POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Bingkai

Kesombongan

Redaksi by Redaksi
Mei 1, 2021
in Bingkai, Budaya, Essay
0




Baca Juga
  • Kesombongan - db9a15b5 6e17 4289 9eb0 51de974b6f0b | Bingkai | Potret Online
    Budaya
    Pidato Kebudayaan Fadlizon: Negara Memajukan Kebudayaan Indonesia di Tengah Peradaban Dunia
    19 Des 2024
  • 02
    Artikel
    Sindiran Terhadap Nabi Umat Islam
    21 Nov 2016

Oleh Ahmad Rizali


Baca Juga
  • Kesombongan - A00A10D8 1ABE 40E0 9271 18B3BEB3E9AB | Bingkai | Potret Online
    akhlak
    KODRAT DAN PRASANGKA BAIK
    16 Agu 2022
  • Kesombongan - IMG 20250227 WA0009 | Bingkai | Potret Online
    Essay
    Saya Kira Banyak Marah, Ternyata Semua Setuju
    27 Feb 2025

Saya mulai faham mengapa contoh kesombongan itu ditahbiskan kepada Iblis yang jelas percaya kepada Allah dari pada manusia yang tak mempercayaiNya. Bersyukurlah jika diberi karuniaNya untuk selalu berupaya meluruhkan kesembongan dalam keseharian.


Baca Juga
  • 01
    Bingkai
    Menjaga Aurat, Niscaya Selamat Dunia Akhirat
    07 Agu 2017
  • 02
    Budaya
    Lhokseumawe Traditional Culture Festival dipastikan Menjadi Acara Terbaik Kota Lhokseumawe
    11 Okt 2018

Kesombongan sering dengan sangat halus menempel di hati atas, rasa percaya diri, kecerdikan, kekuatan, kecantikan fisik dan wajah, kekayaan, sebut saja semua aktivitas manusia bisa disusupi kesombongan itu. Kadangkala, kesombongan berwajah sangar dan ini lebih mudah diingatkan. Di lain waktu dia akan berwajah sinis dan sarkastik, inipun masih mudah diingatkan oleh pihak lain. 


Namun adakalanya kesombongan itu dibalut dengan pakaian humor dan sikap jenaka serta yang paling berbahaya adalah kesombongan yang berbaju perilaku sangat baik. Kedua jenis kesombongan ini lebih berbahaya dari “tidak mau menerima kebenaran” dan hanya bisa dikenali oleh pelaku, setan dan malaikat serta Tuhan. Kesombongan jenis inilah yang wajib sering sering dikenali dengan perenungan.


Cobalah renungkan sebuah hadis yang mengatakan Surga tak akan menerima seseorang yang di hatinya ada kesombongan meskipun hanya sebiji sawi (sangat sedikit). Bukankah sungguh berat kualifikasi memasuki Surga itu ? Yang lebih repot adalah ketika menjadi manusia terdidik dan menjadi pintar, karena “kesombongan adalah penyakit manusia pintar” ujar orang bijak. 


Selagi ramadan , seringlah merenung dan melatih diri untuk meluruhkan kesombongan dengan pertolonganNya, karena si raja sombong sedang “dirangket”. Semoga diberi jalanNya untuk mengikis kesombongan di jiwa, hati dan perilaku kita.


Previous Post

DLHK3Banda Aceh Ajak Masyarakat Jaga PJU

Next Post

Dunia Tidak Butuh Kesalehanmu

Next Post

Dunia Tidak Butuh Kesalehanmu

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah