Oleh Müslimin Lamongan
1996
seperangkat alat sholat kunikahi
tanpa rupiah emas permata
tikar pandan, piring,
cangkir kopi kubawa serta
sepeda pancal ikut ritual
kamar pengantin papan sahaja
bahtera kita kadang rapuh
kepekaanku sering terlambat
kalimat tidak langsungmu
sering tak terungkap
biarlah kita miskin, katamu
kusembunyikan air mataku
tak henti berdoa tartilmu
dan aku tidak romantis
bagimu kita katarsis
melebihi sulaiman-balqis
Lamongan, 4-9-2024