• Latest
Ketika Kemampuan Memahami Bacaan Masih Rendah - IMG 20250227 WA0015 | Lensa | Potret Online

Ketika Kemampuan Memahami Bacaan Masih Rendah

Februari 27, 2025
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Ketika Kemampuan Memahami Bacaan Masih Rendah

Literasi, Akar Masalah Bangsa

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Februari 27, 2025
in Lensa, Literasi, Membaca, minat baca, Pendidikan
Reading Time: 5 mins read
0
Ketika Kemampuan Memahami Bacaan Masih Rendah - IMG 20250227 WA0015 | Lensa | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Data ini, tentu masih relevan dengan data yang dikeluarkan UNESCO beberapa tahun lalu yang menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca sangat rendah. Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca!

Ya, sudah terlalu banyak dan sering kita membaca berita tentang minat baca dan kondisi kemampuan literasi Anak negeri di berbagai media.  Sebagai contoh saja, KOMPAS.com– 03 April 2020 memaparkan bahwa OECD mencatat peringkat nilai PISA Indonesia berdasarkan survei tahun 2018 menempatkan siswa Indonesia dalam peringkat yang kurang memuaskan. Kemampuan Literasi siswa Indonesia berada di peringkat 72 dari 77 negara, Matematika  berada di peringkat 72 dari 78 negara, dan Sains berada di peringkat 70 dari 78 negara. Nilai PISA siswa Indonesia juga cenderung stagnan dalam 10-15 tahun terakhir.

Bila begini kondisinya dan berlangsung sekian lama, hingga berada dalam kondisi darurat, kemajuan apa yang bisa dicapai oleh Bangsa ini? Apa yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk memperbaiki kondisi buruk ini? Mengapa pula persoalan yang sama hingga Indonesia kini sudah hampir seabad, tapi masih berkutat pada persoalan dasar atau akar masalah? Apakah karena Pemerintah Indonesia tidak menemukan akar masalah pendidikan di negeri ini?

Page 2 of 5
Prev123...5Next
Tags: #analisis
Share234SendTweet146Share
Tabrani Yunis

Tabrani Yunis

Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Next Post
Ketika Kemampuan Memahami Bacaan Masih Rendah - 1563b71b 07d4 41a4 a7db 4c643084e134 | Lensa | Potret Online

Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com