POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home # Kebijakan Trump

Ketika Dunia Berlutut dan Hollywood Dibuang ke Tong Sampah

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
April 10, 2025
in # Kebijakan Trump, #Moneter,
0
Ketika Dunia Berlutut dan Hollywood Dibuang ke Tong Sampah - 1000490659_11zon | # Kebijakan Trump | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Di suatu pagi yang tenang, matahari terbit seperti biasa di atas Gedung Putih. Tapi, di dalamnya, badai ekonomi sedang bergemuruh. Donald J. Trump, Presiden, miliarder, juru selamat dunia versi dirinya sendiri, telah menembakkan ancaman dagang ke 60 negara sekaligus. Itu setara jumlah negara peserta Miss Universe. Hanya saja alih-alih perebutan mahkota, mereka berebut tidak dikenai tarif impor 2000%.

Apa yang terjadi setelah itu? Telepon berdering. Satu. Dua. Tiga. Lima puluh. Negara-negara itu menelepon, katanya. Bukan sekadar menelepon, tapi mengemis, menangis, tersedu, seperti peserta audisi American Idol yang salah nada tapi tetap berharap dikasih golden ticket.

Ketika Dunia Berlutut dan Hollywood Dibuang ke Tong Sampah - e3d17ca9 87b6 4251 91e9 4ed2c4ece080 | # Kebijakan Trump | Potret Online
Baca Juga
# Kebijakan Trump
Omongan Presiden Cuma Jadi Omon-Omon: Kedaulatan Indonesia Masih Dipermainkan Amerika
16 Jul 2025

“Kalian tahu, karena saya katakan, negara-negara ini menelepon kami, mencium pantat saya. Mereka sangat ingin membuat kesepakatan. Tolong..tolong Pak, buatlah kesepakatan. Aku akan melakukan apa saja. Aku lakukan apa pun, Pak” kata Trump saya kutip dari Kompastv.

Kita tidak tahu pasti apakah ini benar atau hanya bagian dari alam semesta alternatif Trump. Tapi yang jelas, Vietnam langsung ngacir ke meja perundingan, membuka bajunya (dalam makna diplomatik), dan berkata, “Saya nol-kan tarif impor barang AS. Asal tolong… tolong… 46 persen tarif Anda kurangi ya, Pak.” Begitu tulusnya, nyaris seperti pengakuan cinta di drama Korea.

Ketika Dunia Berlutut dan Hollywood Dibuang ke Tong Sampah - 1001294412_11zon | # Kebijakan Trump | Potret Online
Baca Juga
# Kebijakan Trump
Ketika Senjata Tarif Presiden Trump Dianggap Illegal Oleh Mahkamah Agungnya
22 Feb 2026

Meksiko, tak mau kalah, langsung mengambil sikap “kooperatif tingkat dewa”. Barang kali mereka masih trauma dibentak suruh bangun tembok beberapa tahun lalu, jadi sekarang pilih damai, asal jangan disuruh ngaduk semen lagi.

Namun, di ufuk Timur jauh, sebuah kekuatan kuno bangkit. Tiongkok. China. Negeri Panda. Negeri yang bisa membuat sendok dari nasi. China tidak menangis. China tidak menelepon.
China tidak mencium pantat siapa pun. Yang dilakukan China adalah satu hal yang mengguncang fondasi dunia hiburan, akan melarang film-film Amerika. Film-film Amerika dilarang, dibanned, dideporte. Sudah diputuskan dengan palu kemahakuasaan partai komunis.

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
Baca Juga
# Kebijakan Trump
Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas
30 Mar 2026

Karena buat China, kalau kamu kena tarif 104% mulai 9 April 2025, naik dari sebelumnya yang “cuma” 34%, maka jawaban yang paling logis adalah: “Kami tidak akan menonton Avengers 12: Endgame Reboot. Tidak lagi.”

Hollywood langsung panik. Studio besar berkeringat. Sutradara menjerit. Aktor-aktor terkenal meringkuk di pojokan rumah, memeluk Oscar mereka sambil berkata, “Katakan ini hanya mimpi buruk…”

Tahun 2024 saja, film-film Hollywood menghasilkan 585 juta dolar AS di China, itu sekitar Rp 9,9 triliun atau setara seratus miliar bungkus mi instan rasa rendang. Sekarang? Hancur. Lenyap. Ditiup angin komunisme. China bilang, “Tolong ya, kami sekarang cukup dengan film kami sendiri. Kungfu Panda, tapi versi realistik dan bisa bela diri beneran.”

Seolah belum cukup, China menyiram bensin ke api. Mereka umumkan tarif baru sebesar 84% atas seluruh barang impor dari Amerika. Tarif ini akan mulai berlaku tepat pukul 12.01 waktu Beijing, 10 April. Detiknya pun dihitung. Ini bukan ekonomi, ini perang kosmik lintas dimensi.

Belum selesai. China tambahkan 12 perusahaan Amerika ke daftar kontrol ekspor. Mereka juga menambahkan 6 perusahaan Amerika ke dalam daftar entitas tidak dapat diandalkan. Apa artinya? Artinya perusahaan-perusahaan itu akan diperlakukan seperti mantan yang pernah selingkuh, tidak akan dipercaya lagi sampai dunia kiamat dan reinkarnasi 3 kali.

Beberapa dari perusahaan ini bergerak di bidang AI. Ya, Artificial Intelligence. Mesin cerdas. Robot masa depan. Sekarang mereka dianggap musuh negara. Siap-siap saja nanti AI bikin puisi tentang patah hati karena diputusin China.

Di dalam negeri Amerika sendiri, rakyatnya terus turun ke jalan memprotes kebijakan presidennya sendiri. Bahkan, gerakan untuk memakzulkan sudah dimulai dengan nama 50501 dan Hands Off. Gerakan ini semakin meluas. Namun, Trump masih tenang. Ia masih sibuk menyisir rambut jagungnya.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Next Post
Ketika Dunia Berlutut dan Hollywood Dibuang ke Tong Sampah - 1000490825_11zon | # Kebijakan Trump | Potret Online

Meneguk Sejuk Sensasi Danau Laut Tawar Takengon Sambil Lebaran

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah