POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Untaian Puisi Ayumi

RedaksiOleh Redaksi
March 23, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Rintih


Oleh : Ayumi
Aku pulang pada-Mu, ya Rabbi,
Tapi, bukan sebagai hamba yang suci,
Melainkan debu hina nan pekat.
Aku terlalu rendah dari sekadar pemaksiat.
Langkahku berat, bukan karena rentang,
Tapi, karena cela yang menggunung,
Bahkan bentala pun enggan menanggung.

Kau jadikan Ramadhan bagai derai hujan,
Membasuh dosa relung pelukan,
Tapi apakah aku layak disiram?
Sedang hatiku telah karam,
Kering, tandus, tak berirama.
Aku berpuasa, tapi akankah itu diterima?
Aku bersujud, tapi benarkah bumi tak muak menadahnya?

Lembayung pekat bersimbah cahaya,
Sedang aku hanyalah bayang lara,
Bersembunyi di balik gelap, takut menatap-Mu.
Tuturku serak, tangisku tak menderu,
Bahkan air mataku pun tak jatuh sebab malu,
Seakan ia tahu betapa hinanya aku di hadapan-Mu.

Jikalau Ramadhan ialah pintu yang Kau kuak,
Biarkan kumengetuknya walau dada kusesak.
Jika ampunan-Mu seluas segara,
Biarkan aku melebur di lekuknya,
Hingga aku tak lagi menemukan bayangku,
Melainkan hanya Engkau… hanya Engkau…
Ya Qayyumu…

Sunyi nan Bertasbih

📚 Artikel Terkait

Gelisah Di Hamparan Sawah

Prahara Rumah Tangga Akibat Putusan MK

Jambatan Sastera Kelantan – Aceh Segera Luncur

Pedal-Pedal Doa di Jalanan Kota

Antariksa menggelar dalam semburat temaram,
Purnama tergelayut bak lentera kesabaran,
Samara malam sapa lirih,
Menyampaikan doa-doa yang mengalir tiada suara.

Setapak redup, langkah-langkah kecil bergegas,
Mengarungi mahligai suci yang mendambakan sujud.
Tiada riuh metropolis nan membahana,
Hanya lantunan ayat yang meluruhkan sedu.

Di meja sederhana, lengan-lengan menengadah,
Bukanlah karena mewahnya sajian nirwana,
Melainkan karena syukur yang tak terbendung,
Atas seteguk air, dan sebutir kurma,
Serta kasih dan sayang yang tak terkira.

Lapar ini tak sekadar lambung nan hampa,
Tetapi, jiwa yang belajar merunduk,
Menelusuri makna dalam kian detik yang berlalu,
Di sela silau fajar serta remang senja.

Lalu rembulan singgah dalam keagungan,
Membuka tirai langit dengan jutaan bintang.
Insan berdiri dalam rakaat tak bertepi,
Membiarkan jiwa tenggelam dalam takbir.

*Penulis adalah peserta kelas menulis Sigupai Mambaco dan ikut dalam tantangan menulis puisi ramadan. Penulis siswa MAN Inovasi Aceh Barat Daya

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00