🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Muslimin Lamongan
bunga-bunga di semesta semerbak indah tak terhingga
aku mencintai bunga-bunga dan penciptanya
Maha Indah terbata lidah mengagum kata
ingin kusunting disemat di jiwa tanpa tara
namun kuurungkan menggotes layu akhirnya
biarkan rekah bersama angin dan matahari
dan kamu tersenyum di antara bunga-bunga itu
paling kuntum menawan jantung degupku
meski kemarau tak reda, mekarmu menggetas duka sirna
sebagai lelaki yang mencintai bunga-bunga
kujaga taman hatimu tanpa resah
sebab keindahanmu menawan lara
aku ingin mekarmu tak letih
aku ingin cinta kasihmu abadi
Lamongan, 1 Mei 2025
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






