POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Semakin Berisi, Semakin Merunduk

RedaksiOleh Redaksi
April 7, 2025
Tags: Literasi
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Drs.Mochamad Taufik. M.Pd.

Dalam budaya Nusantara, kita mengenal sebuah peribahasa yang sarat makna: “Ilmu padi, semakin berisi, semakin merunduk.” Ungkapan ini tidak hanya sekadar kalimat puitis, melainkan mengandung pelajaran moral yang mendalam: semakin tinggi ilmu dan pengalaman seseorang, maka seharusnya semakin rendah hati pula sikapnya.

Sayangnya, di tengah laju modernitas yang serba cepat dan kompetitif, semangat ini mulai terkikis. Tak jarang, seseorang yang telah mencapai gelar akademik tinggi atau posisi sosial tertentu justru menjadikan ilmunya sebagai alat kesombongan. Padahal, Al-Qur’an secara tegas melarang sikap seperti ini.

Dalam QS. Al-Isra’ ayat 37, Allah Swt. mengingatkan:
“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.”

Ayat ini menyadarkan bahwa kesombongan hanyalah ilusi. Manusia tidak akan pernah mampu menembus bumi atau menjulang setinggi gunung. Maka, rendah hati adalah pilihan yang lebih bijak bagi orang beriman dan berilmu.

Dalam ranah keilmuan, sikap rendah hati justru menjadi kunci pengembangan diri. Psikolog Margarani dan Budiyani (2021) dalam penelitian mereka menunjukkan bahwa kerendahan hati berperan penting dalam membentuk kemampuan memaafkan, empati, dan hubungan sosial yang sehat. Hal ini relevan dalam konteks pendidikan, di mana interaksi antarpelajar dan pendidik akan lebih bermakna bila dilandasi semangat saling menghargai.

📚 Artikel Terkait

Mengenal Aan Rehan, Siswa SMK Agribisnis yang Bisa Menembus NASA

Tentang sepeda listrik

Untaian Puisi Dinda Anjelly

Puisi-Puisi Tabrani Yunis

Sementara itu, Megawati (2022) menyoroti pentingnya intellectual humility atau kerendahan hati intelektual sebagai benteng dari bias kognitif di era informasi. Ketika seseorang merasa paling benar dan menutup diri dari sudut pandang lain, maka ia rentan tersesat dalam sempitnya pemahaman.

Begitu pula dalam dunia pendidikan tinggi. Penelitian terbaru oleh Zulfa dan Santoso (2023) menegaskan bahwa mahasiswa yang memiliki sikap rendah hati cenderung lebih kolaboratif, terbuka pada kritik, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga matang secara emosional.

Fenomena kesombongan intelektual sejatinya menghambat pertumbuhan. Seseorang yang merasa “sudah tahu segalanya” sejatinya sedang menutup pintu pembelajaran. Sedangkan mereka yang rendah hati akan terus belajar, karena menyadari bahwa ilmu itu tak pernah usai.

Dunia kerja pun menghargai karakter seperti ini. Perusahaan-perusahaan terkemuka kini lebih memprioritaskan emotional intelligence, bukan hanya IQ. Kolaborasi, kepemimpinan yang empatik, dan kemampuan mendengar adalah nilai-nilai yang lahir dari kerendahan hati.

Pada akhirnya, ilmu bukanlah milik pribadi. Ia adalah titipan dari Tuhan untuk membawa manfaat. Maka, semakin tinggi ilmu, seharusnya semakin tinggi pula rasa syukur, semakin besar semangat berbagi, dan semakin dalam kerendahan hati.

Karena sejatinya, yang benar-benar berisi… justru tidak pernah merasa lebih tinggi dari yang lain.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: Literasi
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Realitas Utang

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00