• Latest

Catatan Akhir Ramadan

May 11, 2021

Pergi dan Kembali

March 14, 2026

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

March 14, 2026
Air Keras di Tengah Malam Jakarta

Air Keras di Tengah Malam Jakarta

March 14, 2026
Siapa  yang Tega Membunuh 180 Anak-Anak Sekolah

Siapa yang Tega Membunuh 180 Anak-Anak Sekolah

March 14, 2026
Melihat Perang Iran – Israel/AS Melalui Teori James C. Scott

Belajar dari Geopolitik Timur Tengah: Apa Pelajaran bagi Negara Berkembang?

March 14, 2026
Madiun Dialog Budaya: Menafsir Cahaya yang Tak Pernah Berdiri Sendiri 

Madiun Dialog Budaya: Menafsir Cahaya yang Tak Pernah Berdiri Sendiri 

March 14, 2026

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Catatan Akhir Ramadan

Redaksi by Redaksi
May 11, 2021
in Agama Islam, Bingkai, Pandemi, puasa, Ramadan
0
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Baca Juga

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Menjadi Insan Bertasawuf

Menjadi Insan Bertasawuf

March 12, 2026
Negara yang Mendidik dan atau Negara yang Menghukum

Berbuka Puasa Bersama

March 9, 2026

Oleh Ahmad Rizali

Berdomisili di Depok

Tahun ini ramadan sama sepinya dengan tahun kemarin, tak cukup beriman untuk berani i’tikaf di masjid Istiqlal sembari ikut salat malam dengan mutu suara Imam setara Syech Sudais di Makkah. Berbuka dengan ratusan jamaah di lantai dasar masjid juga mengasyikan. Istiqlal di kala Ramadan, bak masjid antar bangsa, kulit sawo matang, kuning, putih, dan hitam kelam terlihat di sana. Sahur di warung tenda di halaman masjid juga mendekatkan hati kita dengan jelata.
Ramadan Tahun ini seakan mengulang sejarah alm. Abah yang memulai lagi “back to basic” di usia early 60th kembali memulai pekerjaan baru di Jeddah dan saya memulai pekerjaan mengurusi sekolah yang mikro sesudah melanglang ke pekerjaan makro. Seperti sebuah tugas khusus dan mengingatkanku “apalah artinya makro, tanpa faham esensi mikro” dan mengingatkan “the devil is in the detail”. 
Sepinya tahun ini meski lebih sibuk dari tahun lalu membuatku diberiNya kesempatan menuntaskan resital kitab suci sebelum usai bulan, entah mengapa lidahku terasa semakin lancar dalam membaca. Padahal ya cuma setahun sekali. Tahun ini juga tak pernah telat dibangunkan sejam sebelum saat subuh dan lumayan hening untuk kontemplasi.
Ramadan Tahun ini juga beruntung dibayari ziarah ke Ponpes Tebu Ireng, Tambak Beras dan Denanyar Jombang, menemani bu Nyai Lily Wahid Full, Gus PU dan Guk HB Heru Arifin. Menginap di kasepuhan di kamar tempat khalwat Mbah KH. Hasyim Asyarie dan diskusi gayeng dengan Gus Kikin pengasuh pondok dan tentu makan sahur dan berbukan penganan yang sederhana namun lezat.Tak lama kemudian, di Jakarta, bukber dengan menu “bintang sembilan” ala Waka MPR mas Arsul Sani di Kompleks Perumahan Pejabat Tinggi yang tak beliau tempati.
Ramadan ini pula ikut memfasilitasi berbagai miskomunikasi di antara manusia dengan persepsi masing masing. Dan, menyaksikan beberapa kematian tokoh, sekaratnya KPK, dipercayanya kembali Nadiem dan Bahlil menjadi Menteri oleh Jokowi dan ditangkapnya Bupati terpuji hebat oleh KPK serta terpelesetnya Presiden membaca narasi tentang makanan yang sensitif di kala Ramadan, karena salah tulis. Bulan Ramadan yang agak muram dan lebih banyak kabar buruk dari pada kabar baik.
Ketika menulis tulisan ini, pemerintah yang tak ingin pandemi membesar lagi melarang rakyatnya mudik dan rakyat dengan semangat kucing – kucingan dengan aparat memaksa tetap mudik. Rakyat dan wakilnya bertanya “WNA diperbolehkan masuk negeri, mengapa kami dilarang pulkam ? Mal dan tempat Wisata Lokal akan dibuka, mengapa yang mudik saja disebut akan menimbulkan ledakan pandemi? macam macam. 
Saya sendiri, hanya Jumaat pergi ke masjid dan masih berfikir apakah akan salat Ied di luar atau ngopi saja di rumah sembari takbiran dan menyimak khutbah melalui radio. Praktek beragama memang penuh emosi dan karena di situ ada dogma, maka nalar sehat sering terpaksa minggir dan menjadi marjinal seperti pedagang ATK di depan sekolah yang sudah mempraktikan BOS daring dan Ojek pangkalan yang dilibas Ojol.
Semoga 1 Syawal lusa, menjadi awal hari hari yg lebih baik dan semakin baik.
Ramadan ke 29

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 181x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 174x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 115x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 106x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 85x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

#Cerpen

Pergi dan Kembali

March 14, 2026
Islam

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

March 14, 2026
Air Keras di Tengah Malam Jakarta
#Cerpen

Air Keras di Tengah Malam Jakarta

March 14, 2026
Siapa  yang Tega Membunuh 180 Anak-Anak Sekolah
Puisi Essay

Siapa yang Tega Membunuh 180 Anak-Anak Sekolah

March 14, 2026
Next Post

KPK, Riwayatmu Kini

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com