• Latest
Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya - 2a0509bd fb71 4c74 a374 17eaaaa21663 | # Koruptor | Potret Online

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya

Maret 10, 2026
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya - 1001348646_11zon | # Koruptor | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya - 1001353319_11zon | # Koruptor | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya - 1001361361_11zon | # Koruptor | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Maret 10, 2026
in # Koruptor
Reading Time: 3 mins read
0
Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya - 2a0509bd fb71 4c74 a374 17eaaaa21663 | # Koruptor | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Rosadi Jamani

Ada counter narasi dari kubu Fadia Arafiq. “Kok OTT sih, saat kejadian tidak ditemukan uang dekat Bu Fadia.” KPK menyebut ini gaya korupsi model baru. Memang tidak ditemukan uang saat Bupati Pekalongan itu ditangkap, namun ada cerita menarik di balik itu. Nikmati narasinya sambil imagine seruput Koptagul, wak!

Kisah terbaru datang dari anak mendiang A Rafiq mungkin terasa unik. Ia tersangka dugaan korupsi perkaranya pengadaan jasa outsourcing serta berbagai pengadaan barang pada tahun anggaran 2023 sampai 2026. Di atas kertas, semuanya tampak administratif. Namun begitu lapisan cerita dibuka, muncul plot yang membuat banyak orang ternganga sambil berkata, “Ini serius?”

Baca Juga
  • Pancasila dan Korupsi di Lembaga Pendidikan
  • BENGKEL OPINI RAKyat

Bagian paling spektakuler dari cerita ini adalah kemunculan seorang direktur perusahaan yang latar belakangnya tidak biasa. Namanya Rul Bayatun. Ia diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah Fadia. Akan tetapi dalam dokumen perusahaan, ia justru tercatat sebagai Direktur di PT Raja Nusantara Berjaya.

Nuan bayangkan transformasinya. Dari rutinitas rumah tangga langsung naik kelas menjadi pucuk pimpinan perusahaan. Kalau ini seminar motivasi, mungkin judulnya “Karier Kilat: Dari Dapur ke Direksi dalam Sekejap.” Namun penyidik menduga cerita sebenarnya tidak sesederhana itu.

Baca Juga
  • BENGKEL OPINI RAKyat
  • 🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Menurut keterangan yang disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Rul memang bekerja sebagai ART di rumah Fadia. Dalam pemeriksaan, ia mengaku sering mendapat perintah untuk menarik uang tunai dari rekening perusahaan.

Modusnya terdengar sederhana, tetapi efeknya seperti trik sulap. Rul diminta menarik uang dari bank dalam jumlah tertentu. Setelah uang keluar dari rekening perusahaan, ia menyerahkannya sesuai arahan. Kadang kepada Fadia langsung, kadang kepada orang kepercayaan seperti ajudan. Bahkan ada foto-foto yang menunjukkan Rul setelah melakukan penarikan tunai tersebut.

Baca Juga
  • 🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH
  • Rahasia Bank Swiss, Tabungan Masa Depan Para Koruptor?

Bagi penyidik korupsi, pola ini dikenal sebagai layering. Uang tidak langsung mengalir ke tujuan akhir. Ia diputar dulu lewat berbagai tangan dan rekening agar jejaknya semakin jauh. Ibarat menyembunyikan durian di dalam tujuh lapis tas plastik. Aromanya tetap tercium, tetapi mencari sumbernya bisa bikin pusing satu kantor.

Menariknya, ketika operasi tangkap tangan dilakukan terhadap Fadia Arafiq, tidak ditemukan uang tunai seperti yang sering terjadi dalam banyak OTT sebelumnya. Tidak ada koper penuh rupiah. Tidak ada tas yang ketika dibuka langsung membuat kamera wartawan berkilat seperti lampu diskotek.

Situasinya tampak relatif bersih. Seolah-olah uangnya menghilang seperti trik pesulap panggung.

Namun setelah penyidik menelusuri transaksi perbankan, cerita mulai terang. KPK berkoordinasi dengan pihak bank untuk melihat kapan penarikan tunai dilakukan dari rekening perusahaan. Data tersebut kemudian dikonfirmasi kepada saksi, termasuk Rul yang tercatat sebagai direktur.

Ketika ditanya kepada siapa uang itu diberikan, Rul mengaku, dana yang ia tarik dari rekening perusahaan tersebut diserahkan kepada Fadia.

Di titik ini, publik mungkin hanya bisa tertawa getir. Bukan karena lucu, melainkan karena liciknya strategi tersebut. Saat OTT terjadi, uang tidak ada di tangan. Namun uang itu sebenarnya sudah berkeliling lebih dulu melalui perantara.

Muncul pertanyaan, kenapa koruptor susah ditangkap?

Melihat cerita ini, jawabannya terasa jelas. Korupsi kadang bukan sekadar soal mengambil uang negara. Ia juga tentang strategi, lapisan transaksi, dan kreativitas administrasi yang luar biasa. Bahkan sampai mampu menjadikan asisten rumah tangga sebagai direktur perusahaan.

Di negeri ini, rupanya tangga karier bisa sangat cepat, terutama kalau tujuannya bukan menuju sukses, melainkan menyamarkan aliran uang. Di situlah drama antikorupsi kembali dimainkan, seperti pertandingan catur panjang antara akal licik dan penyidik yang berusaha membongkarnya.

“Sepertinya cara cerdas Fadia itu terinspirasi dari koruptor-koruptor sebelumnya. Praktiknya hampir semua begitu. Dia lagi apes aja, Bang.”

“Benar lagi apes. KPK semakin canggih, tapi para koruptor tentu terus meng-upgrade kemampuannya, wak.”

Foto Ai hanya ilustrasi

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

#camanewak

#jurnalismeyangmenyapa

#JYM

Tags: ArtikelPerempuan
Share234SendTweet146Share
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Next Post
Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | # Koruptor | Potret Online

Dari Aceh Melihat Dunia: Iran, Ramadan, dan Tatanan Global Baru di Tengah Hegemoni Barat

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com