• Latest
Gen Z: Jangan Memandang Generasiku Buruk

Gen Z: Jangan Memandang Generasiku Buruk

Februari 20, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Gen Z: Jangan Memandang Generasiku Buruk

Redaksiby Redaksi
Februari 20, 2025
Reading Time: 2 mins read
Gen Z: Jangan Memandang Generasiku Buruk
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Aulia Haykal/Alumni S1 Pendidikan Biologi Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Generasi Z sering kali merasa superior dan lebih unggul dibandingkan generasi sebelumnya, karena mereka tumbuh di tengah era digital yang serba modern dan terhubung, di mana teknologi berkembang pesat dan mempermudah segala aspek kehidupan. 

Baca Juga

Bahasa Gen-Z

Bahasa Gen-Z

Maret 7, 2026

Menjelaskan Di Balik Aksi Protes Dan Kerusuhan 2025 (1)

September 15, 2025

Gen Z Suara Kita: Saatnya Politik Dihidupkan Kembali oleh Generasi Digital

April 15, 2025

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang hidup di zaman ketika teknologi belum sekompleks sekarang. Hal inilah yang membuat mereka merasa memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih tinggi, serta lebih sulit menerima kritik atau masukan dari orang lain. 

Feedback yang berupa kritik atau saran sering kali dianggap sebagai hal yang tidak relevan atau mengganggu, karena mereka merasa sudah tahu segalanya.

Perasaan superior ini juga membawa dampak pada cara mereka melihat kehidupan sosial dan hubungan antarpribadi. Gen Z cenderung merasa bahwa mereka bisa hidup sendiri, mengandalkan diri mereka sendiri, dan melakukan segala sesuatu sendirian, tanpa membutuhkan bantuan orang lain. 

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Baru Dilantik, Gubernur Jabar Sudah Pecat Kepala Sekolah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com