HABA Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Desember 5, 2025
Kabar Redaksi

Tema Lomba Menulis Bulan Februari

Februari 2, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Desember 5, 2025
Kabar Redaksi

Tema Lomba Menulis Bulan Februari

Februari 2, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Terhadap Prodi Bimbingan dan Konseling

Redaksi by Redaksi
Juli 25, 2021
in Bimbingan dan konseling, Opini Mahasiswa, Pendidikan
Reading Time: 8 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

 

Baca Juga

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

Maret 14, 2026
Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Februari 21, 2026
Gamang

Kelas Afirmasi Masih Perlu

Februari 18, 2026

Oleh Novi Trianda

Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah, UIN Ar-Raniry, Banda  Aceh 

 

Entah apakah yang terjadi di tengah masyarakat kita selama ini dalam hal memilih pendidikan. Pokoknya, sangat banyak lulusan SMA yang salah dalam memilih pendidikan untuk masa depan mereka. Banyak yang masuk perguruan tinggi tanpa mengenal dan mempelajari program studi. Maka, bila kita telusuri di setiap bisang studi, ada banyak mahasiswa yang salah pilih jurusan. Pendek kata, banyak yang tersesat di sebuah jurusan. Kasihan mereka. Mengapa demikian? Salah satu sebabnya adalah karena tak kenal dengan apa yang mereka pilih. Selain itu, ada banyak mahasiswa yang tidak tahu akan masa depan jurusan yang mereka pilih. Misalnya, jurusan Bimbingan dan Konseling.

Jurusan atau Prodi Bimbingan konseling merupakan salah satu jurusan yang masih sedikit diminati dan juga awam untuk sebagian orang. Kebanyakan dari mereka hanya memberikan persepsi kalau bimbingan konseling itu hanyalah polisi sekolah yang kejam. Persepsi ini sangat jauh sekali dari makna bimbingan konseling yang sebenarnya.Tapi jangan salah tanggap mengenai jurusan bimbingan konseling ini . Ternyata jangkauan untuk prospek dan masa depan dari jurusan bimbingan konseling ini sangat luas. Dan juga kebanyakan dari mereka atau bahkan teman-teman yang masih belum tahu, apa saja sih prospek kerja untuk lulusan dari bimbingan dan konseling? 

Nah, ternyata prospek kerja atau arah karir dari lulusan bimbingan konseling ini sangat bervariasi. Mau tahu? Berikut prospek kerja dari lulusan bimbingan konseling :

Pertama, Guru BK.

Untuk pekerjaan yang satu ini teman-teman pasti pada sudah tahu  bahwa di setiap sekolah membutuhkan yang namanya Guru BK, yang memang asli lulusan dari Sarjana Pendidikan Bimbingan Konseling. Mengapa demikian? Karena Guru BK bukan sebagai polisi sekolah, melainkan sebagai pengarah, pendongkrak, dan yang mengemban keberhasilan dari peserta didik. Guru BK juga sebagai wadah tempat para siswa untuk membantu siswa mulai dari permasalahan  akademik,  permasalahan pribadi, karir, keluarga hingga lingkungan sosialnya.

 

ADVERTISEMENT

 

2. Konselor Masyarakat

Tidak hanya sebagai guru BK di sekolah, lulusan dari bimbingan konseling juga dapat menjadi konselor masyarakat. Menjadi lulusan dari bimbingan konseling  juga bisa menjadi konselor masyarakat ini sebagai salah satu jalan karir alumnus BK. Konselor masyarakat merupakan suatu bentuk pertolongan secara komprehensif yang didasarkan pada kompetensi konselor dalam ruang lingkup lingkungan kemasyarakatan. Tujuannya ialah merubah perilaku klien yang dipengaruhi pikiran dan perasaan masa lampau menjadi perilaku adaptif. Konselor masyarakat memainkan peran penting dalam membantu klien untuk menjembatani kesenjangan antara kehdiupan klien dengan perkembangan masyarakatnya. Kesenjangan tersebut merupakan hasil interaksi klien dengan lingkungan dan bahwa interaksi ini mempengaruhi perkembangan mereka secara negatif. Tugas konselor melakukan negosiasi perubahan lingkungan terhadap korban kemiskinan, rasisme, seksisme, stigmatisai politik, ekonomi dan sosial yang menyebabkan masyarakat tidak berdaya. Lalu konselor pun turut mengambil peran sebagai berikut :

a. Konselor sebagai agen perubahan sosial dengan membawa kehidupan positif dalam sistem masyarakat yang mempengaruhi kesejahteraan klien,

b. Memfasilitasi pembangunan manusia secara individu dengan perkembangan masyarakat

c. Menciptakan strategi konseling masyarakat.

 

Ke tiga, Human Resource Development (HRD). Hampir seluruh perusahaan memerlukan bantuan dari Human Resource Development atau yang disingkat HRD, baik perusahaan besar atau kecil, tentu memerlukan bantuan dari HRD. Banyak lulusan dari sarjana psikologi yang berprofesi menjadi Human Resource Development (HRD). Namun, lulusan dari jurusan Bimbingan Konseling pun berkesempatan untuk menduduki posisi sebagai HRD ini. Karena saat di bangku kuliah para mahasiswa/i jurusan Bimbingan konseling juga mempelajari tentang Psikologi Kepribadian yang mana ilmu itu dapat diterapkan pada pekerjaan Human Resource Development atau HRD ini. Tugas utama dari seorang Human Resource Development (HRD) ialah bertanggung jawab untuk mengelola “Orang” dalam sebuah organisasi/perusahaan. Termasuk juga merekrut orang yang tepat untuk masuk keperusahaan atau instansi tertentu. Dan di sinilah HRD menerapkan materi yang dipelajarinya dahulu mengenai kepribadian individu.

 

Ke empat,  Konsultan Pendidikan

Setelah lulus dari pendidikan tingkat menengah atas biasanya para peserta didik akan kesulitan untuk menentukan pendidikan selanjutnya yang sesuai dengan kemampuannya. Menjadi seorang konsultan yang pendidikan merupakan profesi tepat untuk membantu peserta didik memilih jurusan dan kampus yang nantinya akan menjadi tempat untuk menimba ilmu setelah lulus dari pendidikan tingkat menengah atas.

 

Ke lima, Konsultan Karier.

Berbekal pengetahuan tentang bimbingan karier, maka profesi menjadi seorang konsultan karier atau dalam bahasa inggrisnya ialah career coach berperan memberikan konseling tentang pemilihan pekerjaan dan arah masa depan. Konseling yang diberikan berupa saran dan nasihat yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan dari seorang klien.

 

Ke enam, Menjadi Dosen

Dosen merupakan pendidik profesional yang bekerja di satuan pendidikan tinggi. Untuk menjadi dosen para lulusan dari jurusan bimbingan konseling ataupun lulusan lainnya harus melanjutkan jenjang pendidikan tingkat Magister (S2). Untuk saat ini, sudah banyak kampus yang menyediakan program S2 Bimbingan Konseling, sehingga nantinya para lulusan prodi bimbingan konseling bisa bekerja menjadi seorang dosen. Pengakuan sebagai dosen yang profesional baru diperoleh ketika kita dinyatakan lulus ujian sertifikasi dan ujian kompetensi. Tugas utama seorang dosen ialah mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan juga seni melalui Tri Dharma Pendidikan Tinggi. Selain itu dosen juga terus melakukan penelitian pada bidang keahliannya dan memberikan bimbingan (arahan) kepada para mahasiswanya.

 

Ke tujuh, sebagai Pekerja Sosial (Social Worker).

Politeknik Kesejahteraan Sosial atau yang dikenal dengan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial merupakan kampus yang menyelenggarakan pendidikan Sarjana Terapan (D4) untuk jurusan pekerjaan sosial. Namun, jangan khawatir karena lulusan dari program studi bimbingan konseling juga dapat menjadi Social Worker. Pekerja sosial (Social Worker) merupakan profesi yang memberikan bantuan berupa pelayanan pada individu, kelompok, maupun masyarakat yang membutuhkan.

Nah, itulah beberapa prospek kerja lulusan Bimbingan Konseling yang perlu diketahui, agar pola pikir masyarakat dapat berubah dan tidak lagi menganggap bahwa lulusan Bimbingan Konseling hanyalah menjadi Guru BK dan sekedar dianggap menjadi polisi sekolah. Jadi, jangan salah pilih lagi. Kenalilah pilihan pendidikan, karena salah pilih, akan salah membangun Masa depan yang sesuai dengan yang diharapkan. Oleh sebab itu, sosialisasi tentang cara memilih jurusan atau pendidikan tinggi menjadi semakin penting.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 284x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 262x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 213x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 180x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 148x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Esai

Separuh Nafas Untuk Paruh Waktu

Maret 17, 2026
Di Antara Idealisme dan Honorarium: Potret Memalukan dalam Praktik Kolegalitas Akademik
# Ironi

Di Antara Idealisme dan Honorarium: Potret Memalukan dalam Praktik Kolegalitas Akademik

Maret 17, 2026
#Ekonomi

Malioboro Yang Rapi, Tapi Hampa

Maret 16, 2026
Sekolah Korban Bencana Ekologis
#Korban Bencana

Sekolah Korban Bencana Ekologis

Maret 16, 2026
Next Post

Begini Cara Unduh Sertifikat Covid19

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com