Oleh: Teuku Masrizar
Tidak berlebihan, kota kecil ini dapat diabadikan bagai sejumput tanah surga di bumi. Keindahan panorama alam pegunungan dan laut luar biasa. Kota kecil yang dilingkung bukit dan bibir pantai nan indah. Teluk yang dalam dan luas semakin menambah kesan sebagai legenda tua dengan budaya dagang masa lampau nan jaya. Nyiur dan lambaian pucuk cemara menghiasi bibir pantai yang panjang dan berkelok. Air laut yang jernih menampakkan ikan-ikan yang bermain di terumbu karang terlihat jelas di dasar lautan.
Punggung gunung dan teluk menghimpit kota kecil yang disebut “Taluak” terlihat padat dengan tata pemukiman teratur rapi bak barisan paskibraka. Begitu eksotis terlihat dari puncak gemilang. Tebing-tebing bukit sampai puncak gunung, tumbuh pala yang tersusun rapi, hijau bergelombang dengan pucuknya yang melambai. Pala merupakan tanaman serbaguna, selain fungsi ekonomi juga sebagai tanaman konservasi. Telah menjadi tanaman budaya warisan indatu.
Paling lawas dengan kota ini adalah legenda Tuan Tapa dan Naga dalam memperebutkan seorang putri. Sampai kini bekas telapak kaki, tongkat, kupiah dan kuburan Tuan Tapa juga darah dan hati Naga telah membatu dan akan terus menjadi cerita rakyat tentang Kota Tapaktuan.
Karunia keindahan alam ini menjadi penting sebagai kekayaan natural dijaga dan dikelola dengan baik. Banyak yang datang selalu ingin berlama-lama di kota Tapaktuan. Kesejukan alam dan kejernihan air yang mengalir dari bukit dan pegunungan semakin betah tinggal di Tapaktuan. Tidak kurang berkeinginan untuk kembali.
Kekayaan alamiah yang melimpah dan indah sebagai rahmat Allah yang harus disyukuri dan dijaga keberlangsungannya, agar lestari dan berkesinambungan. Pemanfaatan dan eksploitasi serta merubah bentuk akan berdampak dan mempengaruhi keindahan alamiahnya.
Di sisi lain yang menarik lainnya adalah soal makanan yang enak dan relatif murah. Keragaman kekayaan laut samudra Indonesia melengkapi menu makanan khas yang disajikan. Beragam jenis ikan, lobster tersaji bak menu raja, jadi santapan menu yang lezat. Kombinasi racikan Aceh, Minang dan Kluet manghadirkan cita rasa tersendiri, unit dan lezat.
Tapaktuan “Taluak” (asal kata Teluk) nan begitu indah serta beragam seni budaya yang tumbuh dan bertahan sebagai wujud akulturasi dan kekayaan dalam keragaman budaya bangsa. Keramah-tamahan warga memiliki arti tersendiri sebagai wujud “Peumulia Jamee Adat geutanyoe” harus terpelihara selamanya.
Namun tentu saja perlu terus didorong meningkatnya kesadaran warga dalam menjaga dan merawat kota dan segala kekayaan yang dimiliki, termasuk bersikap bijak dalam pengelolaan sampah. Sehingga wajah kota dan tempat wisata bahari di kota Tapaktuan selalu memesona.
Beberapa tempat waiib untuk dikunjungi di Kota Tapaktuan, Tapak dan makam Tuan Tapa, Pemandian Tingkat tujuh, ie sejuk Panjupian, Pantai Lhok Rukam, Naga dekat Pendopo, Puncak Gemilang, dan berbagai tempat yang menyajikan keindahan dan panorama alam yang indah bagi yang suka berbagi kenangan di kota Naga ini.
Oleh sebab itu, bila masih ada sejumlah objek wisata masih terlihat belum bersih dari sampah yang berserakan, mengganggu pemandangan, kotor dan bau. Sangat perlu melibatkan semua elemen masyarakat kota ini untuk berpartisipasi membangun, menjaga dan merawat kota dengan perilaku hidup bersih, seperti apa yah yang telah dilakukan oleh para pelaku wisata.
Mereka telah memilah sampah dari sumbernya, walau tidak kurang ada oknum usil dengan membuang sembarangan. Kiranya salah satu cara efektif dengan menyiapkan wadah pada beberapa titik dalam setiap lokasi wisata.
Jika sampah telah terpilah dan tidak akan berserak akan lebih bersih dan enak dipandang. Pilahan plastik terkumpul sedemikian rupa dapat dimanfaatkan untuk dijual atau sedekah sampah sementara sampah organik dapat dimasukkan dalam wadah atau (compos bag).
Setiap destinasi wisata seharusnya selalu bersih. Kebersihan akan tercipta dari tumbuhnya kesadaran kolektif dari semua, baik pengelola atau pengunjung. Pada gilirannya pengunjung tidak lagi bicara tentang keindahan dan kelengkapan objek wisata, tetapi mereka akan manyampaikan kepada sejawatnya tentang pelayanan dan kebersihan setiap objek wisata yang dikunjungi. Ayo berkunjung ke Kota Tapaktuan.@


























Komentar