• Latest
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA - e97645e9 7e8e 459c 91de 262fd22d4da6 | Puisi | Potret Online

EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA

Maret 21, 2025
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Puisi | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA - e97645e9 7e8e 459c 91de 262fd22d4da6 | Puisi | Potret Online

EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA

Redaksi by Redaksi
Maret 21, 2025
in Puisi
Reading Time: 3 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Oleh Diro Aritonang

Kutulis puisi yang bukan puisi
tak ada metafora tak ada imaji
apa kata hati kutulis penuh emosi
kutulis puisi yang bukan puisi
tak ada irama tak ada metonymi
puisi transparan ungkap kata hati
hanya ingin kusebut yang berempati
nama-nama penyair di dunia
yang tersentuh hati
pada kebesaran nama Krakatau
yang telah menunjukkan kemurkaan
sekaligus menunjukan keindahan
nilai kemanaan hidup

Baca Juga

a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA - c55c503b 60a2 40a1 b01e d3c1585dfd3d | Puisi | Potret Online

​TEOLOGI LIMBAH

Maret 19, 2026
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA - 1ce9aa77 c1d1 4186 b427 c4ed29e50cdd | Puisi | Potret Online

Pada Secangkir Cinta

Maret 9, 2026

kutulis puisi yang bukan puisi
pada mereka, semua penyair
tersentuh ilmu pengetahuan
tersentuh langit yang memerah
tersentuh matahari terbenam
tersentuh perasaan cinta
tersugesti fenomena krakatau
memori letusan yang mempesona
sekaligus mematikan
seperti sugesti Alfred Lord Tennyson
memindahkan Krakatau dalam St Telemachus,
tentang terbenamnya seratus matahari
surat puitik “Nature” Gerard Manley Hopkins
matahari terbenam di Krakatau
Ravi Panamanna dari India
letusan Krakatau ada dalam diri manusia
manisnya puisi Aimé Césaire
dalam “Lost Body” menjadi Krakatau
Lisa Arnold yang melihat
warna Transient Krakatau
keterpesonaan tak terhingga
efek global Krakatau mendunia
hingga dalam citraan dan pikiran
banyak lagi penyair dunia
tersentuh dan tergugah
diungkap penuh perasaan mendalam
seperti Robert Guerrero
dalam puisinya “Krakatoa All Over Again”
mengangkat perasaan Australia
juga Jennifer Willoughby
puisi yang menggugah “Your Wife As Krakatoa, 1883”
tentang amukan Krakatau yang menghancurkan
tak kalah puisi Yoseph Michael Subekti
yang mengingatkan “Krakatoa Island of Volcano”
jika anda di sana, hidup akan hilang
mati oleh abu dan racun gas.
puisi “Krakatoa” David Rowbotham
penyair Queensland, mengungkap puitis
laut menagis seperti setan
dasar laut berderit, diam-diam
ikan mati mengambang, burung mengelam
coretan puitik Joan Colby “Burdock”
merubah perjalanan ke Krakatoa
dari fumeroles kecil orgiastic
dalam tekad untuk meledak
bahkan Sarah Lindsay
ungkap Krakatau berpisah dengan suara menyilaukan
dalam “Elegi for The Quangga” yang ironis

aku tulis puisi yang bukan puisi
walau aku tak habis bertanya dalam diri
tak menemui penyair bangsaku sendiri
apa hanya Muhammad Saleh
aku tak tahu dimana hati penyair bangsaku
dimana rasa empati puluhan ribu yang mati
yang disiksa penjajah dan tsunami
sementara dunia matanya berkaca-kaca

aku tulis puisi yang bukan puisi
atas hormatku pada penyair yang berempati
kagum pada dampak letusan Krakatau
seperti Alan Gould lewat “Krakatoa” yang mencekam
Silas mengungkap “It’s Krakatoa Tonight”
penuh kedalaman cinta
“Krakatoa” TheresaC dengan imaji tinggi
aroma mistik, ritual, ancaman nasib
makna abu dan debu
akan kecemasan dan kebencian
cerita puitis Neela Dolezal tentang kehidupan baru
hadirnya “Anak Krakatau” dari kisah menyedihkan
langit yang gelap, gelombang pasang menyapu desa
36.000 pergi selamanya
sampai “Sight” Wilfrid Wilson Gibson
yang mencari perumpamaan, dalam penglihatan
lebih merah dari api Krakatau.

kutulis puisi yang bukan puisi
tidak sebatas puisi
empati pun tumbuh di hati musisi
lirik-lirik musik agungkan Krakatau
John Curulewski dari band Styx
Krakatau menjadi sifat keangkaraan
sebagai sendawa api bumi
juga “Krakatau” Saxon
berkisah tentang Krakatau
bumi adalah Sunda dengan raungan mematikan
“Over Krakatoa” bersama Nektar
umpama aku lebih Krakatau dari pada microlite
lirik puitik yang panjang “Lava”
lagu The B-52 yang penuh emosi
hatiku bagai Krakatau
hidupkan lahar cinta
jangan lahar cinta berubah jadi batu
lahar panas
lahar panas
lahar merah panas
gairah
lahar gairah
lahar api merah

Kalianda, Bandung, 2013-2014

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Next Post
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA - nah loh_11zon | Puisi | Potret Online

BENGKEL OPINI RAKyat

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com