POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh

Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan

Nurul Hikmah by Nurul Hikmah
Februari 18, 2025
in Aceh, Budaya, Islam
0
Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan - 79635F49 C90C 4BD9 884F 8773B3458C9D | Aceh | Potret Online

Oleh Nurul Hikmah, S.Pd.I, M.A

Ada banyak tradisi-tradisi lokal dalam masyarakat Aceh yang hampir semua dihubungkan dengan agama. Baik dianggap sebagai tradisi Islam maupun tradisi Hindu yang dipercaya pernah dianut oleh orang-orang yang pernah tinggal di wilayah Aceh terdahulu. Salah satu tradisi tersebut adalah Rabu Abeh (Rabu Terakhir).

Merujuk pada sebuah artikel dari laman baznas.go.id disebutkan dalam tradisi masyarakat Jawa juga terdapat sebuah tradisi yang sama yaitu Rebo Wekasan. Tradisi ini dilakukan pada hari Rabu terakhir bulan Safar untuk tujuan menolak bala.

Baca Juga
  • Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan - 78db33dd 2f0c 4d0a ab35 fe2a54869109 | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Kelucuan, Hiburan dan Mainan, Memancing Cuan
    10 Des 2024
  • Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan - 99EF84D6 05A5 4605 9F64 AFE749DD22C3 | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Bayangan Sore Itu
    19 Feb 2023

Disebutkan dalam artikel tersebut bahwa “Rabu terakhir bulan Safar sering dianggap sebagai hari yang penuh dengan bencana atau musibah.

Beberapa kalangan percaya bahwa pada hari ini, Allah menurunkan berbagai macam cobaan atau ujian kepada umat manusia. Oleh karena itu, banyak orang yang merasa perlu melakukan berbagai amalan khusus untuk menolak bala atau menghindari kesulitan yang diyakini turun pada hari tersebut.”

Baca Juga
  • Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan - d0c5499e 7dfa 4920 bcde 3dfbad94b44f | Aceh | Potret Online
    Aceh
    JUAL BELI BERTEMPO DI ACEH: ANTARA KEARIFAN LOKAL DAN KEPATUHAN SYARIAH
    16 Des 2024
  • Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan - 9bc0dd56 ba97 4ba2 8e4d bb93c644506e | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Masyarakat Sarah Baru Kluet Tengah Butuh Pelabuhan
    04 Des 2023

Dalam lanjutan isi artikel tersebut ditulis, “Kepercayaan ini berasal dari cerita-cerita yang berkembang di masyarakat, namun tidak semua kalangan Islam sepakat dengan pandangan ini.

Sebagian ulama dan cendekiawan Muslim berpendapat bahwa keyakinan ini tidak memiliki dasar yang kuat dalam syariat Islam dan lebih merupakan hasil dari kepercayaan lokal yang bercampur dengan budaya.”

Baca Juga
  • Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan - c8a337b0 abcd 4502 a555 34e88fdf8a2e | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Tsunami, Sebuah Memori
    19 Des 2024
  • Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan - IMG_7743 | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Pekan Kebudayaan Aceh, Jalan Pemulih Luka
    28 Des 2023

Berbeda dengan praktik tradisi Rabu Abeh yang dilakukan oleh masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya. Istilah Rabu Abeh lebih sering dipakai untuk menyebutkan pekan terakhir bulan Sya’ban atau minggu terakhir sebelum masuknya bulan Ramadan.

Dalam tradisi Rabu terakhir ini masyarakat berbondong-bondong pergi ke laut untuk mandi dan berendam di laut bersama keluarga. Entah masyarakat mengikuti tradisi Rebo Wekasan atau ikut-ikutan saja melakukan kegiatan rekreasi bersama keluarga pada beberapa pekan terakhir bulan Sya’ban tersebut.

Namun demikian, jika dilihat dari segi kesehatan ternyata terapi air laut sangat bermanfaat bagi tubuh. Dikutip dari laman Alodokter bahwa terapi air laut ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.

Berendam dengan air laut dapat membantu proses terapi tulang dan sendi, mengurangi rematik dan pegal-pegal, membantu mengurangi masalah kulit hingga saluran pernapasan. Selain itu, mandi dan berendam dalam air garam juga dapat membantu mengurangi stres dan membuat tidur lebih nyenyak. Oleh karena itu, terapi ini sangat dianjurkan oleh beberapa terapis dan oleh ahli pengobatan alternatif.

Menurut sebuah artikel dari laman medicalnewstoday.com bahwa terapi air laut ini disebut juga dengan thalassotherapy yang berasal dari kata Yunani ‘thalassa’ yang berarti lautan. Thalassotherapy sudah ada sejak abad ke-19, meskipun mandi di laut untuk mendapat manfaat kesehatan sudah dipraktikkan jauh sebelum itu.

Lalu muncul pertanyaan mengapa harus mandi di laut sebelum Ramadan? Ramadan merupakan bulan di mana umat Islam berpuasa dan menahan diri dari berbagai macam hal termasuk menahan diri untuk tidak mengonsumsi sumber pasokan energi sehingga badan yang tidak sering berpuasa akan terkejut dan kekurangan energi.

Kekurangan pasokan vitamin, gizi dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh bisa melemahkan tubuh, diharapkan dengan terapi air laut ini tubuh akan menjadi lebih segar dan siap untuk siklus baru selama sebulan penuh.

Selain itu, penyakit dan keluhan yang dirasakan selama sebelas bulan bisa diterapi dengan menggunakan terapi air laut ini agar badan kembali sehat untuk menyongsong Ramadan penuh berkah.

Oleh karena itu, jika dipraktikkan dengan bijaksana, tradisi-tradisi yang dilakukan Indatu di Tanoh Seramo Mekkah ini tidak melulu praktik syirik atau praktik yang mengikuti tradisi Hinduisme.

Namun, lebih dari itu dapat bermanfaat bagi kesehatan, budaya, dan tatanan sosial masyarakat. Diharapkan tradisi-tradisi yang berkembang dalam masyarakat Aceh dapat membangun silaturahmi yang solid antar warga.

Previous Post

Danantara, Harapan Baru Indonesia

Next Post

Khasiat Tempe Mentah

Next Post
Rabu Abeh dan Terapi Air Laut untuk Kesehatan - image_1739876249531 | Aceh | Potret Online

Khasiat Tempe Mentah

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah