• Latest

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Mei 28, 2021
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU) - 1001348646_11zon | Arab | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU) - 1001353319_11zon | Arab | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU) - 1001361361_11zon | Arab | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

Redaksi by Redaksi
Mei 28, 2021
in Arab, Bahasa, Essay, Melayu, POTRET Budaya
Reading Time: 5 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS



Oleh Drs. Hasbi Yusuf

Baca Juga
  • Melangkahlah
  • PESTA ITU TELAH USAI

(Berdomisili di Banda Aceh)


Baca Juga
  • Kembalikan Malam
  • RINDU DI DAUN RANDU

Bahasa Atjèh termasuk bahasa yang sangat unik dalam pengucapan dan penulisannya, dan juga merupakan bahasa yang sangat kaya perbendaharaan kosa katanya. Selain kosa kata asli yang lumayan banyak, diperkaya lagi oleh sejumlah kosa kata serapan dari bahasa-bahasa lain, terutama bahasa Melayu. 


Baca Juga
  • Generasi Joget: Hilang Eksistensi Manusia di Era Digital? Antara Ekspresi, Identitas, dan Tantangan Zaman. 
  • Dalam Perjalanan Panjang

Bahasa Melayu yang telah terserap dan teradopsi secara alamiah dan harmonis melalui pergaulan yang lumayan luwes dan lama dari suku Atjèh sendiri dengan suku Melayu. Lebih-lebih beberapa kerajaan Melayu di Sumatera dan Semenanjung Malaka memang pernah berada di bawah pengaruh kerajaan Atjèh.


Diantara beberapa bahasa lain yang paling dominan mempengaruhi, mewarnai dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Atjèh adalah bahasa dari empat negara atau bangsa yang terkait dengan nama Atjèh itu sendiri. 


Konon nama “ATJÈH” berasal dari gabungan singkatan nama beberapa negara, yaitu:

A = Arab; TJ = Tjina; 

È = Èropa, H = Hindia. 


Dari empat suku bangsa di atas, Arab dan India kelihatan lebih dominan, baik dari segi postur tubuh, wajah, warna kulit, kepercayaan, adat budaya dan logat bahasa atau dialegnya. Namun dari jumlah kata yang telah terserap secara sempurna ke dalam bahasa Atjèh, maka kosa kata bahasa Arab merupakan yang terbesar jumlah dan pengaruhnya.


Bahasa Atjèh bukan hanya diperkaya saja dengan kosa kata bahasa Arab, melainkan ditambah lagi dengan penggunaan aksara Arab (huruf Hijaiyah) yang diperkaya dengan enam huruf arab yang dimodifikasi sedemikian rupa dalam rangka melengkapi bunyi fonem sesuai lidah masyarakat Atjèh dalam bertutur bahasa Atjèh. Aksara Arab yang diperkaya dengan huruf Arab yang telah dimodifikasi dinamakan huruf Jawi (huruf Jawo). 


Berikut ini kami berikan aksara Arab (huruf Hijaiyah) secara utuh. 


ا ب ت ث ج ح خ 


د ذ ر ز س ش


ص ض ط ظ ع غ  


ف ق ك ل م  


ن و ه ء ي  


Berikut ini merupakan ena huruf Hijaiyah yang telah dimodifikasi sedemikian rupa yang menjadi aksara tambahan dalam bahasa Atjèh:


cha = چ  (ha bertitik tiga)  

nga =  ڠ (ain bertitik tiga)  

pa =  ڤ   (fa bertitik tiga)  

ga =  ڬ   (kaf bertitik satu) 

va =  ۏ  (wau bertitik satu)  

nya = ڽ  (nun bertitik tiga)


Agar lebih teratur dan mudah untuk dipelajari maka kedua macam aksara tersebut kita gabungkan saja sesuai susunan dan urutan letak yang lebih umum seperti tabel berikut ini.
Berbagai karma tulis dan rattan judo kitab telah menggunakan tulisan Arab-Jawi, pada masa Aceh mash merupakan kerajaan Islam yang berdasulat.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Monitoring Data Covid dan Zonasi, Kecamatan Meuraxa Bentuk Posko PPKM

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com