POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Penulis

Nasib THR Para Penulis

Redaksi by Redaksi
Maret 10, 2025
in Penulis
0
Nasib THR Para Penulis - 9528fae3 3fd3 4299 ad96 c67832d44a0c | Penulis | Potret Online


Oleh : Ririe Aiko

Semakin dekat hari raya, suasana kantor berubah. Pegawai tetap mulai menghitung hari, bukan untuk beribadah lebih khusyuk, tapi menanti sesuatu yang lebih suci: THR.

Duduk manis di meja, mereka tak perlu repot-repot. Seperti mujizat, saldo rekening akan bertambah dengan sendirinya. Beberapa bahkan sudah mulai cicil pesan tiket mudik, beli baju lebaran, atau paling tidak, upgrade skincare biar pas kumpul keluarga, muka tetap kinclong meski dompet mulai kering.

Baca Juga
  • 01
    literasi digital
    Pahlawan Dalam Pena
    17 Mei 2025
  • Nasib THR Para Penulis - 54cf876b 3884 41f4 88c4 2fe111757b7c | Penulis | Potret Online
    Artikel
    SUSAHNYA MEMIMPIN SENIMAN, JUGA PENULIS
    29 Agu 2024

Lain cerita dengan para penulis. Profesi yang katanya mulia, katanya intelektual, katanya pembawa suara kebenaran, tapi realitanya? Mereka justru makhluk paling rentan di ekosistem ekonomi.

Ketika pegawai sibuk refresh mutasi rekening, penulis sibuk refresh email, menunggu kabar naskah diterima atau ditolak. THR? Jangan mimpi! Yang ada malah pesan WhatsApp dari penerbit:
“Maaf, kami belum bisa membayar honor tulisan Bapak/Ibu, soalnya penjualan buku sedang lesu.”
Gimana nggak lesu, kalau orang-orang lebih suka beli Gaya daripada beli Buku.

Baca Juga
  • Nasib THR Para Penulis - 2025 05 16 20 56 28 | Penulis | Potret Online
    #Gerakan Menulis
    Penulis Besar Bernama Ahmad Tohari
    16 Mei 2025

Di negara dengan budaya literasi rendah, di mana orang lebih semangat joget-joget TikTok ketimbang baca narasi panjang, nasib penulis memang mengenaskan. Tulisan tentang kebenaran? Kalah jauh sama konten review skincare atau prank bagi-bagi uang di lampu merah.

Lalu, apakah penulis menyerah? Tentu tidak. Mereka tetap menulis, tetap menyuarakan kebenaran, meskipun penghasilan tak lebih stabil dari sinyal Wi-Fi gratisan di warung kopi.

Jadi, ketika hari raya tiba, pegawai tetap tersenyum melihat notifikasi saldo masuk. Sementara para penulis? Mereka hanya bisa tersenyum menghibur diri dengan keyakinan bahwa kebenaran memang tidak selalu dihargai di dunia, tapi siapa tahu ada THR di akhirat?

Tags: Literasi
Previous Post

Pahlawan Nasional Teungku Chik Di Tiro Muhammad Saman dan Syekh Ahmad Khatib. 

Next Post

🚩Selamat Pagi Merah Putih

Next Post
Nasib THR Para Penulis - 1000404489_11zon | Penulis | Potret Online

🚩Selamat Pagi Merah Putih

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah