• Latest
Guru Multitalenta Katalisator Pendidikan Kini dan Esok - IMG 20250302 WA0004 | Pendidikan | Potret Online

Guru Multitalenta Katalisator Pendidikan Kini dan Esok

Maret 2, 2025
mahasiswi bimbingan konseling sedang belajar dan merenung

Abadi Dalam Ketegangan: Mengapa Perjuangan Kartini Tak Akan Pernah Usai?

April 22, 2026
06d8027d-a2d7-42d1-a3d1-ad2fe9ddf489

Hari Ini Gubernur Kaltim akan Dilengserkan Rakyatnya, is Apakah Berhasil?

April 22, 2026
Pendidikan SD

Di Antara Wahyu dan Rasio: Menyatukan Jalan Pendidikan Aceh

April 22, 2026
aef171bb-b3d2-4814-9a54-7d09b7b9f971

Perempuan Ganda;Kartini Dulu Hingga Kini

April 22, 2026
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Guru Multitalenta Katalisator Pendidikan Kini dan Esok - 1001348646_11zon | Pendidikan | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Guru Multitalenta Katalisator Pendidikan Kini dan Esok - 1001353319_11zon | Pendidikan | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Guru Multitalenta Katalisator Pendidikan Kini dan Esok

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Maret 2, 2025
in Pendidikan
Reading Time: 4 mins read
0
Guru Multitalenta Katalisator Pendidikan Kini dan Esok - IMG 20250302 WA0004 | Pendidikan | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Karena guru bukan lagi satu-satunya sumber belajar dan sumber pengetahuan bagi para peserta didik. Namun demikian, apa pun alasannya, seiring dengan cepatnya arus disrupsi yang terus terjadi, guru dipaksa untuk berubah, agar tidak terlindas oleh kemajuan teknologi dan kehilangan peran. Oleh sebab itu, guru memang harus terus belajar mengelola kemampuan atau kompetensi diri dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai guru di era 4.0 atau era society 5.0 ini.

Nah, sejalan dengan program pemerintah era Jokowi dengan nahkoda kementrian pendidikan di tangan Nadiem Makarim, telah meluncurkan kurikulum merdeka dan merdeka belajar, maka seharusnya guru-guru yang multitalenta bisa dijadikan sebagai sebuah pilihan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Walau dalam hal ini kemdekbudristek telah menyiapkan guru-guru penggerak, kepala sekolah penggerak serta sekolah penggerak, menyiapkan guru yang multitalenta adalah sebuah keniscayaan.  

Ya, dunia pendidikan seperti halnya di Indonesia yang tengah menerapkan kurikulum merdeka, membutuhkan guru-guru yang multitalenta. Guru yang multitalenta, karena guru yang multitalenta, sesungguhnya juga memiliki multi inteligence dan bisa bergerak lebih kreatif, innovatif, inspiratif dan juga berorientasi ke masa depan peserta didik dengan menghadirkan solusi yang membahagiakan para peserta didik, kapan saja, di mana saja dan dalam kondisi apa saja. Guru multitalenta juga menjadi guru yang mampu menjalankan fungsi dan peran guru penggerak yang kini dibutuhkan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka saat ini. Oleh sebab itu, selayaknya pemerintah bisa mengidentifikasi dan melakukan pendataan terhadap guru yang ada di tanah air, dengan banyaknya guru yang multitalenta, bisa diorganisir serta dikelola untuk mempercepat pelaksanaan kurikulum merdeka. Guru Multitalenta sekaligus menjadi katalisator penerapan kurikulum merdeka. Mari kita bergerak dengan lebih cepat dan sigap.

Baca Juga
  • Menumbuhkan Minat Membaca Anak Di Era Digital Kian Susah?
  • SMAN 2 Simbar Kampiun Turnamen Futsal Antar Pelajar se-Kabupaten Simeulue

Page 5 of 5
Prev1...45
Share234SendTweet146Share
Tabrani Yunis

Tabrani Yunis

Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Next Post
Guru Multitalenta Katalisator Pendidikan Kini dan Esok - IMG 20250302 WA0003 | Pendidikan | Potret Online

Akulah Momo Kelana

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com