POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA

RedaksiOleh Redaksi
March 21, 2025
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh Diro Aritonang

Kutulis puisi yang bukan puisi
tak ada metafora tak ada imaji
apa kata hati kutulis penuh emosi
kutulis puisi yang bukan puisi
tak ada irama tak ada metonymi
puisi transparan ungkap kata hati
hanya ingin kusebut yang berempati
nama-nama penyair di dunia
yang tersentuh hati
pada kebesaran nama Krakatau
yang telah menunjukkan kemurkaan
sekaligus menunjukan keindahan
nilai kemanaan hidup

kutulis puisi yang bukan puisi
pada mereka, semua penyair
tersentuh ilmu pengetahuan
tersentuh langit yang memerah
tersentuh matahari terbenam
tersentuh perasaan cinta
tersugesti fenomena krakatau
memori letusan yang mempesona
sekaligus mematikan
seperti sugesti Alfred Lord Tennyson
memindahkan Krakatau dalam St Telemachus,
tentang terbenamnya seratus matahari
surat puitik “Nature” Gerard Manley Hopkins
matahari terbenam di Krakatau
Ravi Panamanna dari India
letusan Krakatau ada dalam diri manusia
manisnya puisi Aimé Césaire
dalam “Lost Body” menjadi Krakatau
Lisa Arnold yang melihat
warna Transient Krakatau
keterpesonaan tak terhingga
efek global Krakatau mendunia
hingga dalam citraan dan pikiran
banyak lagi penyair dunia
tersentuh dan tergugah
diungkap penuh perasaan mendalam
seperti Robert Guerrero
dalam puisinya “Krakatoa All Over Again”
mengangkat perasaan Australia
juga Jennifer Willoughby
puisi yang menggugah “Your Wife As Krakatoa, 1883”
tentang amukan Krakatau yang menghancurkan
tak kalah puisi Yoseph Michael Subekti
yang mengingatkan “Krakatoa Island of Volcano”
jika anda di sana, hidup akan hilang
mati oleh abu dan racun gas.
puisi “Krakatoa” David Rowbotham
penyair Queensland, mengungkap puitis
laut menagis seperti setan
dasar laut berderit, diam-diam
ikan mati mengambang, burung mengelam
coretan puitik Joan Colby “Burdock”
merubah perjalanan ke Krakatoa
dari fumeroles kecil orgiastic
dalam tekad untuk meledak
bahkan Sarah Lindsay
ungkap Krakatau berpisah dengan suara menyilaukan
dalam “Elegi for The Quangga” yang ironis

aku tulis puisi yang bukan puisi
walau aku tak habis bertanya dalam diri
tak menemui penyair bangsaku sendiri
apa hanya Muhammad Saleh
aku tak tahu dimana hati penyair bangsaku
dimana rasa empati puluhan ribu yang mati
yang disiksa penjajah dan tsunami
sementara dunia matanya berkaca-kaca

📚 Artikel Terkait

LAILATULQADAR

Menakar Beban Tanggung Jawab Guru di Era Digital

Kacabdisdik Bireuen Inisiasi Bantuan Sepeda untuk Siswa Miskin, Mukhlis Takabeya Respon Positif

KODRAT DAN PRASANGKA BAIK

aku tulis puisi yang bukan puisi
atas hormatku pada penyair yang berempati
kagum pada dampak letusan Krakatau
seperti Alan Gould lewat “Krakatoa” yang mencekam
Silas mengungkap “It’s Krakatoa Tonight”
penuh kedalaman cinta
“Krakatoa” TheresaC dengan imaji tinggi
aroma mistik, ritual, ancaman nasib
makna abu dan debu
akan kecemasan dan kebencian
cerita puitis Neela Dolezal tentang kehidupan baru
hadirnya “Anak Krakatau” dari kisah menyedihkan
langit yang gelap, gelombang pasang menyapu desa
36.000 pergi selamanya
sampai “Sight” Wilfrid Wilson Gibson
yang mencari perumpamaan, dalam penglihatan
lebih merah dari api Krakatau.

kutulis puisi yang bukan puisi
tidak sebatas puisi
empati pun tumbuh di hati musisi
lirik-lirik musik agungkan Krakatau
John Curulewski dari band Styx
Krakatau menjadi sifat keangkaraan
sebagai sendawa api bumi
juga “Krakatau” Saxon
berkisah tentang Krakatau
bumi adalah Sunda dengan raungan mematikan
“Over Krakatoa” bersama Nektar
umpama aku lebih Krakatau dari pada microlite
lirik puitik yang panjang “Lava”
lagu The B-52 yang penuh emosi
hatiku bagai Krakatau
hidupkan lahar cinta
jangan lahar cinta berubah jadi batu
lahar panas
lahar panas
lahar merah panas
gairah
lahar gairah
lahar api merah

Kalianda, Bandung, 2013-2014

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

BENGKEL OPINI RAKyat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00