POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Essay

Mayat Bau Gas Ditimpa Tabung Melon

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Februari 4, 2025
in Essay, Gas Melon
0
Mayat Bau Gas Ditimpa Tabung Melon - a9b7db5f 3021 447b 9a28 0b4ccbed4edf | Essay | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Ada kawan ngirim video. Sebuah adegan sinetron di televisi. Mayat berbau gas, keranda ditimpa tabung gas melon. Sinetron yang pas dengan kondisi gas melon langka. Yok kita bahas isi videonya sambil seruput kopi tanpa gula.

Suasana kampung yang biasanya tenang tiba-tiba berubah jadi neraka penciuman. Empat orang berdiri gagah, bersiap memandikan mayat. Tapi, begitu kain penutup dibuka, bau gas menyengat langsung menyerang.

Baca Juga
  • 01
    Artikel
    ATOM-ATOM YANG TERSESAT DARI INTINYA
    20 Des 2021
  • Mayat Bau Gas Ditimpa Tabung Melon - CFDCC9DE 10AF 480D 9946 43AEFE60A1F2 | Essay | Potret Online
    Essay
    🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH
    12 Mar 2025

Hidung mereka berkerut, mata berair, dan mulut mengumpat. “Ini mayat atau pabrik gas bocor?” teriak salah seorang, sambil melompat mundur seperti ketemu hantu. Bau itu begitu kuat, sampai-sampai kucing-kucing di sekitar kabur, ayam-ayam berhenti berkokok, dan pohon-pohon seakan layu menahan napas.

Ustaz datang, membawa niat suci untuk memimpin prosesi. Tapi, begitu mendekat, wajahnya langsung pucat. “Astagfirullah, ini bau apa? Kayak ada tabung gas melon meledak di sini!” ujarnya sambil menutup hidung dengan kain sarung. Tapi, sebagai seorang ustaz, dia tak menyerah. “Tetap mandikan! Ini fardhu kifayah!” serunya, sambil matanya berkaca-kaca bukan karena haru, tapi karena bau.

Baca Juga
  • Mayat Bau Gas Ditimpa Tabung Melon - F70C17E4 5C36 43D7 B45A E551053E2C48 | Essay | Potret Online
    Artikel
    Elliott Ness
    13 Agu 2022
  • Mayat Bau Gas Ditimpa Tabung Melon - 62017AE9 A2E9 4DA0 8C72 1D885F245D1A | Essay | Potret Online
    Artikel
    Menelisik Praktik Murabahah di Bank Syariah
    10 Jun 2022

Prosesi pun berlanjut. Mayat itu akhirnya dimandikan, tapi bau gasnya tak juga hilang. Malah, semakin kuat. Seolah-olah mayat itu membawa seluruh tabung gas yang pernah dia curi semasa hidupnya. Saat digotong ke kuburan, seluruh warga kampung ikut mengiringi, tapi dengan jarak aman. Semua orang menutup hidung, wajah mereka pucat, seolah sedang menghadapi wabah.

Tiba-tiba, dari kejauhan, terdengar suara keras. Sebuah mobil pikap yang membawa tabung gas melon 3kg kecelakaan. Tabung-tabung gas berhamburan, menggelinding seperti bola-bola neraka. Salah satu tabung meluncur deras, menuju keranda mayat itu. Bruuk! Tabung gas menimpa keranda, seolah alam semesta sedang tertawa terbahak-bahak. “Ini karma atau komedi?” bisik seorang warga, sambil matanya melotot.

Baca Juga
  • Mayat Bau Gas Ditimpa Tabung Melon - IMG_2760 | Essay | Potret Online
    English Article
    Friend Karina and Dianda: Camping at the Backyard
    11 Jan 2025
  • 02
    Artikel
    Empat Nilai Pendidikan Karakter Pahlawan yang Bisa diterapkan pada Generasi Muda
    13 Nov 2021

Kenapa mayat ini bau gas? Ternyata, semasa hidupnya, dia adalah pengusaha gas yang licik. Kurangi timbangan, timbun tabung, naikkan harga saat langka. Rakyat kecil menjerit, tapi dia tertawa sambil menghitung uang.

Kekayaannya menumpuk, tapi dosanya juga menggunung. Sekarang, di akhir hayatnya, bau gas itu seperti kutukan yang tak pernah pergi.

Saat keranda itu akhirnya sampai ke kuburan, bau gas masih menyengat. Bahkan, saat tanah mulai menutup liang lahat, bau itu masih terasa. Seolah-olah alam semesta berkata, “Kau bawa gas ke kuburmu, ya? Baiklah, nikmati saja!”

Di atas langit, awan-awan bergulung, seolah menangis. Bukan karena sedih, tapi karena bau gas yang terlalu menyengat.

Ini bukan sekadar cerita tentang mayat yang bau gas. Ini adalah potret ironi kehidupan, di mana kezaliman sering kali dibayar dengan cara yang tak terduga. Semoga kita semua bisa belajar dari kisah ini, sebelum alam semesta memutuskan untuk “mengirimkan” karma kita dalam bentuk yang lebih menyengat.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Previous Post

Teungku Chik Abbas Kuta Karang; Ulama Pejuang dan Penasehat Teungku Chik Di Tiro

Next Post

Giliran China Serang Amerika

Next Post
Mayat Bau Gas Ditimpa Tabung Melon - 29c04624 a8e9 41b8 9f5a 5fb38dca8b95 | Essay | Potret Online

Giliran China Serang Amerika

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah