• Latest
Perjalanan Tiga Mahasiswi Aceh Menembus Panggung Dunia Lewat Inovasi Kue Tradisional - 2025 06 03 15 37 47 | Catatan Perjalanan | Potret Online

Perjalanan Tiga Mahasiswi Aceh Menembus Panggung Dunia Lewat Inovasi Kue Tradisional

Juni 3, 2025
93f22f86-ef8e-40bd-be7a-654413740c48

Pasar, Telur, dan Sebuah Catatan Kebudayaan dari Pundensari

April 20, 2026
7bf2ddcd-f2b6-4ca2-97c0-0cc808683181

Sigupai Mambaco Gelar “Mahota Buku” April di Abdya, Diskusikan Peran Perempuan hingga Kritik Sosial

April 20, 2026
Perjalanan Tiga Mahasiswi Aceh Menembus Panggung Dunia Lewat Inovasi Kue Tradisional - IMG_9514 | Catatan Perjalanan | Potret Online

Aceh Tak Butuh Senjata untuk Merdeka

April 20, 2026
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Perjalanan Tiga Mahasiswi Aceh Menembus Panggung Dunia Lewat Inovasi Kue Tradisional

Redaksi by Redaksi
Juni 3, 2025
in Catatan Perjalanan, Cerita Perjalanan, Kompetisi, USK
Reading Time: 2 mins read
0
Perjalanan Tiga Mahasiswi Aceh Menembus Panggung Dunia Lewat Inovasi Kue Tradisional - 2025 06 03 15 37 47 | Catatan Perjalanan | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Di tengah sengitnya dunia persaingan, tiga mahasiswi asal Universitas Syiah Kuala melangkah dengan penuh keyakinan ke Korea International Exhibition Center (KINTEX), tempat bergengsi, ajang Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) 2025 digelar. Mereka bukan sekadar peserta biasa, melainkan pembawa semangat Aceh dalam bentuk inovasi kuliner yang sederhana, namun penuh makna, yaitu Bhoi Morica.

Mereka adalah Nelli Desianti dari Pendidikan Ekonomi FKIP, Sarah Salsabil dari Biologi FMIPA, dan Putri Salsabila Rinaldi dari Statistika FMIPA: Tiga perempuan muda ini tak hanya cinta ilmu pengetahuan, tetapi juga cinta pada budaya dan peduli pada isu kesehatan masyarakat. Mereka meracik ulang kue tradisional Aceh, bhoi, melalui riset ilmiah yang memilikj nilai keberlanjutan.

Alih-alih hanya menyajikan camilan manis, Bhoi Morica diolah dengan bahan dasar daun kelor dan biji pepaya—dua bahan lokal yang kaya nutrisi dan berkhasiat sebagai anti-parasit alami, serta dapat membantu mencegah stunting pada anak dan ibu hamil. Bukan hanya makanan, produk ini menjadi pesan bahwa solusi terhadap permasalahan global bisa dimulai dari dapur lokal.

Tak disangka, inovasi mereka menggugah para juri internasional. Di hadapan ratusan penemuan dari Korea Selatan dan 16 negara lainnya, serta puluhan perusahaan besar dunia, Bhoi Morica berhasil meraih *tiga penghargaan bergengsi:

  • 🥈 Silver Medal Dari Korea International Women’s Invention and Exposition
  • 🏅 Special Award from Association of Thai Innovation and Invention Promotion (ATIP)
  • 🏆 Special Prize from Center of Women Inventors of Uzbekistan

Tiga penghargaan yang tidak hanya membanggakan almamater mereka, tetapi juga mengangkat nama Aceh dan Indonesia di panggung dunia.

Bagi Nelli, Sarah, dan Putri, kemenangan ini bukan akhir. Justru ini awal dari perjalanan yang lebih besar untuk membuktikan bahwa perpaduan ilmu ekonomi, biologi, dan statistika, ketika disatukan dengan cinta pada budaya dan komitmen terhadap kemanusiaan, bisa menghasilkan sesuatu yang berdampak luas.

Di balik panggung KIWIE, ketiganya sepakat bahwa Bhoi Morica bukan sekadar produk, tetapi simbol, bahwa kearifan lokal punya tempat dalam sains global, dan bahwa inovasi bisa terasa hangat seperti sepotong kue buatan rumah.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Perjalanan Tiga Mahasiswi Aceh Menembus Panggung Dunia Lewat Inovasi Kue Tradisional - 2025 06 03 16 46 49 | Catatan Perjalanan | Potret Online

BENGKEL OPINI RAKyat

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com