• Latest
Kesetiaan dan Loyalitas Yang Tak Boleh Meredup Sebagai Penyuluh dan Penerang Batin - 2025 06 13 18 28 38 | #Spiritual | Potret Online

Kesetiaan dan Loyalitas Yang Tak Boleh Meredup Sebagai Penyuluh dan Penerang Batin

Juni 25, 2025
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Kesetiaan dan Loyalitas Yang Tak Boleh Meredup Sebagai Penyuluh dan Penerang Batin - 1001361361_11zon | #Spiritual | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
de2293cc-7c03-4d26-8a68-a4db3f4d65b4

Sinergi Fiskal Syariah: Navigasi Zakat Perdagangan di Era Mata Uang Modern

April 21, 2026
4fb2b103-7d0d-484c-ba9b-02ec8de8ff7a

Perempuan Hebat, Perjuangan Tak Terlihat: Refleksi Hari Kartini dalam Cahaya Islam

April 21, 2026
819dc996-4ffe-43e0-a861-db43521da05d

Dr. Damanhur Yusuf Abbas: The Living Reference tentang Syariat Islam di Kota Lhokseumawe

April 21, 2026
74fe2ae1-328a-4b59-b339-daae1b4ea490

50 Santri Tumbang Keracunan MBG di Demak

April 20, 2026
Kesetiaan dan Loyalitas Yang Tak Boleh Meredup Sebagai Penyuluh dan Penerang Batin - 754B442E 63B1 4486 A85F 1FC79850CE02 | #Spiritual | Potret Online

Memilih Pendidikan, Memilih Masa Depan

April 20, 2026
Selasa, April 21, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Kesetiaan dan Loyalitas Yang Tak Boleh Meredup Sebagai Penyuluh dan Penerang Batin

Jacob Ereste by Jacob Ereste
Juni 25, 2025
in #Spiritual, Essay
Reading Time: 2 mins read
0
Kesetiaan dan Loyalitas Yang Tak Boleh Meredup Sebagai Penyuluh dan Penerang Batin - 2025 06 13 18 28 38 | #Spiritual | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Jacob Ereste

Kesetiaan yang tak mendapat penghargaan memang bisa menimbulkan luka dan kekecewaan yang tak terlihat. Namun nilai atau bobot kesetiaan itu dapat tergerus dan berubah atau mengendur secara perlahan hingga akhirnya mungkin punah. Sehingga yang bersangkutan jadi bersikap pasif mengikuti saja irama yang sekiranya masih dapat dia ikuti tanpa harus berkorban seperti yang sudah-sudah.

Dalam suasana seperti itulah kadar kesetiaan — atau bahkan segala bentuk loyalitas — bisa mati secara perlahan hingga menghilang sama sekali dari suasana batin yang cair dan mungkin jadi membeku.

Baca Juga
  • Wara Wiri Feskraf 2023 dan Cerita Ayah Buat Sang Putri
  • Yang Berhasil Dijalani, Tak Pernah ia Rencanakan

Mekanisme dalam pertautan batin yang lebih bersifat spiritual ini memang harus diselamatkan dengan kompensasi menemukan obyek yang lain agar tidak sampai punah dari sumber asalnya. Sebab bentuk dari implementasinya harus disublimasikan agar potensi yang ada tidak sampai punah. Karena kekecewaan yang terjadi tidak boleh terbunuh dari jatidiri yang harus tetap dipelihara dan dikembangkan, sebab kata pepatah bahwa dunia tidak selebar daun kelor dapat membangunkan kesadaran bahwa dunia lebih dari cukup disediakan oleh Tuhan untuk menemukan kebahagiaan dari sudut bumi yang lain. Apalagi kemudian bisa dipetakan rentangannya sampai ke akhirat.

Begitulah dinamika batiniah ketika mengalami kegagalan eksistensial lantaran kesetiaan — atau bahkan loyalitas yang diberikan — tidak dihargai secara patut dan wajar. Dan kesetiaan serta loyalitas yang berada di dalam wilayah batin, tidak boleh terluka dan tidak boleh dibiarkan memudar seperti nyala api yang kehilangan panasnya.

Baca Juga
  • Akankah Kisah Cintaku Sama  Tragisnya Seperti Seorang Tan Malaka?
  • ROMANSA ZAINAB BINTI MUHAMMAD SAW

Kesetiaan dan loyalitas yang terluka harus diselamatkan, bukan demi obyek, tetapi untuk subyeknya sendiri yang terus bertumbuh dan memutik agar mampu untuk menghasilkan semerbak wangi dunia yang pengap. Karena eksistensi diri — sekecil apapun bentuk dan wujudnya — tetap akan menjadi catatan sejarah. Masalahnya memang tidak terlalu penting pula akan diperhitungkan oleh banyak orang, karena yang utama adalah kehadiran dan memberi warna dan makna yang mungkin juga tidak perlu terlalu hirau akan mendapat perhatian dari siapa pun juga.

Kesetiaan dan loyalitas itu bagian dari kepribadian yang tak boleh diabaikan, utamanya bagi diri sendiri, tanpa perlu hirau terhadap apresiasi orang lain. Oleh sebab itu, kesetiaan dan loyalitas yang tak mendapat tempat di hati seorang pun, jangan sampai dibiarkan meranggas seperti tetumbuhan yang kehilangan daya hidup. Lantaran hidup dan kehidupan itu sendiri harus memiliki arti, setidaknya bagi diri kita sendiri.

Baca Juga
  • Friendship Karina and Dianda: Cooking Class
  • Kisah Sepotong Kain Selendang Batik

Banten, 17 Juni 2025

Share234SendTweet146Share
Jacob Ereste

Jacob Ereste

Next Post
Kesetiaan dan Loyalitas Yang Tak Boleh Meredup Sebagai Penyuluh dan Penerang Batin - Image 500f493e402ee897084f8fbb0232fc11 | #Spiritual | Potret Online

Perang Iran-Israel: Dilema dan Refleksi Umat Muslim

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com