• Latest
Lelaki Penjual Es di Pinggir Jalan

Lelaki Penjual Es di Pinggir Jalan

Maret 17, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Lelaki Penjual Es di Pinggir Jalan

Gunawan Trihantoroby Gunawan Trihantoro
Maret 17, 2025
Reading Time: 2 mins read
Lelaki Penjual Es di Pinggir Jalan
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Refleksi Spiritual dan Sosial di Bulan Ramadhan (12)

Oleh Gunawan Trihantoro
Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah

Di sudut jalan yang tak terlalu ramai,
seorang lelaki paruh baya berdiri tegak,
mendorong gerobak kecil yang usang dimakan waktu,
di dalamnya, es batu berlapis kain tebal,
menjaga dinginnya tetap bertahan,
menemani sirup merah dan hijau dalam botol kaca.

Di bulan Ramadhan yang penuh berkah,
ia tetap menjalankan ibadah dengan khidmat,
tak melewatkan sahur meski hanya segelas air putih,
dan sepotong roti yang dibelinya kemarin.
Adzan Subuh berkumandang,
ia sujud dengan syukur di tikar kecil dekat gerobaknya.


Anaknya, si kecil berambut ikal,
menghampiri dengan langkah riang.

“Ayah, hari ini jualannya banyak yang beli, kan?”
Suara polos itu menusuk hatinya,
ia ingin berkata iya,
tapi hari ini rezeki terasa begitu sepi.

“InsyaAllah, Nak. Rezeki itu datang dari Allah,”
jawabnya, menepuk kepala anaknya lembut,
senyum tetap ia pasang, meski hatinya gundah.

Baca Juga

a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
Di Antara Takbir dan Keranda

Di Antara Takbir dan Keranda

Maret 23, 2026
Siapa  yang Tega Membunuh 180 Anak-Anak Sekolah

Siapa yang Tega Membunuh 180 Anak-Anak Sekolah

Maret 14, 2026

Anaknya tertawa kecil,
kemudian berlari ke dalam rumah kontrakan sempit,
tempat ibunya tengah menyiapkan takjil sederhana,
teh manis hangat dan sepotong pisang goreng.


Senja turun perlahan,
orang-orang mulai bersiap berbuka,
dan ia masih berdiri di tepi jalan,
menunggu satu-dua pembeli datang.

Azan Maghrib berkumandang,
dan hanya beberapa rupiah terkumpul di tangannya.
Ia memejamkan mata, menarik napas dalam,
lalu mendorong gerobaknya pulang,
dengan harapan esok akan lebih baik.

Di rumah, si kecil menyambutnya,
dengan gelas air yang telah disiapkan.

“Ayah, ayo berbuka,”
katanya riang, seolah tak peduli berapa banyak uang yang ayahnya bawa.

Ia tersenyum lagi, kali ini lebih dalam.
Bersama anak dan istrinya,
ia menutup mata, berdoa dengan sepenuh hati:

“Ya Allah, kuatkan kami.
Lapangkan rezeki kami.
Jangan biarkan harapan kami pudar di jalan ini.”

Malam itu, ia kembali berjualan setelah Tarawih,
di sudut jalan yang lebih ramai,
di mana orang-orang membeli es untuk melepas dahaga setelah ibadah panjang.
Dan di sana, ia kembali menanam harapan,
di bawah langit Ramadhan yang penuh berkah.


Rumah Kayu Cepu, 12 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com