POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Dari Sekolah Menuju Jalan Raya

Dayan AbdurrahmanOleh Dayan Abdurrahman
May 2, 2025
Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah
🔊

Dengarkan Artikel

Peran Kurikulum dalam Mencegah Kecelakaan dan Membangun Masyarakat Tertib

Oleh Dayan Abdurrahman

Pendahuluan

Keselamatan jalan raya merupakan isu sosial dan kesehatan publik yang semakin mendesak di Indonesia dan berbagai negara lain. Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyumbang utama angka kematian dan kecacatan, terutama di kalangan anak muda. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, seperti penegakan hukum dan kampanye keselamatan, kecelakaan tetap tinggi karena kurangnya pendidikan dini mengenai keselamatan berkendara. Oleh karena itu, integrasi pendidikan keselamatan jalan raya dalam kurikulum sekolah menjadi langkah strategis yang belum optimal dilakukan.


Isu Sosial dan Realitas Saat Ini

Di berbagai daerah, masyarakat—khususnya pelajar usia sekolah dasar dan menengah—menghadapi risiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas. Banyak siswa yang berangkat dan pulang sekolah menggunakan sepeda motor, sepeda, atau berjalan kaki tanpa pemahaman cukup mengenai rambu lalu lintas, etika berkendara, serta teknik dasar keselamatan. Kurangnya kesadaran ini bukan hanya persoalan individu, melainkan mencerminkan kelemahan sistem pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai keselamatan sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Masalah sosial ini juga diperparah oleh budaya berkendara yang cenderung mengabaikan aturan, kurangnya pengawasan orang tua, serta minimnya fasilitas aman bagi pejalan kaki dan pengguna sepeda. Dalam konteks ini, sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki peran sentral untuk membentuk perilaku sadar lalu lintas yang dimulai dari tingkat paling dasar.


Aspek Kesehatan dan Keselamatan

Dari sudut pandang kesehatan, kecelakaan lalu lintas seringkali menyebabkan cedera berat, kecacatan permanen, bahkan kematian. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Beban ekonomi akibat pengobatan, kehilangan produktivitas, dan tekanan psikologis menjadi konsekuensi yang serius. World Health Organization (WHO) mencatat bahwa setiap tahun sekitar 1,3 juta orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas secara global, dan jutaan lainnya mengalami luka-luka.

📚 Artikel Terkait

Sastra yang Lupa Berkaca

Berikan Motivasi dan Inspirasi, Duta Baca Indonesia Sambangi MIN 11 Banda Aceh

Berwirausaha Dengan Gadget? Why Not!

Ustaz Zulkifli Terbitkan Buku Ke 9, Referensi Bacaan Kalangan Dunia Pendidikan dan Keluarga

Di sisi lain, perilaku berkendara yang tidak aman sering kali berakar dari ketidaktahuan, bukan niat buruk. Oleh karena itu, memberikan pengetahuan sejak dini tentang bagaimana bersikap aman di jalan, termasuk pemahaman tentang hak dan kewajiban pengguna jalan, dapat menjadi salah satu upaya pencegahan kecelakaan yang paling efektif dan berkelanjutan.


Peran Kurikulum Sekolah

Mengintegrasikan pendidikan keselamatan jalan raya ke dalam kurikulum sekolah dasar dan menengah adalah pendekatan preventif yang berbasis pendidikan karakter dan pengetahuan praktis. Pendidikan ini tidak harus berdiri sendiri sebagai mata pelajaran terpisah, tetapi bisa diintegrasikan dalam mata pelajaran lain seperti Pendidikan Pancasila, IPA, atau bahkan olahraga dan seni budaya. Misalnya, siswa dapat belajar mengenali rambu lalu lintas saat belajar simbol, atau memahami konsep kecepatan dan jarak saat mempelajari fisika dasar.

Selain itu, pendekatan berbasis proyek dan praktik langsung dapat membantu siswa memahami konteks nyata. Sekolah dapat mengadakan kegiatan simulasi lalu lintas, pelatihan bersepeda aman, atau kunjungan ke pos polisi lalu lintas. Kegiatan semacam ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran, tetapi juga melatih keterampilan dan sikap yang positif terhadap peraturan dan keselamatan bersama.


Pendidikan Karakter dan Budaya Tertib

Kurikulum yang menyentuh aspek keselamatan jalan juga membantu membangun budaya tertib dan rasa tanggung jawab sosial. Anak-anak yang terbiasa mematuhi aturan lalu lintas cenderung tumbuh menjadi warga negara yang taat hukum dan peduli terhadap keselamatan sesama. Dalam jangka panjang, ini akan menciptakan masyarakat yang lebih disiplin, hormat terhadap aturan, serta menurunkan tingkat kekerasan jalanan seperti ugal-ugalan dan balapan liar.

Sekolah juga dapat bekerja sama dengan orang tua dan masyarakat dalam membentuk lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran keselamatan. Program seperti “jalan kaki aman ke sekolah”, “pelajar peduli lalu lintas”, atau “duta keselamatan jalan” bisa menjadi sarana kolaboratif untuk melibatkan semua pihak.


Kesimpulan

Pendidikan keselamatan jalan raya bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari sekolah. Kurikulum sekolah perlu mengambil peran strategis dalam membentuk generasi muda yang sadar, peduli, dan berperilaku aman di jalan. Dengan mengajarkan nilai keselamatan sejak dini, kita tidak hanya mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga menanamkan nilai hidup yang lebih luas seperti disiplin, empati, dan tanggung jawab sosial. Dari sekolah menuju jalan raya, mari kita ciptakan masyarakat yang lebih tertib dan sehat.

penulis pemerhati isu sosial budaya dan pendidikan

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Dayan Abdurrahman

Dayan Abdurrahman

Bio narasi Saya adalah lulusan pendidikan Bahasa Inggris dengan pengalaman sebagai pendidik, penulis akademik, dan pengembang konten literasi. Saya menyelesaikan studi magister di salah satu universitas ternama di Australia, dan aktif menulis di bidang filsafat pendidikan Islam, pengembangan SDM, serta studi sosial. Saya juga terlibat dalam riset dan penulisan terkait Skill Development Framework dari Australia. Berpengalaman sebagai dosen dan pelatih pendidik, saya memiliki keahlian dalam penulisan ilmiah, editing, serta pendampingan riset. Saat ini, saya terus mengembangkan karya dan membangun jejaring profesional lintas bidang, generasi, serta komunitas akademik global.

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Pendidikan yang Memerdekakan: Refleksi Filosofis Hardiknas 2025

Pendidikan yang Memerdekakan: Refleksi Filosofis Hardiknas 2025

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00