HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Pemenang Lomba Menulis Februari 2025

Maret 2, 2025
Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Pemenang Lomba Menulis Februari 2025

Maret 2, 2025
Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Lailatul Qadar Dalam Fenomenologi Cahaya

Redaksi by Redaksi
Maret 17, 2026
in #Korban Bencana, #Lailatul Qadar, Artikel, Mozaik Ramadan, Ramadan
Reading Time: 3 mins read
0
Lailatul Qadar Dalam Fenomenologi Cahaya

credit foto itikaf malam ke-27 di mesjid Baiturrahim Malalayang II Manado dan diubah AI dalam bentuk sketsa.

588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh ReO Fiksiwan

“Lailatul Qadr adalah malam di mana alam semesta dipenuhi oleh cahaya pengetahuan Ilahi, sehingga waktu terasa padat dan sempit oleh keluasan rahmat yang turun.” — Ibnu Arabi(1165-1245), Futuhat al-Makkiyyah(Terjemahan Revolusi Shalat, 2010).

Baca Juga

Negara yang Mendidik dan atau Negara yang Menghukum

Koeli Kontrak (Contractarbeider)

Maret 17, 2026

Malioboro Yang Rapi, Tapi Hampa

Maret 16, 2026
Sekolah Korban Bencana Ekologis

Sekolah Korban Bencana Ekologis

Maret 16, 2026

Lailatul Qadar dalam fenomena cahaya dapat dipahami sebagai pertemuan antara wahyu ilahi dan kesadaran manusia yang terbuka pada terang spiritual.

Etimologi kata ini, laylah yang berarti malam dan al-qadr yang berarti ketetapan, kemuliaan, atau kekuatan, menunjukkan bahwa ia bukan sekadar malam biasa, melainkan malam yang penuh makna transendental.

Surah Al-Qadr menegaskan bahwa malam ini lebih baik daripada seribu bulan, karena Al-Qur’an diturunkan dan para malaikat turun membawa ketetapan Allah.

Hadis-hadis sahih menambahkan dimensi pengampunan, di mana Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama malam ganjil, dengan janji bahwa dosa-dosa akan diampuni bagi mereka yang beribadah dengan iman dan penuh harap.

Ibn ‘Arabi dalam Futūhāt al-Makkiyyah menafsirkan Lailatul Qadar sebagai pengalaman batiniah yang melampaui waktu.

Ia melihat malam kemuliaan ini sebagai simbol perjumpaan antara dimensi transenden dengan kesadaran manusia, di mana turunnya malaikat dan ruh adalah manifestasi dari limpahan cahaya ilahi yang menenangkan hati.

Dalam pandangannya, Lailatul Qadar adalah revolusi batin, sebuah momen penyucian jiwa yang menghapus cinta harta dan egoisme, menggantinya dengan kasih sayang dan keterhubungan dengan Allah.

Jika perspektif Ibn ‘Arabi dipadukan dengan fenomenologi cahaya M.A.W. Brouwer dalam Psikologi Fenomenologis(1984), maka Lailatul Qadar dapat dilihat sebagai pengalaman manusia dalam terang kesadaran.

ADVERTISEMENT

Brouwer(1923-1991), fenomenolog, psikolog, dan budayawan, menekankan bahwa kesadaran bekerja seperti cahaya yang menyingkap dan memberi makna pada segala sesuatu.

Cahaya bukan sekadar fenomena fisik, melainkan metafora keterbukaan manusia terhadap realitas.

Dalam refleksinya, cahaya memungkinkan manusia keluar dari kegelapan ketidaktahuan menuju ruang pemahaman, sehingga setiap pengalaman manusia selalu bercahaya dan membuka kemungkinan untuk ditafsirkan.

Dengan demikian, Lailatul Qadar dalam fenomena cahaya adalah simbol revolusi spiritual yang menyatukan wahyu, kesadaran, dan pengalaman manusia.

Ia bukan hanya malam istimewa dalam kalender Islam, melainkan perjalanan dari kegelapan menuju terang, dari kebingungan menuju pemahaman, dan dari keterikatan menuju kebebasan batin.

Malam ini menjadi horizon keterbukaan, di mana manusia dapat merasakan kehadiran Allah secara langsung, sekaligus meneguhkan iman dalam dimensi sosial dan eksistensial.

coverlagu:

Lagu religi terbaru Fluella berjudul Menggapai Malam Lailatul Qodar resmi dirilis pada 13 Februari 2026 sebagai bagian dari album Dalam Sujudku.

Lagu ini diproduksi oleh Fluella dengan lirik dan komposisi dari HAF, dan kini tersedia di berbagai platform musik digital.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 280x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 232x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 190x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 158x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Negara yang Mendidik dan atau Negara yang Menghukum
#Hari Buruh

Koeli Kontrak (Contractarbeider)

Maret 17, 2026
Cerpen

Aku Merindu

Maret 17, 2026
Islam

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

Maret 17, 2026
Esai

Separuh Nafas Untuk Paruh Waktu

Maret 17, 2026
Please login to join discussion
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com