HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Februari 17, 2026

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Februari 17, 2026

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Mengintip Perkembangan Kebun Kurma di Indonesia

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Februari 21, 2026
in Artikel
Reading Time: 3 mins read
0
Mengintip Perkembangan Kebun Kurma di Indonesia
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Baca Juga

Presiden Pedofil?

Presiden Pedofil?

Maret 14, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

Maret 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

Maret 13, 2026

Puasa Ramadan tidak bisa dipisahkan dari buah kurma. Umumnya kita hanya tahu, kurma itu didatangkan dari Arab. Siapa sangka, negeri ini juga punya kebun kurma. Mari kita intip perkembangannya sambil membayangkan seruput Koptagul, wak!

Di bawah terik lembab tropis yang katanya tak ramah untuk tanaman gurun, kebun-kebun kurma di Indonesia justru berkembang dengan ritme yang makin serius, makin terstruktur, dan makin bikin data impor terasa ironis.

Perkembangannya bukan isapan jempol. Di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, kebun Yayasan Ukhuwah Datu seluas 10 hektar dengan lebih dari seribu pohon Kurma Rinjani atau Datu sudah berbuah sepanjang tahun. Ini bukan sekadar simbolik. Ini model percontohan nasional. Di Aceh Besar, Lembah Barbate membentang 300 hektar. Pasuruan, Jawa Timur, mengembangkan 3,7 hektar agrowisata kurma yang menggabungkan produksi dan edukasi. Karo, Sumatera Utara, di ketinggian 750 mdpl membuktikan kurma bisa adaptif di dataran tinggi. Riau menanam di halaman Masjid An-Nur Pekanbaru. Kalimantan Barat, termasuk Sintang di lahan gambut serta Dusun Pinang Merah dekat Kota Sambas, menunjukkan bahwa bahkan tanah yang dulu dianggap “mustahil” kini bisa produktif.

Prestasi internasional memperkuat gambaran perkembangan ini. Varietas Ukhuwah Datu Nusantara dari Lombok Utara masuk Top 7 Best Dates pada Festival Kurma Dunia Abu Dhabi 2025. Artinya, kualitasnya diakui di panggung global. Ini indikator, kebun kurma Indonesia bukan sekadar tren musiman, tetapi sudah masuk fase kompetitif.

Dari sisi produktivitas, satu pohon betina dewasa dapat menghasilkan 100–300 kilogram per tahun. Harga fresh ruthob berkisar Rp250.000–Rp360.000 per kilogram. Secara potensi, itu setara Rp10–Rp30 juta per pohon per tahun. Angka ini menjelaskan mengapa minat investasi dan penanaman terus tumbuh.

Sementara itu, Indonesia masih mengimpor 55.430 ton kurma pada 2024 senilai Rp1,32 triliun, dengan rekor 61.350 ton pada 2022. Lonjakan terbesar selalu terjadi menjelang Ramadan pada Januari–Februari. Data ini menjadi latar belakang penting: perkembangan kebun kurma dalam negeri sejatinya memiliki ruang pasar yang besar dan nyata.

Dari sisi kualitas, kurma lokal umumnya dipanen pada tahap ruthob karena iklim lembab. Teksturnya lebih segar, juicy, dengan kandungan vitamin C lebih tinggi dibanding tamr kering. Pakar IPB menyatakan, rasa ruthob lokal setara dengan ruthob Timur Tengah pada tahap yang sama. Perbedaannya hanya pada proses akhir. Di Arab bisa dibiarkan kering menjadi tamr, di Indonesia harus dinikmati segar agar tidak busuk.

Tantangan tetap ada. Bibit relatif mahal, penyerbukan manual, dan manajemen kelembaban. Namun dengan kultur jaringan dan varietas adaptif seperti Barhee, Ajwa, dan Rinjani, perkembangan kebun kurma di Indonesia menunjukkan arah yang menjanjikan.

So, ketika kita mengintip perkembangan kebun kurma di Indonesia, yang terlihat bukan sekadar pohon berbuah, tetapi transformasi pertanian tropis menuju komoditas bernilai tinggi. Dari lahan kering hingga gambut, dari pekarangan masjid hingga kebun komersial, kurma Indonesia sedang menulis bab baru, perlahan, tapi pasti.

Jangan pernah meremehkan potensi yang tumbuh di tanah sendiri hanya karena teori lama bilang “tidak mungkin”. Perkembangan kebun kurma di Indonesia mengajarkan, keberanian mencoba, riset yang serius, dan konsistensi petani mampu mengubah keraguan menjadi prestasi. Bahkan, sampai diakui dunia. Di balik angka impor 55.430 ton senilai Rp1,32 triliun pada 2024 dan rekor 61.350 ton pada 2022, tersembunyi peluang besar untuk mandiri, mengurangi ketergantungan, dan menciptakan kesejahteraan dari pekarangan sendiri. Artinya, masa depan ekonomi tidak selalu datang dari luar; sering kali ia sudah berakar di tanah kita, menunggu dirawat dengan visi, ilmu, dan keberanian.

Foto Ai hanya ilustrasi

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

camanewak

jurnalismeyangmenyapa

JYM

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 187x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 120x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 108x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Baca Juga

Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun
Dinas Pendidikan Aceh

Mengelola Pendidikan Ala Keledai?

Maret 15, 2026
POTRET Budaya

Di Bawah Langit yang Sama: Takjil Ramadan, Paskah, dan Taut Persaudaraan

Maret 14, 2026
Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong
#Korban Bencana

Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong

Maret 14, 2026
Presiden Pedofil?
Artikel

Presiden Pedofil?

Maret 14, 2026
Next Post
Sebuah Nilai dari Kedisiplinan dan Kecerdasan yang Kita Palsukan

Sebuah Nilai dari Kedisiplinan dan Kecerdasan yang Kita Palsukan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com