POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Essay

RERASAN: SETERIKA ARANG

Redaksi by Redaksi
April 16, 2025
in Essay
0

Oleh Muslimin Lamongan

Marak di medsos seorang guru SD memberi tutorial cara menyeterika pakaian pada para siswanya. Kemudian para siswa mempraktikkannya. Hasilnya? Para netizen memuji sang guru tersebut. Dalam video tersebut tampak para siswa antusias melakukannya. Diiringi canda tawa, mereka menyeterika dengan gembira. Pakaian yang diseterika terlihat rapi. Hal yang sederhana, namun akan selalu dikenang para siswa. Membekas dan tersimpan, terwujud dalam perilaku rapi dan penuh tanggung jawab. Kelak mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melihat video itu, saya jadi teringat kenangan waktu kelas 6 SD. Tahun 1982, empat puluh tiga tahun yang lalu. Waktu ujian praktik keterampilan, yang pertama membuat vas bunga dari tampar plastik. Yang kedua, menyeterika baju dan celana dengan seterika arang. Waktu itu listrik belum terpasang. Sebelum praktik, ibu guru menjelaskan cara membuat vas bunga dan menyeterika pakaian. Tibalah saat praktik menyeterika. Bau arang yang membara segera menyergap hidung. Dengan cepat membuat panas seterika, cekatan kami melakukan tugas dengan gembira. Rupanya hasil seterikaan kami cukup baik, licin berbau eksotis. Terlihat ibu guru tersenyum senang melihatnya. Terbukti hingga sekarang, saya sering menyeterika pakaian sendiri, tidak membebani Mak. Sampai berkeluarga, bila istri sibuk, saya menyeterika sendiri dengan senang hati. Mencuci dan menyapu juga kegiatan yang sering saya lakukan. Kegiatan yang tampak sederhana, namun tidak merasa terbebani dan sedikit meringankan beban orang lain. Jadi, laki-laki yang menyeterika sendiri tidak akan jatuh gengsi atau rendah diri.

Baca Juga
  • RERASAN: SETERIKA ARANG - 8584e910 8395 4c74 8036 e957c62e0fdc 2 | Essay | Potret Online
    Essay
    Detik-detik STY, Dipecat atau Tidak
    06 Jan 2025
  • RERASAN: SETERIKA ARANG - a2e0aa03 b08a 49ad b54d b5f4bc59777d | Essay | Potret Online
    #Pendidikan
    Pendidikan Karakter ala Dedi Mulyadi, Barak Sebagai Sekolah Kehidupan
    04 Mei 2025

Saya kira, mengajarkan keterampilan keluarga pada anak-anak sejak dini adalah hal yang baik. Anak-anak perlu dibiasakan mengerjakan pekerjaan rumah secara mandiri. Menyapu, merapikan baju, menyeterika, diajak masak-memasak, adalah aktivitas yang bisa menjadi cara belajar pendewasaan. Juga sarana berlatih untuk kemandirian anak. Di samping orang tua, para guru seyogyanya mendidikkan keterampilan keluarga dalam kegiatan belajar-mengajarnya. Meski hidup di era teknologi canggih, anak-anak perlu bekal keterampilan keluarga. Memang banyak pekerjaan rumah bisa diselesaikan dengan teknologi. Akan tetapi, sentuhan tangan terampil dan keceriaan rasa menjalani, menjadikan kehidupan keluarga semakin harmonis. Keutuhan keluarga bisa tercapai. Keluarga menjadi bahagia. Menjalar dalam seluruh wilayah bahkan sebangsa. Anak-anak yang biasa mandiri menjadi tangguh ketika menghadapi berbagai benturan kehidupan. Bayangkan jika generasi Indonesia bisa mandiri secara penuh, cita-cita bangsa yang mulia bisa terwujud segera. Amiiin……….

Lamongan, 15 April 2025

Baca Juga
  • RERASAN: SETERIKA ARANG - IMG 20250227 WA0009 | Essay | Potret Online
    Essay
    Saya Kira Banyak Marah, Ternyata Semua Setuju
    27 Feb 2025
  • 02
    Essay
    RISMA DAN ANTROPOLOGI MARAH
    12 Okt 2021

Previous Post

Pentingnya Mengembangkan Talenta Gen Z di Era AI

Next Post

Sekolah Rakyat

Next Post
RERASAN: SETERIKA ARANG - IMG_4151 | Essay | Potret Online

Sekolah Rakyat

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah