POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Menulis

Tetaplah Menulis Walau Dompet Tipis

Redaksi by Redaksi
Maret 17, 2025
in Menulis
0
Tetaplah Menulis Walau Dompet Tipis - 0ae6c288 fed4 4499 900b 2d85bd776784 | Menulis | Potret Online

Oleh : Ririe Aiko

Sebagai seorang penulis, saya kerap mendapat pertanyaan, “Mengapa memilih jalan ini?” Sebuah pertanyaan yang sering kali disertai tatapan heran, seolah menulis adalah keputusan yang irasional. Dalam pandangan banyak orang, menulis bukanlah profesi yang menjanjikan kemapanan finansial. Banyak penulis yang hidup dengan dompet tipis, karyanya hanya dibaca segelintir orang, dan nama mereka tenggelam dalam lautan tulisan yang terus bertambah setiap hari.

IMG_1062
Baca Juga
Budaya Menulis
‎Mendobrak Pintu Kebuntuan lo Menulis, Menerima Imbalan “Gaji” Dari  Tuhan  
04 Mei 2026

Namun, di balik semua itu, ada alasan yang membuat saya bertahan. Bukan semata karena cinta pada kata-kata, tetapi karena menulis adalah cara saya berbagi, berbagi ilmu, berbagi inspirasi, berbagi kebaikan. Dalam setiap paragraf yang lahir dari pikiran dan hati, ada nilai yang mungkin akan hidup lebih lama dari usia saya sendiri.

Menulis bukan sekadar pekerjaan; ia adalah bentuk kontribusi bagi kehidupan. Kata-kata yang dituliskan hari ini mungkin hanya menjangkau beberapa orang, tapi siapa tahu, suatu saat ia akan sampai kepada seseorang yang benar-benar membutuhkannya. Satu kalimat bisa mengubah perspektif, satu kisah bisa memberi harapan, dan satu gagasan bisa menyalakan semangat dalam diri seseorang yang tengah putus asa.

e08e89c0-dfa9-447a-887f-f0826157341c
Baca Juga
Artikel
Antara Konten dan Tulisan: Cara Sederhana “Healing” di Era Digital
07 Apr 2026

Pada akhirnya, menulis adalah investasi dalam keabadian. Jika harta bisa habis, jika jabatan bisa tergeser, maka kebaikan yang tertulis akan tetap mengalir, bahkan ketika penulisnya telah tiada.

Dan bukankah setiap kebaikan, sekecil apa pun, akan mengundang kebaikan-kebaikan yang lain?

Warm afternoon reading ritual
Baca Juga
Artikel
Tantangan Literasi Mahasiswa di Indonesia
06 Apr 2026

Jadi, meskipun kantong seorang penulis bisa saja tipis, ia tetap kaya dalam cara yang lain, kaya dalam warisan pemikiran, kaya dalam jejak kebaikan, dan kaya dalam keberanian untuk menyuarakan hal-hal yang bermakna. Dan itu sudah lebih dari cukup.

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Tetaplah Menulis Walau Dompet Tipis - 2e4b17b8 08ce 4b6a 9fc6 12f1ecdaeedc | Menulis | Potret Online

Bahasa Aceh Di Ambang Kepunahan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah