POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Kumpulan Sajak Alkhair Aljohore@

RedaksiOleh Redaksi
April 11, 2025
Tags: #Puisi
Anakku Bila Abah Sudah Tua
🔊

Dengarkan Artikel

– berkait dengan Gaza dan keluhan insan

Sajak 1: 

“Doa yang Tak Sampai”

Langit sudah kenyang dengan jeritan,

Doa berjejer, panjang seperti malam Gaza.

Tangan-tangan kecil menggapai awan,

Tapi langit tetap biru, tetap diam.

Adakah Tuhan tidur dalam kebesaran-Nya?

Atau sengaja diam agar manusia marah?

Di masjid, suara menderu tangis,

Di bumi Gaza, darah masih menitis.

Kita tanya: adakah ini ujian, atau hukuman?

Atau hanya sunyi yang menyamar sebagai Tuhan?

Ironis—peluru lebih cepat dari doa,

Dan bayi mati lebih dulu dari harapan.

—10.4 25

Sajak 2: 

“Tuhan dan Bangkai Anak Kecil”

Gaza terbakar, tapi Tuhan tak berkedip,

📚 Artikel Terkait

Transfer Ilmu dalam Gelap

Memaknai Fitrah sebagai Potensi

Menggugat Pernyataan Menkeu: Guru Penopang Bangsa, Bukan Beban

Projek Dosen Menulis

Adakah kuasa-Nya hanya untuk zaman dulu?

Beribu mulut memekik nama-Nya,

Tapi tangan-Nya tak jua turun ke bumi.

Kita disuruh sabar, tunduk, redha,

Sedang zionis berpesta atas kubur saudara.

Adakah doa perlu visa untuk sampai?

Atau Tuhan sedang hitung dosa sebelum bertindak?

Paradoks paling kelam dalam sejarah ini:

Yang membunuh tertawa, yang berdoa dikafani.

Jika ini kehendak-Nya, di mana belas-Nya?

Jika bukan, maka siapa yang sedang memerintah dunia?

— 10.4.25

Sajak 3:

“Langit yang Membisu”

Langit tahu, tapi diam.

Tanah retak, darah tumpah, tapi tiada petir pun jatuh.

Kita bangun malam demi Tuhan,

Namun Gaza tetap jadi nisan yang tumbuh.

Mereka bilang, “Sabar, itu pahala.”

Tapi berapa anak lagi perlu jadi syahid sebelum langit terbuka?

Kita bertanya—dan mereka gelisah,

Kerana pertanyaan ini bukan dari kafir, tapi dari luka.

Mungkin Tuhan itu benar ada,

Tapi tak seperti yang disangka manusia.

Kerana jika Dia adil, dan tahu, dan mampu,

Mengapa Gaza masih jadi liang tanpa nisan dan nama?

10.4.25

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Tags: #Puisi
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Agomo Budoyo

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00