Written By Nur Zahirah Binti Abdul Rahman in Selangor, Malaysia The clock read 11:47 p.m., and the campus library was ...
Oleh: Siti Hajar Ada semacam energi berbeda yang terasa di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, terutama di halaman depan ...
Oleh : Aisha WidyanaSiswa Kelas: XI SMK Negeri 1 PeusanganJurusan: Desain Komunikasi Visual Awal mula hancurnya sebuah negara karena anak ...
Oleh Amira Syatila Siswa SMAN 1 Juli, Bireun, Aceh Kisah ini merupakan kisah nyata dalam kehidupan seseorang yang berinisial (MN), berusia ...
Oleh Heri Haliling Perempuan Dayak Ngaju itu bernama Nyaru. Beliau bukan pejabat, bukan pula tokoh pemerintah, melainkan seorang ibu rumah tangga yang menghabiskan hari-harinya merawat ladang, memintal rotan, dan mengajariku tentang hutan. Sejak kecil, guruku itu sudah akrab dengan rimba. Beliau mengenalkan aku pada tumbuhan obat, seperti sangkareho,kayu bajakah, dan seluang balum, yang hanya tumbuh di hutan primer. Guruku dan perempuan kuat lainnya tidak menanam di lahan yang baru dibuka. Bu Nyaru dan kelompoknya selalu melakukan ladang berpindah dengan prinsip huma balum atau membiarkan tanah pulih sebelum digunakan kembali. Kini hutan kami mulai berubah dari hijau menjadi kecokelatan. Kalimantan yang dulunya menyimpan 40 juta hektar hutan hujan tropis (WWF Indonesia, 2018), kini kehilangan sekitar 1,2 juta hektar setiap tahun akibat pembukaan lahan sawit dan tambang. Di Kalimantan Tengah saja, lebih dari 3 juta hektar hutan telah dikonversi menjadi perkebunan dan pertambangan sejak tahun 2000 (Eyes on the ...
Oleh Dr.Nurkhalis Mochtar, Lc, MA Setelah era Syekh Muhammad Arsyad al Banjari dan Syekh Abdussamad al Palimbani estafet keulamaan selanjutnya ...
Oleh Cut Dara Meutia Hari itu, 10 Agustus 2025, Sanggar Seni Cut Meutia, sebuah rumah kecil yang saya asuh dengan ...
Oleh: Azharsyah Ibrahim “Akan datang suatu zaman, tidak ada seorang pun kecuali terlibat dalam memakan harta riba. Jika ia tidak ...
Oleh Rizky Ardilla Alumna Politeknik Kutaraja, Banda Aceh Bukan sekadar Bebas, Tapi Sadar. Setiap kali Agustus datang, kita kembali diingatkan pada ...
Oleh Mahmudi Hanafiah, S.H., M.H. Dua puluh tahun sudah Aceh menikmati buah perdamaian sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki ...
© 2026 potretonline.com