• Latest

Setuju, Anak yang Suka Membuat Stres Orang Tua Dibarakmiliterkan

Mei 7, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Setuju, Anak yang Suka Membuat Stres Orang Tua Dibarakmiliterkan

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Mei 7, 2025
Reading Time: 3 mins read
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Makin ke sini, saya sering dinilai mulai tak netral. Untuk soal ini, saya memang tak netral, memilih setuju anak-anak yang suka membuat stres orang tuanya, dibarakmiliterkan. Yang tak setuju, ada baiknya tak membaca narasi ini, tapi tetap ngopi.

Ketika anak-anak bangsa mulai lebih pandai bacok ketimbang baca buku, dan lebih mahir memaki ketimbang mengaji, datanglah Dedi Mulyadi. Di tengah kegalauan para orang tua yang sudah kehabisan ancaman dari “Nanti Mama panggil polisi!” sampai “Kamu tidur di luar rumah ya!”, Gubernur Jawa Barat itu muncul dengan solusi yang sungguh mahaagung, barak militer.

Iya, barak, bukan b*rak ya. Tempat di mana keringat bukan pilihan, melainkan kewajiban. Tempat di mana fajar menyingsing diiringi suara peluit, bukan notifikasi TikTok. Tempat di mana anak-anak nakal akan disulap menjadi manusia-manusia super disiplin hanya dalam 14 hari. Hogwarts pun kalah pesonanya.

Sudah bukan rencana, ini realita. Jawa Barat telah menggembleng 210 anak bermasalah di Dodik Bela Negara, Cikole, Lembang. Di Bandung ada 30 anak, di Purwakarta 39. Targetnya? 900 anak. Sembilan ratus makhluk remaja yang sebelumnya ahli dalam ilmu tawuran dan geng motor kini dipoles jadi pahlawan kesiangan lewat pendidikan karakter bernuansa loreng. Anggaran? Cuma Rp6 miliar, atau setara dengan dua biji motor gede hasil sitaan razia.

Ini bukan sekolah biasa. Tak ada ruang kelas, hanya lapangan tanah, tiang bendera, dan pelatih yang suaranya bisa membelah dimensi. Materinya? Bela negara, wawasan kebangsaan, disiplin tingkat dewa, dan tetap, kurikulum formal. Karena walau anaknya dulunya nongkrong sambil ngisep vape di WC sekolah, tetap harus bisa ngerjain soal PPKn.

Program ini sukarela, tentu saja. Maksudnya, kalau orang tua sudah lelah berdoa, menangis, dan menyewa konselor, tinggal serahkan anak ke barak. Tak perlu khawatir, anak akan kembali pulang… lebih kuat, lebih tegar, dan mungkin sedikit trauma mendengar kata “senam pagi”.

Tapi seperti kisah heroik lainnya, selalu ada musuh bebuyutan. Kali ini bukan monster, tapi Komnas HAM dan KPAI. Mereka datang membawa kitab hak asasi dan prinsip-prinsip pendidikan yang “lebih humanis”. Komnas HAM bilang pelibatan TNI itu bukan kewenangan mereka. Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro, menyarankan fokus ke edukasi karier. KPAI? Mereka khawatir soal dampak psikologis. Ya ampun, memangnya yang anak-anak ini butuh pelukan, bukan push-up?

Namun Dedi Mulyadi tak gentar. Ia balas dengan coolness luar biasa, menyebut kritik itu wajar. Bahkan dengan elegan, ia mengundang Komnas HAM dan KPAI untuk datang ke barak, agar tahu bagaimana rasanya disentuh keajaiban disiplin di pagi buta, ditemani nasi bungkus dan air mineral hangat.

Baca Juga

5a460fc4-b5a8-48d2-9efe-fdf4b6b456c5

Tawuran Pelajar,Potret Buram Dunia Pendidikan

Maret 28, 2026
Evening street scene with people socializing

Aceh Mengaji Masihkah Menjadi Tradisi?

Maret 25, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Maret 12, 2026

Apakah ini solusi paling ideal? Siapa peduli. Yang penting anak-anak yang sebelumnya bikin resah sekarang bisa lari 10 putaran tanpa pingsan. Kalau dulu demo sambil lempar batu, kini mereka bisa demo sambil nyanyi mars TNI. Siapa tahu, ke depan kita punya generasi baru, bukan cuma cerdas dan santun, tapi juga bisa merayap di bawah kawat berduri.

Jika anak ente mulai menunjukkan tanda-tanda kenakalan remaja, jangan buru-buru ke psikolog. Daftarkan saja ke program ini. Gratis trauma, bonus baret.

Karena di Jawa Barat, masa depan anak-anak tak lagi dibentuk di ruang kelas, tapi di medan tempur moral yang bernama barak.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Manna Haikal

Manna Haikal

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com