• Latest

Cara Prabowo Melawan Tarif Donald Trump

April 10, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Cara Prabowo Melawan Tarif Donald Trump

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
April 10, 2025
Reading Time: 3 mins read
Tags: Donald TrumpEkonomiPolitik
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Sebelumnya saya telah bahas cara China, Vietnam, Kanada, dan Meksiko melawan tarif Donald Trump. Kali ini giliran presiden kita, Prabowo ikut melawan. Seperti apa caranya? Sambil seruput kopi long black, yok kita kepoin strategi negeri ini melawan negara raksasa, Paman Sam.

Setelah bertapa cukup lama dalam diam diplomatik, Presiden Prabowo Subianto akhirnya muncul dari balik kabut kekuasaan, tak lain demi satu hal, melawan tarif 32% dari Donald Trump. Ya, Trump, sosok yang seperti boomerang ekonomi, dilempar dari Gedung Putih, tapi kembali dalam bentuk kebijakan dagang yang bikin pusing 60 negara. Termasuk kita.

Tarif ini bukan sembarang tarif. Ia datang seperti utang tetangga, tiba-tiba, besar, dan bikin kepala cenat-cenut. Ekspor Indonesia, dari tekstil sampai furnitur, mendadak seperti korban tilang ekonomi. Kena tarif, disuruh minggir, lalu disuruh bayar denda pakai nasib buruh.

Baca Juga

Negara yang Mendidik dan atau Negara yang Menghukum

Negara yang Mendidik dan atau Negara yang Menghukum

Maret 30, 2026

Tatanan Klientisme dan Disrupsi Politik

Februari 11, 2026

Board of Peace: Legitimasi Penjajahan yang Mengkhianati Sejarah dan Konstitusi Indonesia

Januari 31, 2026

Tapi Prabowo tak tinggal diam. Ia tidak memilih jalur meditasi, melainkan langsung mengirim Airlangga Hartarto ke Washington. Ya, seperti Gadjah Mada dikirim nyari Majapahit versi ekspor. Misinya, negosiasi atau pulang dengan tangan penuh oleh-oleh kebijakan.

Sementara itu, Prabowo merombak kebijakan dalam negeri seperti tukang bangunan yang baru baca buku Feng Shui. Ia buka kuota impor barang penting, dari bahan pokok sampai mimpi buruk industri lokal. Logikanya, kalau tak bisa ekspor, ya biar rakyat dapat barang murah dari luar. Soal industri dalam negeri tenggelam? Ya kita lihat saja siapa yang bisa berenang.

Tak berhenti di situ, Prabowo pun melirik Afrika. “Pasar baru!” katanya. “Negeri harapan!” serunya. Ia mengapresiasi pengusaha-pengusaha kita yang mulai masuk ke benua itu. Katanya, Indonesia tak boleh bergantung pada satu pasar. “Kita harus berdiri di atas kaki sendiri!” teriaknya, dan sebagian rakyat membayangkan Indonesia jadi colossus ekonomi berdiri tegak di Samudra Hindia, memegang daging rendang di satu tangan, dan strategi dagang di tangan lainnya.

Tentu saja para ekonom langsung muncul dari balik seminar. “Ini langkah berani, tapi risiko tinggi,” kata satu ekonom yang tidak pernah senyum.

“Diversifikasi pasar butuh biaya besar,” ujar yang lain sambil menunjukkan grafik inflasi pakai laser pointer.

“Hati-hati, impor besar-besaran bisa matikan UMKM!” teriak dosen ekonomi sambil menyeruput kopi sachet rasa nasionalisme.

Belum cukup drama? Tenang. Politik pun ikut berguncang. Di tengah gegap gempita Lebaran, Prabowo bertemu Megawati Soekarnoputri. Empat mata. Tak ada rundown. Tak ada MC. Hanya dua tokoh yang pernah berseteru, kini duduk bersama, mungkin bahas ekonomi, mungkin nostalgia, atau mungkin hanya sekadar makan nasi goreng.

Publik gempar. Pengamat politik berspekulasi keras, “Apakah ini rekonsiliasi? Koalisi besar?” Yang lain bertanya, “Apakah ini akan membuat harga minyak goreng turun?”

Tidak ada yang tahu. Tapi semua menebak.

Intinya, kebijakan Prabowo adalah ritual eksorsisme terhadap setan tarif global. Trump adalah ancaman. Afrika adalah tanah harapan. Airlangga adalah duta besar yang dikirim ke neraka kebijakan dagang.

Apakah ini akan berhasil? Siapa tahu. Tapi yang jelas, Indonesia kini berdiri di atas panggung ekonomi dunia dengan kepala tegak, dompet separuh isi, dan kuota impor yang terbuka lebar.

#camanewak

Rosadi Jamani

ADVERTISEMENT

Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Melatih Cara Pandang

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com