Dengarkan Artikel
Perempuan dan Ruang Marginal. Sejak zaman dulu, perempuan selalu dianggap sebagai kaum marginal (patriarki). Dibatasi ruang geraknya, dikurung dalam tugas domestik: dapur, sumur, dan kasur. Seolah-olah eksistensi mereka hanya sebatas melayani kebutuhan keluarga. Pendidikan tinggi? Jabatan publik? Itu bukan ranah mereka, katanya. Baca selengkapnya: Perempuan: Antara Peran, Stigma, dan Realita Kepemimpinan
Podcast: Play in new window | Download
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 183x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 118x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 101x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 86x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.











