Dengarkan Artikel
Oleh: Siti Hajar
Membaca artikel Reza Pahlevi berjudul Melirik Perempuan di potretonline.com yang tayang pada tanggal 14 Februari 2025. Saya mengeneralkan para laki-laki bahwa mereka tidak pernah mengabaikan makhluk manis yang bernama perempuan.
Laki-laki itu sejak bayi pun mereka sudah mengenal perempuan cantik. Sudah demikian mereka Allah ciptakan. Dan mari kita lihat bagaimana pengaruhnya perempuan bagi laki-laki dan peradaban ini. Kisah Nabi Adam, manusia pertama yang Allah ciptakan. Siti Hawa hadir untuk menemani sang Adam agar tidak kesepian dan dengannya manusia akan meneruskan generasinya.
Walaupun kemudian mereka Allah uji melalui Hawa untuk memakan buah khuldi-buah terlarang untukm ereka dekati. Syaitantahu mana yang paling mudah digoda di antara pasangan ini. Didekatinya Hawa, dan kemudian merekapun memakan buah forbidden itu.
Allah menghukum mereka dengan menurunkannya ke bumi. Pelajaran apa yang bisa diambil dari kisah ini adalah perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan laki-laki. Bahkan dalam kisah itu, godaan dan ujian pertama manusia pun terjadi melalui perempuan.
Ini menegaskan bahwa perempuan selalu memiliki pengaruh yang kuat, baik dalam sejarah manusia maupun dalam kehidupan sehari-hari. Tinggal lagi pengaruh baik atau sebaliknya.
Selanjutnya ada Siti Khadijah istri pertama nabi Muhammad Shallallahu’alaihiwassaslam.
Khadijah mendampingi Rasul pilihan menegakkan agama Allah dengan mengorbankan harta bendanya. Dari awalnya saudagar kaya raya menjadi seorang yang tidak lagi memiliki harta benda apapun lagi. Namun, beliau ikhlas karena beliau percaya bahwa ini tidak akan sia-sia, surga Allah balasannya.
Sejarah juga kemudian menuliskan pengaruh besar perempuan dalam peradaban kehidupan manusia seperti Ratu Elizabet II (1952-2022)—Perdana Menteri Inggris perempuan pertama, Margaret Thatcher (1979-1990), Cleopatra tokoh paling ikonik dalam sejarah Mesir.
Kisah hidupnya diadaptasi dalam banyak buku, film, dan drama, menampilkan sosoknya sebagai ratu yang kuat, cerdas, dan penuh ambisi. Entah mana yang paling menonjol, kekuasaannyakah atau kisah asmaranya dengan Pangeran Julius Caesar.
Hemm … tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Ada lagi Laksamana Keumala Hayati, yang dijuluki first admiral in the world from Aceh atau Laksamana laut pertama di dunia. Beliau memimpin seribuan pasukan inongbalee mengusir Portugis dari bumi Aceh.
Kisah ini sangat heroik, bagaimana seorang perempuan tanpa takut kehilangan nyawa demi mempertahankan negeri dan tanah airnya. Ada banyak lagi perempuan hebat Aceh yang sampai hari ini namanya tetap dikenang di antaranya Cut Nyak Dhien (pahlawan nasional dari Aceh), Kartini (tokoh emansipasi wanita Indonesia), Cut Nur Asikin (singa Podium-Aktivis HAM dan Kemanusiaan Aceh).
Selain itu, berikut sederet nama perempuan yang namanya kerap disebut dan dijadikan panutan di antaranya Bunda IllizaSa’aduddin Jamal (Walikota Banda Aceh terpilih, Darwati A. Gani (Anggota Dewan dan juga DPD terpilih asal Aceh). Surayya Kamaruzzaman dan Cut Asmaul Husna (Akademisi, aktivis dan tokoh perempuan Aceh) serta ada banyak perempuan lainnya yang belum saya sebutkan, termasuk ibu kita.
Mereka kerap membantu pemerintah Aceh melalui ide-ide cemerlangnya. Sudah tentu keberadaan mereka sangat berarti. Namun, yang menarik dari tulisan Reza Fahlevi adalah bagaimana ia mendapatkan inspirasi untuk menulis.
Dia mengakui bahwa ketika mengalami kebuntuan dalam menulis, melirik perempuan cantik membantunya keluar dari stagnasi. Ini bisa terjadi karena kehadiran seorang perempuan dapat membangkitkan imajinasi, membangunkan emosi, atau bahkan sekadar memberikan suasana baru yang menyegarkan pikirannya.
Bagaimana ini bekerja? Pertama-Stimulasi Visual dan Imajinatif. Perempuan, terutama yang menarik perhatian, bisa menjadi sumber inspirasi visual yang memicu berbagai ide. Dari ekspresi wajah, cara berjalan, hingga gestur sederhana bisa menghidupkan karakter dalam tulisan.
Bagi Reza ini anugerah dengan imajinasinya akan ada puisi baru, ide membuat cerpen baru bahkan menjadi penyegaran ide baginya untuk melanjutkan novel yang sedang digarapnya.
Kedua-Energi Emosional dan rasa Penasaran. Laki-laki sering kali merasa penasaran dengan perempuan yang mereka lihat. Siapa dia? Apa yang sedang dia pikirkan? dari cerita Reza bagaimana kemudian sang novelis bernostalgia dengan kisah romantis yang pernah dijalaninya, walau itu membuatnya kembali ke masa yang menyakitkan.
Namun, pasti ada kenangan manis yang ingin disimpan di sudut hati terdalam. Ketiga-Perasaan dan Memori yang Terhubung. Seorang perempuan yang melintas bisa membangkitkan kenangan masa lalu atau perasaan tertentu.
Bisa jadi dia mengingatkan pada seseorang yang pernah dikenal, atau justru menciptakan fantasi tentang sosok ideal yang ingin dituangkan dalam tulisan. Ada hal menarik kemudian akan diabadikan pada tokoh dalam cerita-cerita Reza. Keempat-Perubahan Mood dan inspirasi spontan. Ada semacam gairah yang hanya laki-laki saja yang paham bahwa saat mengalami stagnasi, terkadang sesuatu yang sederhana seperti melihat senyuman perempuan bisa mengubah suasana hati seorang penulis.
Dari sini, kreativitas bisa mengalir kembali. Senyuman ini kemudian menjadi sebuah puisi. Di sini Reza pernah menulis langsung puisi di depan seorang gadis yang tersenyum, entah langsung kepada Reza atau kepada laki-laki yang lain.
Setelah selesai si gadis diminta membaca, dan itu membuatnya tersenyum dan salah tingkah. Jadi, bagi Reza Fahlevi, perempuan bukan hanya objek keindahan, tetapi juga sumber inspirasi yang membantunya menciptakancerita. Ini menunjukkan betapa perempuan memiliki peran besar dalam dunia imajinasi dan seni.[]
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini



