• Latest

GETLATELA

Desember 19, 2018
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Begitu Banyak “Teman” – Tapi…

April 29, 2026
1001436738_11zon

Refleksi 29 Tahun Pasie Raja: Merawat Potensi, Menjaga Eksistensi.

April 29, 2026
7f667085-fd7c-4173-8b85-11136faf14e4

Relevansi Pemikiran Gus Dur Dalam Pendidikan dikan, Antara Kemanusiaan dan Keberanian Berfikir

April 29, 2026
4536739a-d378-4c22-a612-82994686d242

Memahami “Waktu” Melalui Logika Nahwu.

April 28, 2026
2afaeacc-81a4-4ce5-8cd3-81dcd366f946

Kapasitas Manajerial Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Kinerja, Kolaborasi, dan Prestasi Sekolah

April 28, 2026
GETLATELA - 38a1ed71 84b6 44ab 9f7a a62e2a66e5e2 | Bisnis | Potret Online

Rudal dan Nuklir: Di Persimpangan Nasib Umat Manusia.

April 28, 2026
b2bc6465-d97c-403b-9423-129ad2454b88

Pendidikan sebagai Ta’dib: Meneguhkan Integrasi Ilmu, Iman, dan Amal

April 28, 2026

Akuntansi Zakat Perdagangan: Menakar Keadilan dalam Valuasi Aset Modern

April 28, 2026
Rabu, April 29, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

GETLATELA

Redaksi by Redaksi
Desember 19, 2018
in Bisnis, Kronis, Wirausaha
Reading Time: 5 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Oleh : Dayana Putri Utami
Mahasiswi  Prodi Perbankan, FEBI UIN Ar-raniry Banda Aceh
Berawal dari keinginan untuk menemukan ‘kebebasan’ yang tak terikat dengan jam kerja, Nurzahidah bertekad untuk memulai usahanya yang diberinama Getlatela, Getlatela merupakan perusahaan (home industry) yang bergerak dalam bidang pengolahan makanan (donat) yang dibentuk pada tahun  2014 oleh NURZAHIDA STP. Getlatela didirikan berlandaskan semangat, komitmen, ide, visi dan misi yang bulat dari pendiri,  dengan melihat peluang saat itu ia pun memilih menjalankan  usaha kuliner dan memilih donat sebagai produk utama usahanya.
“Donat adalah makanan favorite dari masa ke masa yang selalu diminati masyarakat, dengan sedikit modifikasi bentuk, varian rasa dan lainnya. Donat akan menjadi primadona di kalangan masyarakat. Apalagi  dengan memunculkan varian-varian baru kuliner ini seolah terus bertransformasi mengikuti tren gaya hidup masyarakat yang sedang berkembang,” kata Nurzahidah saat berbincang dengan Dayana Putri Utami.
Walaupun ia tak begitu menyukai dunia masak-memasak khususnya baking, justru itulah yang membuatnya tertantang untuk terus belajar demi menciptakan produk bercita rasa khusus agar disukai konsumen. Pilihannya pun jatuh pada donat labu ketela. Gabungan dari keduanya ia jadikan sebagai brand usaha, yaitu Getlatela.
Kata getlatela mempunyai makna yang sangat luar biasa. Ternyata kata Get yang ada pada getlatela itu  berasal dari bahasa lokal yang berarti baik, sedangkan latela merupakan singkatan dari labu dan ketela. Kudapan yang kerab dijadikan sebagai jajanan pun ditenteng sebagai oleh-oleh.
 “Bedanya Getlatela tidak menggunakan pengawet dan pelembut. Jadi sehat untuk dikonsumsi dan baik bagi tubuh karena mengandung betakaroten berupa antioksidan,”. Tak seperti kebanyakan donat yang menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama, Ida yang merupakan sarjana pertanian ini jutrsu melirik ketela dan labu yang jumlahnya memang melimpah untuk dijadikan bahan utama dalam pengolahan. 
Teksturnya tak selembut donat biasanya, namun tampilannya yang kecil mungil dengan aneka topping lucu ditambah harga yang terbilang sangat terjangkau membuat Getlatela banyak disukai.  Tidak hanya anak-anak ternyata para orang tua juga sangat suka dengan donat yang satu ini, karena selain dijadikan makanan sehari – hari , latela juga sangat cocok untuk dijadikan sebagai hadiah ulangtahun dan oleh-oleh.
Labu dan ketela, merupakan dua bahan baku yang mudah didapatkan di Aceh. Bila selama ini labu sering digunakan sebagai bahan baku untuk membuat timpan, ia mengkreasikannya menjadi bahan baku agar lebih sehat karena meminimalisir penggunaan tepung terigu. “Jadi, tak hanya enaknya yang didapat, tapi juga sehatnya. Labu-labu itu ia beli langsung dari petani di Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya. Sekali beli bisa sangat banyak bisa di simpan  untuk stok sekitar satu atau dua bulan. Dengan cara ini, Ida  telah berkontribusi dalam membantu perekonomian para petani Aceh. Bila selama ini para petani di sana menanam labu hanya untuk ‘suka-suka’ karena harga jualnya yang rendah, sekarang justru serius menanam labu karena sudah tahu akan didistribusikan ke mana.
“Saya memang selalu beli langsung ke petaninya kata ida.  Ini juga memberikan kesempatan bagi saya untuk mengedukasi petani. Misalnya mereka harus memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk memanen labu. Karena saya tidak mau donat yang saya produksi kualitasnya rendah hanya karena bahan baku yang berkualitas rendah pula.
Keinginan untuk punya usaha sendiri ini juga berawal dari semangat ingin mandiri dan bisa bermanfaat bagi orang lain. Dengan memiliki usaha, tak hanya menyejahterakan dirinya sendiri, tetapi juga mampu memberi  kesempatan peluang kerja bagi orang lain meskipun dengan jumlah yang  sangatterbatas. Namun, Ida memiliki catatan untuk dirinya sendiri, bahwa kemandirian yang diperolehnya tidak membuat ia melupakan kodratinya sebagai perempuan.
Kini usaha yang dirintisnya itu telah berusia empat tahun. Dalam menjalankan usahanya, selain sukses dengan brand donat labu ketelanya itu, Ida juga kerap diminta sebagai pembicara untuk acara-acara kewirausahaan.  Dan ini menjadi cara baginya untuk berbagi inspirasi dan motivasi agar anak-anak muda Aceh siap menjadi pengusaha. Ia pun memiliki pesan khusus bagi anak-anak muda yang memiliki hasrat dan semangat untuk punya usaha sendiri, tetapi masih ragu-ragu.
“Untuk memulai usaha kita butuh cinta, keyakinan, dan keberanian. Libatkan Allah di setiap langkah kita, ini saja modal utamanya. Sukai pekerjaan kita, berani mencoba dan memulai, berani melakukan saja saat kita ingin sesuatu. Dan yakin apa yang kita ikhtiarkan pasti akan diwujudkan oleh Allah,
Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

RAYAKAN HARI IBU, DPPPA ACEH DAN BALAI SYURA ACEH GELAR PERLOMBAAN “D0 KU DA IDI”

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com