HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025
Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025
Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kudeta Halus dan Gerbong Gaib

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Mei 3, 2025
in # Ironi, #Aspirasi
Reading Time: 3 mins read
0
Kudeta Halus dan Gerbong Gaib
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Drama 103 jenderal vs 1 Gibran terus menjadi tontonan negeri ini. Terus bergulir seperti bola liar. Menggelinding ke mana-mana, termasuk ke tubuh TNI itu sendiri. Try Sutrisno sebagai motor aksi 103 jenderal itu, seperti ditantang. Sang anak sempat dimutasi, lalu SKnya dibatalkan. Ada apa ini? Mari kita simak tentu tidak melupakan ritual suci membaca, seruput kopi. 

Baca Juga

Di Antara Idealisme dan Honorarium

Di Antara Idealisme dan Honorarium

Maret 17, 2026

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 16, 2026

Apa Kata Dunia?

Maret 13, 2026

Wacara dari sesepuh 103 jenderal terus melambung. Itu bak meteor jatuh menghantam Mabes TNI. Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, anak kandung Try Sutrisno, kena imbas. Sang jenderal muda dimutasi. Dari posisi terhormat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), ia digeser menjadi Staf Khusus KSAD. Jabatan baru yang dalam bahasa kasarnya setara dengan “bangku cadangan elite”.

Namun, sebelum rakyat sempat mencerna peristiwa itu, alam semesta seolah berkonspirasi untuk mengembalikan keseimbangan kekuasaan. Keputusan mutasi itu… dibatalkan. Secepat sinyal WhatsApp centang dua biru, namun tak dibaca. Letjen Kunto resmi tetap menjabat sebagai Pangkogabwilhan I. Keputusan itu tercantum dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025, diterbitkan pada 30 April 2025, hanya satu hari setelah SK sebelumnya (Kep/554/IV/2025) menyatakan hal sebaliknya.

Penjelasan resmi pun dikeluarkan. Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, tampil dalam jumpa pers virtual yang mendadak jadi tontonan primetime. Dengan gaya naratif seperti juru bicara kerajaan mistis, ia berkata bahwa mutasi Letjen Kunto dibatalkan karena “rangkaian gerbongnya belum siap bergeser.” Sebuah pernyataan yang langsung membuat rakyat membayangkan Mabes TNI sebagai stasiun kereta api besar, di mana para jenderal adalah lokomotif-lokomotif megah yang tak bisa jalan karena rem tangan belum dilepas.

Ternyata, ada sejumlah perwira tinggi yang belum bisa meninggalkan jabatannya, sehingga mutasi terhadap Letjen Kunto ikut tertahan. Dalam bahasa yang lebih sastrawi, jalur mutasi tersumbat karma organisasi. Maka diputuskanlah untuk “meralat” alias membalik takdir militer hanya dengan secarik surat dan tanda tangan Panglima.

Tentu saja, semua ini disebut demi “kepentingan organisasi.” Kristomei menegaskan mutasi tidak terkait dengan urusan politik, tidak terkait dengan siapa anak siapa, tidak terkait dengan tekanan dari para purnawirawan, tidak juga karena Letjen Kunto sedang trending di Twitter.

Namun, rakyat yang terbiasa hidup di tengah plot twist sinetron politik tidak semudah itu percaya. Apakah benar ini semua hanya masalah logistik jabatan? Atau sebenarnya ini adalah bentuk kudeta halus yang gagal karena satu dokumen Word belum disimpan? Apakah Letjen Kunto sebenarnya hendak dibungkam, lalu diingatkan bahwa darah Jenderal Try masih mengalir di tubuhnya?

Dari luar, ini tampak seperti administrasi biasa. Tapi bagi yang memiliki mata batin politik, ini adalah drama epik internal TNI, di mana kekuatan lama, masa depan politik, dan kehormatan militer saling bertarung dalam diam. Kunto tak hanya anak dari seorang legenda, tapi kini menjadi simbol tarik-menarik kekuasaan, semacam Frodo Baggins yang membawa cincin mutasi menuju Gunung Mabes.

Ketika SK dibatalkan, rakyat hanya bisa tertegun. Satu-satunya yang pasti dalam republik ini, selain pajak dan macet, adalah segala sesuatu bisa berubah dalam semalam, bahkan nasib seorang letnan jenderal. Karena ini Indonesia, tempat di mana kebenaran bisa ditangguhkan, SK bisa dibatalkan, dan sejarah bisa disunting sebelum subuh.

#camanewak

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 324x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 286x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 245x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 208x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 164x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Baca Juga

Menyusun Buku Antologi Relawan Bencana Banjir dan Longsor Di Tengah Bencana Hidrometeorologi Aceh
Aceh

Pak Bisa Minta Tolong Mendorong Helikopter?

Maret 18, 2026
Tadarus Warna, Tubuh, Dan Kata: Merayakan Karya Sebagai Jalan Pulang Kemanusiaan
Esai

Tadarus Warna, Tubuh, Dan Kata: Merayakan Karya Sebagai Jalan Pulang Kemanusiaan

Maret 18, 2026
Artikel

Pergeseran Pusat Gravitasi Dunia: Membaca Konflik Iran–Israel dan Implikasinya bagi Strategi Geopolitik Indonesia serta Masa Depan Aceh

Maret 17, 2026
Lailatul Qadar Dalam Fenomenologi Cahaya
#Korban Bencana

Lailatul Qadar Dalam Fenomenologi Cahaya

Maret 17, 2026
Next Post
Tertambat Tembang Bidadari

Tertambat Tembang Bidadari

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com