• Latest
Kritik Kemunduran Sains Islam - 0a8ff78f a1cb 4916 a891 a3b5caa2789d | Mozaik Ramadan | Potret Online

Kritik Kemunduran Sains Islam

Maret 4, 2026

Mengapa Ivan Illich Mengajak Kita Berhenti Memuja Sekolah

April 23, 2026
Ilustrasi kerumunan orang menatap ponsel di bawah panggung politik dengan figur pemimpin yang dikendalikan seperti boneka oleh tangan besar di atasnya, menggambarkan manipulasi, popularitas, dan hilangnya akal sehat dalam demokrasi.

Menuju Bangsa Goblok (MBG)

April 23, 2026
IMG_0914

Demokrasi Sebagai Dunia: Pergulatan Makna dalam Ruang Digital

April 23, 2026
27f168e7-1260-4771-8478-62c43392780e

Pulo Aceh, William Toren dan Pendidikan Kami

April 23, 2026
IMG_0904

Cahaya di Balik Luka

April 23, 2026
35b66c8c-a220-4f11-8e9a-6fccf401ca7b

Arsitektur Linguistik: Menelusuri Ontologi Kata dan Logika Taqsim dalam Ilmu Nahwu.

April 23, 2026
Kritik Kemunduran Sains Islam - 38a1ed71 84b6 44ab 9f7a a62e2a66e5e2 | Mozaik Ramadan | Potret Online

Perserikatan Bangsa-Bangsa Tanpa Kompas Arah di Tengah Gejolak Dunia Global

April 22, 2026
d1791700-9d77-4212-83e6-eb00db9a7ade

Dari Lumbung ke Etalase: Pergeseran Nalar Hidup Masyarakat Desa

April 22, 2026
Jumat, April 24, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Kritik Kemunduran Sains Islam

Redaksi by Redaksi
Maret 4, 2026
in Mozaik Ramadan, Ramadan
Reading Time: 3 mins read
0
Kritik Kemunduran Sains Islam - 0a8ff78f a1cb 4916 a891 a3b5caa2789d | Mozaik Ramadan | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

(Otokritik yang Perlu dan Urgen)

Hikmah Ramadhan 14

Oleh : Ayi Mustofa

Islam pernah menjadi pusat peradaban dunia. Itu adalah fakta sejarah yang tidak bisa dibantah oleh siapapun. Semuanya pasti mengakui akan hal tersebut. Tidak ada satu ahli sejarahpun yang membantah bahwa Islam pernah menjadi pemimpin dunia. Ya, itu terjadi di suatu masa di zaman dahulu.

Baca Juga
  • Ramadan, Bulan Mawas Diri
  • Orang-Orang yang Dibolehkan Tidak Berpuasa pada Bulan Ramadan

Di zaman sekarang banyak sekali umat muslim yang terus menginginkan agar umat Islam bisa meraih lagi golden era tersebut. Banyak sekali umat yang memimpikan agar kejayaan Islam di masa lalu bisa segera terwujud kembali di zaman sekarang. Tapi secara personal saya merasa pesimis bahwa Islam bisa menguasai kembali peradaban dunia. Saya pesimis karena secara konkret Saya tidak melihat upaya umat Islam untuk bisa mewujudkan keinginannya tersebut.

Saya melihat usaha untuk meraih kejayaan Islam tersebut bertolak belakang dengan visi misi yang akan diwujudkannya. Bahkan saya tidak bisa melihat sama sekali strategi pencapaian yg bisa mewujudkan kembali masa keemasannya. Saya melihat saat ini umat Islam sangat euforia sekali terhadap ritual ibadah dan problematikanya. Mereka banyak sekali mengulang-ulang dan membahasakan kembali pelajaran fiqih yang sudah diajarkan selama ribuan tahun lalu.

Baca Juga
  • Ramadhan dan Manajemen Kehidupan
  • Beribadah Hanya Di Awal Ramadan Saja

Mereka luar biasa fokusnya untuk membahas tentang tata cara ibadah salat, puasa, haji, menghilangkan najis, zakat , menentukan awal dan akhir puasa, membahas masalah bidah, tahlil, ziarah kubur, bunga bank, habib, membahas masalah munafik, kafir, infaq, shadaqah, dan seringkali meributkan masalah halal dan haram. Mereka juga disibukkan waktunya agar bisa membaca Al-Qur’an dengan baik, dihabiskan waktunya untuk bisa menghafal ayat-ayat, surah-surah, dan sejumlah juz yang ada di kitab suci Al-Qur’an. Mereka memberikan keistimewaan-keistimewaan bagi umat yang bisa menghafal banyak ayat-ayat suci Al-Qur’an. Energi dan waktunya sebagian besar dihabiskan ke hal-hal yang semacam itu.

Lalu apakah salah jika umat Islam mempelajari semua hal tersebut? Jawabannya tentu tidak. Tapi sangat disayangkan, saya melihatnya hampir seluruh waktu umat Islam habis dicurahkan untuk membahas hal-hal tersebut. Belum lagi kita banyak menyaksikan banyak sekali waktu yang terbuang oleh umat Islam untuk mempertentangkan perbedaan-perbedaan tafsir atas suatu ayat.

Baca Juga
  • KETUKAN RAMADAN
  • Jadwal Pelayanan di Disdukcapil Kota Banda Aceh Selama Bulan Ramadan

Perbedaan ini bisa sekali sangat intens, sering kali ketika ada tafsir yang berbeda dengan mainstream langsung si pemberi tafsir tersebut diberikan label-label negatif dan buruk terhadap dirinya. Mereka satu sama lainnya saling mengklaim kebenaran atas tafsirnya.

Merupakan satu paradoks jika umat Islam berkeinginan untuk bisa kembali meraih zaman keemasan tapi kondisi faktualnya masih berkutat dengan meributkan hal-hal tsb. Pertanyaannya adalah, apakah zaman keemasan Islam di zaman dahulu dipenuhi oleh dinamika fiqih atau sains? Dengan kata lain apakah dinamika pembahasan fiqih, ritual ibadah, dan tafsir yang telah menuntun umat kepada kejayaan Islam? Ataukah yang menghantarkan umat kepada zaman keemasannya itu dikarenakan umat Islam disibukan dengan dinamika sains?

Jawabannya tentu sangat mudah sekali didapatkan. Pasti mayoritas umat setuju bahwa dinamika sainslah yang telah merintis umat Islam meraih kejayaannya.

Sekarang pertanyaan selanjutnya adalah:

  1. berapa banyak umat yang gandrung belajar sains?
  2. Apakah mempelajari sains sudah menjadi salah satu tema dakwah yang diusung oleh para asatidz?
  3. Apakah sudah ada infrastruktur dan sumber-sumber belajar sains pada masyarakat Islam saat ini?
  4. Apakah para ustad sudah dibekali ilmunya dengan sains?
  5. Ada berapa banyak ustadz yg menulis kajian sains di jurnal jurnal?
  6. Apakah ilmu ilmu sains mendapatkan perhatian lebih pada lembaga pendidikan Islam?
  7. Apakah kementerian agama sdh bersinergi dg Kemendikbud memberikan pendidikan dan latihan khusus kpd guru guru sains?
  8. Apakah Kemenag dan MUI sdh memiliki pusat kajian sains?
  9. Apakah ghirah mempelajari sains sdh sama kuatnya dg mempelajari ilmu ilmu agama?

Kalau jawaban dari pertanyaan pertanyaan di atas masih banyak jawaban negatif, maka mengharapkan Islam memperoleh masa kejayaannya kembali bagaikan pungguk merindukan bulan…

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Kritik Kemunduran Sains Islam - 8381c175 b6f1 4fd8 8543 6371b03030e4 | Mozaik Ramadan | Potret Online

Tradisi Buka Puasa Bersama Semakin Membumi

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com