya untuk mengedukasi petani. Misalnya mereka harus memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk memanen labu. Karena saya tidak mau donat yang saya produksi kualitasnya rendah hanya karena bahan baku yang berkualitas rendah pula.
Keinginan untuk punya usaha sendiri ini juga berawal dari semangat ingin mandiri dan bisa bermanfaat bagi orang lain. Dengan memiliki usaha, tak hanya menyejahterakan dirinya sendiri, tetapi juga mampu memberi  kesempatan peluang kerja bagi orang lain meskipun dengan jumlah yang  sangatterbatas. Namun, Ida memiliki catatan untuk dirinya sendiri, bahwa kemandirian yang diperolehnya tidak membuat ia melupakan kodratinya sebagai perempuan.
Kini usaha yang dirintisnya itu telah berusia empat tahun. Dalam menjalankan usahanya, selain sukses dengan brand donat labu ketelanya itu, Ida juga kerap diminta sebagai pembicara untuk acara-acara kewirausahaan.  Dan ini menjadi cara baginya untuk berbagi inspirasi dan motivasi agar anak-anak muda Aceh siap menjadi pengusaha. Ia pun memiliki pesan khusus bagi anak-anak muda yang memiliki hasrat dan semangat untuk punya usaha sendiri, tetapi masih ragu-ragu.
“Untuk memulai usaha kita butuh cinta, keyakinan, dan keberanian. Libatkan Allah di setiap langkah kita, ini saja modal utamanya. Sukai pekerjaan kita, berani mencoba dan memulai, berani melakukan saja saat kita ingin sesuatu. Dan yakin apa yang kita ikhtiarkan pasti akan diwujudkan oleh Allah,

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Demi Masa

Membangun Gairah Belajar Sejarah

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Mencari Tuhan di Antara Reruntuhan Akademik: Sebuah Panggilan Muraqabah

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

RAYAKAN HARI IBU, DPPPA ACEH DAN BALAI SYURA ACEH GELAR PERLOMBAAN “D0 KU DA IDI”

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00