• Latest

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Mei 28, 2021
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Redaksiby Redaksi
Mei 28, 2021
Reading Time: 5 mins read
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook



Oleh Drs. Hasbi Yusuf

(Berdomisili di Banda Aceh)


Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu. 


Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh.


Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri. 


Konon nama “ATJÈH” berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu:

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
WhatsApp Image 2026-03-27 at 8.47.12 AM

Puisi-Puisi Nusantara Novita Sari Yahya

Maret 27, 2026

A = Arab; TJ = Tjina; 

È = Èropa, H = Hindia. 


Dari empat suku bangsa di atas, Arab dan India kelihatan lebih dominan, baik dari segi postur tubuh, wajah, warna kulit, kepercayaan, adat budaya dan logat bahasa atau dialegnya. Namun dari jumlah kata yang telah terserap secara sempurna ke dalam bahasa Atjèh, maka kosa kata bahasa Arab merupakan yang terbesar jumlah dan pengaruhnya.

ADVERTISEMENT


Bahasa Atjèh bukan hanya diperkaya saja dengan kosa kata bahasa Arab, melainkan ditambah lagi dengan penggunaan aksara Arab (huruf Hijaiyah) yang diperkaya dengan enam huruf arab yang dimodifikasi sedemikian rupa dalam rangka melengkapi bunyi fonem sesuai lidah masyarakat Atjèh dalam bertutur bahasa Atjèh. Aksara Arab yang diperkaya dengan huruf Arab yang telah dimodifikasi dinamakan huruf Jawi (huruf Jawo). 


Berikut ini kami berikan aksara Arab (huruf Hijaiyah) secara utuh. 


ا ب ت ث ج ح خ 


د ذ ر ز س ش


ص ض ط ظ ع غ  


ف ق ك ل م  


ن و ه ء ي  


Berikut ini merupakan ena huruf Hijaiyah yang telah dimodifikasi sedemikian rupa yang menjadi aksara tambahan dalam bahasa Atjèh:


cha = چ  (ha bertitik tiga)  

nga =  ڠ (ain bertitik tiga)  

pa =  ڤ   (fa bertitik tiga)  

ga =  ڬ   (kaf bertitik satu) 

va =  ۏ  (wau bertitik satu)  

nya = ڽ  (nun bertitik tiga)


Agar lebih teratur dan mudah untuk dipelajari maka kedua macam aksara tersebut kita gabungkan saja sesuai susunan dan urutan letak yang lebih umum seperti tabel berikut ini.
Berbagai karma tulis dan rattan judo kitab telah menggunakan tulisan Arab-Jawi, pada masa Aceh mash merupakan kerajaan Islam yang berdasulat.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Monitoring Data Covid dan Zonasi, Kecamatan Meuraxa Bentuk Posko PPKM

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com