🔊
Dengarkan Artikel
Puisi
Karya Muhammad Haikal Tawaqal
Siswa SMAN 1 Lhokseumawe
Hujan deras mengguyur, tanpa jeda yang perlahan, Dari langit mendung, air seolah dicurahkan. Dari hulu pegunungan, arus datang dengan cepat, Warna keruh pekat, membawa serpihan dan hanyutan.
📚 Artikel Terkait
Dataran Aceh tergenang, jalur darat terputus, Kendaraan terhenti, warga berupaya menyelamatkan diri. Kepanikan merebak, harta benda diangkat segera, Rumah terendam, menimbulkan kecemasan mendalam.
Endapan lumpur tersisa, pekerjaan membersihkan menanti, Namun itulah kenyataan, harus dihadapi dengan ikhlas. Bersabarlah, sebab air pasti akan surut, Kita hadapi bersama, dengan semangat persatuan.
Lhokseumawe,6 Desember 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






