POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Tantangan Sarjana Komunikasi Sebagai Agen Perubahan di Era Digital 

RedaksiOleh Redaksi
September 6, 2025
Tantangan Sarjana Komunikasi Sebagai Agen Perubahan di Era Digital 
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Alfan Raykhan Pane

Sore itu, Jum’at (5/9) sembari menyeruput kopi dingin di sebuah warung kopi. Warung kupi Aby’ yang berada jalan Medan – Banda Aceh, persis di depan kampus IAIN Malikussaleh, Alue Awe. Kampus yang bertagline sebagai ‘Kampus Peradaban’ dan kini sudah berubah status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Lhokseumawe. 

Terbersit dalam pikiranku tentang apa dan bagaimana tantangan yang akan dihadapi oleh lulusan sarjana ilmu komunikasi sekarang ini?. Tulisan ini lahir untuk menjawab dan menjabarkan ide yang terlintas itu.

Menurut pengamatan dan pengalaman pribadi yang pernah aku rasakan dan lakukan saat menjadi wartawan yang kini disebut lebih keren Jurnalis. Akü melihat beberapa tantangan yang dihadapi oleh para sarjana lulusan ilmu komunikasi selama ini dalam sunuş nyata.

Para sarjana komunikasi di era digital saat ini dihadapkan dengan pesatnya penyebaran hoaks dan disinformasi; kesenjangan digital; perubahan pola konsumsi media; isu privasi dan etika data; serta adaptasi yang cepat terhadap perkembangan teknologi baru seperti kecerdasan buatan dan analitik data. 

Selain itu, mereka (para sarjana lulusan ilmu komunikasi) juga dituntut untuk mampu berinovasi dalam membuat konten kreatif, meningkatkan literasi media dan data, serta memiliki soft skills seperti empati dan kemampuan analitis untuk menjadi agen perubahan di era digital.

Penyebaran informasi palsu yang terjadi dengan cepat di media digital menjadi tantangan yang sangat besar, yang menuntut sarjana komunikasi untuk memperkuat literasi media dan mengembangkan strategi pemberantasannya.

Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya media atau platform digital yang membuat konten tentang penelusuran ‘Hoaks/Hoax atau Fakta’ dalam sebuah informasi atau berita. Sementara, meskipun akses informasi meluas, kesenjangan digital masih ada, memengaruhi siapa yang dapat mengakses dan memahami informasi.

📚 Artikel Terkait

Jurus Praperadilan Hasto Mentok Di Dinding Takdir

Diabetes Usia Dini dan Masa Depan Anak Negeri

Agomo Budoyo

Di Pasar Malam

Semua ini ikut mendorong terjadinya perubahan pola konsumsi media. Perilaku audiens dalam mengonsumsi media terus berubah, sehingga praktisi komunikasi harus beradaptasi untuk tetap relevan dan harus lebih cerdas dan bijak, karena bisa menimbulkan banyak dampak, positif maupun negatif.

Ya, tak dapat dimumgkiri bahwa penggunaan data pengguna yang masif menimbulkan isu privasi dan etika yang harus dipahami dan diimplementasikan dengan baik sesuai regulasi. İni juga sebenarnya menjadi tanggung jawab sarjana komunikasi untuk mengedukasi masyarakat dalam menggunakan piranti komunikasi yang semakin canggih dan pesan ini.

Oleh sebab itu, Kondisi kekinian menuntut

sarjana komunikasi harus mampu memahami dan mengintegrasikan teknologi baru seperti kecerdasan buatan, analitik data, dan komunikasi nirkabel ke dalam teori dan praktik komunikasi. Lalu, menjadi pihak yang dapat mengontrol perkembangannya dalam masyarakat yang semakin dekat dengan alat komunikasi digital tersebut.

Tentu tidak mudah dan secara serta meets dapat dilakukan oleh seorang sarjana komunikasi. Apalagi seorang sarjana komunikasi juga dituntut juga bisa sukses dalam melakukan adaptasi dan literasi secara digital: Kebutuhan akan kemampuan seorang sarjana komunikasi untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi dan tren komunikasi digital baru, sangat penting untuk dilakukan.

Selain itu, sebagai sarjana komunikasi idealnya harus sangat menguasain literasi data dan analiti.

Dalam hal ini, sarjana komunikasi harus pula mampu memahami cara mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data yang menjadi krusial untuk memahami audiens dan mengukur efektivitas komunikasi. 

Tidak hanya itu, sikap dan ketrampilan berinovasi semakin penting dimiliki oleh seorang sarjana komunikasi. Sebab,  di tengah banjir informasi, penting untuk menciptakan konten yang menonjol, menarik, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif. 

Agar semua itu bisa terwujud, kemampuan empati, integritas, kreativitas, disiplin, dan kemampuan komunikasi yang baik (termasuk public speaking) menjadi modal penting bagi sarjana komunikasi di era digital ini. Dengan demikian, menjadi sangat penting pula bagi sarjana komunikasi menguasai teori dan praktik. Artinya, ia mampu memadukan pengetahuan teoritis dengan pengalaman praktis melalui magang dan kegiatan organisasi sangat diperlukan untuk membentuk sarjana yang kompeten, apalagi sekarang ada istilah Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang tidak saja mengukur tingkat kompetensi seorang wartawan/jurnalis,  tapi juga yang paling penting adalah bagaimana seharusnya sikap seseorang sarjana komunikasi yang akan dan telah terjun ke dunia jurnalisme yang patuh dan taat akan kode etik profesi serta bertanggung jawab terhadap karya jurnalistik atau konten digital yang dia hasilkan.

Nah terakhir dengan mengatasi semua tantangan  dan mengembangkan keterampilan yang relevan, maka sarjana komunikasi dapat terus berkontribusi sebagai agen perubahan dan memainkan peran penting di era digital.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Buku KOPITALISME Ramaikan Jogja Book Fair 2025

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00