POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Bumi

One Person One Tree untuk Setiap ASN Kemenag yang Merayakan Ultah

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
April 28, 2025
in Bumi, Lingkungan, Penanaman Pohon, pohon
0
One Person One Tree untuk Setiap ASN Kemenag yang Merayakan Ultah - IMG 20250428 WA0007 | Bumi | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Hari ini (28/4/2025), saya tidak sedang menjadi tukang ngopi biasa. Hari ini, saya diangkat langsung oleh takdir menjadi saksi sejarah. Bertempat di acara bertitel garang, Kegiatan Implementasi Ekoteologi Asta Protas, saya duduk berdampingan dengan dua jenderal penyelamat bumi, Dr. Muhajirin Yanis, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, dan Ir. Adi Yani, MH, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kalbar. Mereka berbicara tentang hutan, tentang pohon, tentang bumi yang megap-megap. Sementara saya, yang keahlian utamanya adalah menyeruput liberika, berusaha keras tampil serius agar tidak ketahuan kalau sebenarnya saya cuma figuran latar.

Namun hari itu lahir satu gagasan sederhana tapi seberat satu galaksi, One Person One Tree. Setiap ASN Kemenag Kalbar, lebih dari 3.800 pegawai lebih, wajib menanam sebatang pohon saat ulang tahun. Tiup lilin boleh, potong kue silakan, tapi wajib cangkul tanah dulu. Ini bukan lagi seremoni bancakan yang berakhir foto rame-rame, ini janji untuk menambah paru-paru bumi dengan tangan sendiri.

One Person One Tree untuk Setiap ASN Kemenag yang Merayakan Ultah - 6A078376 AC82 490E 9C9C 8225E59B3FD2 | Bumi | Potret Online
Baca Juga
Penanaman Pohon
Forkopinda Bersama Kacabdindik Aceh Selatan Ikut Penanaman Pohon
23 Agu 2022

Muhajirin Yanis tidak cuma berpidato sambil melambai. Ia membuktikan. Di ulang tahunnya ke-57, beliau turun tangan menanam pohon matoa. Sementara di belakangnya, ASN-ultah lainnya menyusul, menanam pohon di wilayahnya masing-masing. Saya yang biasanya skeptis dengan upacara macam ini, mendadak ingin memborong cangkul grosiran.

Semua ini bukan tiba-tiba. Sebelumnya, pada 22 April kemarin, bertepatan dengan Hari Bumi, lewat perintah tegas dari Muhajirin Yanis, seluruh kantor Kemenag, madrasah, KUA, ormas keagamaan, hingga majelis agama se-Kalbar disuruh angkat cangkul bareng-bareng. Hasilnya? Mereka berhasil menanam 9.776 pohon matoa, plus 22.680 pohon produktif lainnya. Total 32.456 pohon baru berakar di tanah Kalbar hanya dalam sehari. Ini bukan sekadar gerakan, ini invasi cinta terhadap tanah.

1001550539_11zon
Baca Juga
Esai
Kala Penyuluh Agama Islam dan DLH Bersatu dalam Aksi Peduli Lingkungan di RTH Tapaktuan
26 Mei 2026

Gerakan ini lebih dari sekadar penting, ini urgent seperti HP lowbat tanpa charger. Karena kenyataannya, bumi kita sedang kehabisan napas. Pada tahun 2023, Indonesia kehilangan sekitar 257.384 hektare hutan. Alih-alih membaik, tahun 2024 malah bertambah menjadi 261.575 hektare. Deforestasi seperti banjir yang makin menggila. Kalimantan, tanah tempat saya berdiri ini, menjadi episentrum kiamat kecil.

Ada usaha rehabilitasi, memang. Tahun 2024, Indonesia berhasil merehabilitasi sekitar 217.900 hektare hutan dan lahan. Tapi kalau deforestasi naik, rehabilitasi terasa kayak menyiram padang pasir dengan botol air mineral.

Baca Juga
Aceh
Harapan Kita Untuk Aceh Yang Lebih Baik
27 Nov 2017

Sebelum gagasan ulang tahun pohon ini, Kemenag juga sudah mencetuskan tradisi unik, siapa mau menikah, tanam dua pohon dulu. Setiap tahun, sekitar 2.000 orang menikah di bawah Kemenag Kalbar, artinya 4.000 pohon baru tiap tahun lahir dari cangkul cinta. Lalu, entah karena ilham surgawi atau keisengan kopi, saya mengusulkan tambahan, semua siswa baru madrasah wajib nanam pohon, dan wajib menjaga pohon itu hidup sampai lulus. Ide absurd ini malah disambut dengan serius. Saya membayangkan ribuan siswa dengan ijazah di satu tangan, dan pohon rindang di sisi lain, sambil berkata, “Ini alumni plus oksigen, Pak.”

Adi Yani, seperti jenderal yang sudah siap perang, menyambut gagasan ini dengan kesiapan logistik, 10.000 bibit pohon gratis tiap tahun. Sementara di Kalbar, 969.232 hektare lahan kritis menganga seperti luka lama yang belum pernah dijahit. Kemenag diminta ajukan permohonan bibit pohon, instansinya siap menyediakan. Bak gayung bersambut.

Saat perjalanan pulang, menyeruput kopi pinggir jalan yang sudah mendingin, saya sadar, mungkin dunia tidak butuh satu Superman, tapi ribuan manusia biasa yang rela memeluk cangkul, menanam pohon, dan menunda kehancuran dunia satu akar demi satu akar.

Kelak, saat bumi ini masih bernafas di masa depan, mungkin anak cucu kita akan bertanya, “Siapa penyelamatnya?” Lalu dunia menjawab, bukan Avengers, bukan tokoh Marvel, tapi para tukang ngopi, ASN ulang tahun, pengantin baru, siswa madrasah, dan orang-orang biasa yang menanam cinta ke dalam tanah.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Next Post
One Person One Tree untuk Setiap ASN Kemenag yang Merayakan Ultah - 2025 04 28 18 57 48 | Bumi | Potret Online

BENGKEL OPINI RAKyat

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah