POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Cegah Kekerasan Pada Anak

RedaksiOleh Redaksi
May 19, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Wimala Dyah Intan
Berdomisili di Surakarta, Jawa Tengah

Banyak sekali berita kekerasan pada anak yang kini sering dijadikan headline berita di media infotainment. Sungguh miris mendengarnya, apalagi sebenarnya masalah kekerasan pada anak biasanya timbul dikarenakan masalah yang sepele. Anak sering menjadi korban kesewenang -wenangan dari berbagai oknum, baik itu dari orang tua maupun keluarga terdekatnya.

Kekerasan juga dapat terjadi pada siapapun baik itu anak laki laki, maupun anak perempuan. Selain itu anak bisa dijadikan target kekerasan di lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat serta 91 % persennya malah menjadi korban kekerasan di lingkungan keluarga. Itu artinya pelaku kekerasan pada anak biasanya lebih banyak berasal dari kalangan yang lebih dekat dengan anak.

Sebagai orang tua yang menginginkan kebahagiaan bagi anak anaknya, terkadang juga memiliki sikap emosi yang terkadang bisa jauh di luar kontrolnya, karena berbagai hal baik itu dari sumber ekonomi, stress atau perlakuan dari pasangannya yang memperlakukannya kurang berkenan pula. Berikut ini beberapa cara cegah kekerasan pada anak yang bisa kita terapkan :

Pertama, Menjalin komunikasi yang baik dengan anak

Bercerita satu sama lain saat hendak tidur atau berbicara pada waktu senggang setiap hari serta menanyakan kabar pada anak dan hal apa yang dialaminya pada hari itu juga bisa dijadikan alternative menjalin komnuikasi yang baik pada anak. Anak yang mengalami korban kekerasan biasanya lebih tertutup dan takut untuk bercerita, baik itu ketika berada di sekolah, lingkungan maupun di rumah dan orang tua sendiri harus tanggap bila melihat perubahan perilaku yang tidak wajar pada anaknya.

📚 Artikel Terkait

Puisi- Puisi Julia Ikin Johor, Malaysia

Perempuan Yang Tak Lagi Jadi Tulang Rusuk

Habis Gelap Semakin Gelap

Catatan Tambahan Untuk Menikmati Beragam Media Berbasis Internet Bagi Kita di Indonesia Agar Lebih Beradab dan Bermartabat

Kedua, Membantu anak untuk melindungi dirinya sendiri

Berikan pendidikan , pemahaman, serta ajarkan pada anak bahwa tidak boleh ada seorangpun yang boleh menyentuhnya dengan tidak wajar pada bagian tertentu. Ingatkan anak agar tidak mudah mempercayai orang asing

Ketiga. Cara mencegah lainnya ini khusus bagi para orang tua itu sendiri yaitu menghindari membentak anak.

Sepertinya membentak anak sudah menjadi kebiasaan para orang tua ketika melihat anak melakukan kesalahan. Sebuah bentakan bisa dikategorikan kekerssan verbal juga, maka hindarilah membentak anak karena efeknya akan tidak baik jua. Sebaiknya jika para orang tua emosi pada anak. Anda dapat meninggalkannya sebentar, lalu tenangkan emosi anda setelah itu bisa menjelaskan dengan baik pada anak anda, bahwa apa yang ia lakukan itu adalah salah. Cara di atas bisa diterapkan untuk menghindari para orang tua yang pertama suka membentak dan akhirnya menjadikan pemukulan sebagai bentuk hukuman kedisiplinan pada anak.Berpikirlah sebelum bertindak karena pada hakikatnya anak adalah anugerah, dan anugerah itu layak dicintai, dan dijadikan istimewa disamping itu jangan anak tidak berhak untuk dijadikan kornam timbakan persoalan orang tuanya.

Ke empat, Laporkan kepada pihak berwajib

Sebagai upaya pencegahan terhadap tindakan kekerasan pada anak dapat dilakukan dengan menggerakkan seluruh komponen, baik itu Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) , Lembaga keagaamaan, maupun lembaga pendidikan. Namun jika anak sudah menjadi korban kekerasan maka segera laporkan kepada pihak berwajib. Dengan melaporkannya kepada pihak berwajib berarti memberikan efek jera bagi para pelakunya. Ancaman hukuman bagi pelaku kekerasan pada anak bisa mendapatkan hukuman maksimal yang didapat maksimalnya 6 tahun penjara sementara dendanya bisa mencapai rp 3 miliyar

Itulah beberapa cara cegah kekerasan pada anak yang bisa diterpakan dalam kehidupan sehari hari karena setiap anak berhak untu mendapatkan kebahagiaan hidup serta kelangsungan hidup.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

ANAK TERANCAM KEKERASAN SEKSUAL: SIAPAKAH YANG SALAH?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00