🔊
Dengarkan Artikel
Pada Minggu malam, 29 Juni 2025, di saat langit Pontianak mulai beranjak gelap dan warga sibuk menikmati akhir pekan dengan mancing di tepian Sungai Kapuas, nonton Dracin, dan doa-doa sebelum tidur, satu operasi senyap dilakukan oleh Unit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak. Bukan operasi biasa. Bukan pula penggerebekan tikus-tikus berdasi. Ini tentang seorang laki-laki, berstatus Pegawai Negeri Sipil, penjaga panti sosial, yang seharusnya melindungi anak-anak terlantar, tapi justru menjelma menjadi predator paling menjijikkan yang pernah ada. Baca selengkapnya: Kisah Bejat Predator Anak di Balik Seragam
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Keriuhan Media Sosial atas Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
2 Oct 2025 • 62x dibaca (7 hari)
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective
29 Nov 2025 • 55x dibaca (7 hari)
Hancurnya Sebuah Kemewahan
28 Feb 2025 • 52x dibaca (7 hari)
Hari Ampunan
1 Mar 2025 • 45x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.









