• Latest

Perempuan Sebagai Inspirator

Februari 16, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Perempuan Sebagai Inspirator

Gimana Ceritanya

Siti Hajar by Siti Hajar
1 tahun ago
in Artikel, Literasi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
591
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh: Siti Hajar

Membaca artikel Reza Pahlevi berjudul Melirik Perempuan di potretonline.com yang tayang pada tanggal 14 Februari 2025. Saya mengeneralkan para laki-laki bahwa mereka tidak pernah mengabaikan makhluk manis yang bernama perempuan.

Laki-laki itu sejak bayi pun mereka sudah mengenal perempuan cantik. Sudah demikian mereka Allah ciptakan. Dan mari kita lihat bagaimana pengaruhnya perempuan bagi laki-laki dan peradaban ini. Kisah Nabi Adam, manusia pertama yang Allah ciptakan. Siti Hawa hadir untuk menemani sang Adam agar tidak kesepian dan dengannya manusia akan meneruskan generasinya.

Walaupun kemudian mereka Allah uji melalui Hawa untuk memakan buah khuldi-buah terlarang untukm ereka dekati. Syaitantahu mana yang paling mudah digoda di antara pasangan ini. Didekatinya Hawa, dan kemudian merekapun memakan buah forbidden itu.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Allah menghukum mereka dengan menurunkannya ke bumi. Pelajaran apa yang bisa diambil dari kisah ini adalah perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan laki-laki. Bahkan dalam kisah itu, godaan dan ujian pertama manusia pun terjadi melalui perempuan.

Ini menegaskan bahwa perempuan selalu memiliki pengaruh yang kuat, baik dalam sejarah manusia maupun dalam kehidupan sehari-hari. Tinggal lagi pengaruh baik atau sebaliknya.
Selanjutnya ada Siti Khadijah istri pertama nabi Muhammad Shallallahu’alaihiwassaslam.

Khadijah mendampingi Rasul pilihan menegakkan agama Allah dengan mengorbankan harta bendanya. Dari awalnya saudagar kaya raya menjadi seorang yang tidak lagi memiliki harta benda apapun lagi. Namun, beliau ikhlas karena beliau percaya bahwa ini tidak akan sia-sia, surga Allah balasannya.

Sejarah juga kemudian menuliskan pengaruh besar perempuan dalam peradaban kehidupan manusia seperti Ratu Elizabet II (1952-2022)—Perdana Menteri Inggris perempuan pertama, Margaret Thatcher (1979-1990), Cleopatra tokoh paling ikonik dalam sejarah Mesir.

Kisah hidupnya diadaptasi dalam banyak buku, film, dan drama, menampilkan sosoknya sebagai ratu yang kuat, cerdas, dan penuh ambisi. Entah mana yang paling menonjol, kekuasaannyakah atau kisah asmaranya dengan Pangeran Julius Caesar.

Hemm … tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Ada lagi Laksamana Keumala Hayati, yang dijuluki first admiral in the world from Aceh atau Laksamana laut pertama di dunia. Beliau memimpin seribuan pasukan inongbalee mengusir Portugis dari bumi Aceh.

Kisah ini sangat heroik, bagaimana seorang perempuan tanpa takut kehilangan nyawa demi mempertahankan negeri dan tanah airnya. Ada banyak lagi perempuan hebat Aceh yang sampai hari ini namanya tetap dikenang di antaranya Cut Nyak Dhien (pahlawan nasional dari Aceh), Kartini (tokoh emansipasi wanita Indonesia), Cut Nur Asikin (singa Podium-Aktivis HAM dan Kemanusiaan Aceh).

Selain itu, berikut sederet nama perempuan yang namanya kerap disebut dan dijadikan panutan di antaranya Bunda IllizaSa’aduddin Jamal (Walikota Banda Aceh terpilih, Darwati A. Gani (Anggota Dewan dan juga DPD terpilih asal Aceh). Surayya Kamaruzzaman dan Cut Asmaul Husna (Akademisi, aktivis dan tokoh perempuan Aceh) serta ada banyak perempuan lainnya yang belum saya sebutkan, termasuk ibu kita.

Mereka kerap membantu pemerintah Aceh melalui ide-ide cemerlangnya. Sudah tentu keberadaan mereka sangat berarti. Namun, yang menarik dari tulisan Reza Fahlevi adalah bagaimana ia mendapatkan inspirasi untuk menulis.

Dia mengakui bahwa ketika mengalami kebuntuan dalam menulis, melirik perempuan cantik membantunya keluar dari stagnasi. Ini bisa terjadi karena kehadiran seorang perempuan dapat membangkitkan imajinasi, membangunkan emosi, atau bahkan sekadar memberikan suasana baru yang menyegarkan pikirannya.

Bagaimana ini bekerja? Pertama-Stimulasi Visual dan Imajinatif. Perempuan, terutama yang menarik perhatian, bisa menjadi sumber inspirasi visual yang memicu berbagai ide. Dari ekspresi wajah, cara berjalan, hingga gestur sederhana bisa menghidupkan karakter dalam tulisan.

Bagi Reza ini anugerah dengan imajinasinya akan ada puisi baru, ide membuat cerpen baru bahkan menjadi penyegaran ide baginya untuk melanjutkan novel yang sedang digarapnya.

Kedua-Energi Emosional dan rasa Penasaran. Laki-laki sering kali merasa penasaran dengan perempuan yang mereka lihat. Siapa dia? Apa yang sedang dia pikirkan? dari cerita Reza bagaimana kemudian sang novelis bernostalgia dengan kisah romantis yang pernah dijalaninya, walau itu membuatnya kembali ke masa yang menyakitkan.

Namun, pasti ada kenangan manis yang ingin disimpan di sudut hati terdalam. Ketiga-Perasaan dan Memori yang Terhubung. Seorang perempuan yang melintas bisa membangkitkan kenangan masa lalu atau perasaan tertentu.

Bisa jadi dia mengingatkan pada seseorang yang pernah dikenal, atau justru menciptakan fantasi tentang sosok ideal yang ingin dituangkan dalam tulisan. Ada hal menarik kemudian akan diabadikan pada tokoh dalam cerita-cerita Reza. Keempat-Perubahan Mood dan inspirasi spontan. Ada semacam gairah yang hanya laki-laki saja yang paham bahwa saat mengalami stagnasi, terkadang sesuatu yang sederhana seperti melihat senyuman perempuan bisa mengubah suasana hati seorang penulis.

Dari sini, kreativitas bisa mengalir kembali. Senyuman ini kemudian menjadi sebuah puisi. Di sini Reza pernah menulis langsung puisi di depan seorang gadis yang tersenyum, entah langsung kepada Reza atau kepada laki-laki yang lain.

ADVERTISEMENT

Setelah selesai si gadis diminta membaca, dan itu membuatnya tersenyum dan salah tingkah. Jadi, bagi Reza Fahlevi, perempuan bukan hanya objek keindahan, tetapi juga sumber inspirasi yang membantunya menciptakancerita. Ini menunjukkan betapa perempuan memiliki peran besar dalam dunia imajinasi dan seni.[]

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 265x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 259x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236Tweet148
Siti Hajar

Siti Hajar

Siti Hajar adalah seorang perempuan lahir di Sigli pada 17 Desember. Saat ini tinggal di Banda Aceh dan bekerja sebagai tenaga kependidikan di Fakultas Pertanian USK. Menggemari dunia literasi karena baginya menulis adalah terapi dan cara berbagi pengalaman. Beberapa buku yang sudah cetak, di antaranya kumpulan cerpen, “Kisah Gampong Meurandeh” Novel, Sophia dan Ahmadi, Patok Penghalang Cinta, Beberapa novel anak, di antaranya The Spirit of Zahra, Mencari Medali yang Hilang, Petualangan Hana dan Hani. Ophila si Care Taker. Dan buku Non Fiksi, Empati Dalam Dunia Kerja (Bagaimana Menjadi Bos dan karyawan yang Elegan) Ingin berkomunikasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor WhatsApp 085260512648. Email: sthajarkembar@gmail.com

Next Post

Cinta di Era Modern; Solusi Atau Masalah?

Revitalisasi Nilai Dasar HMI: Membangun Kader Berbasis Teologi, Kosmologi, dan Antropologi

Pertarungan di Sebuah Gedung Tua

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com