Karya: Sulaiman Juned
kabut
menggantung di kaki Marapi. Angin
membelai pucuk rambut—debu vulkanik
mengembara ke pucuk-pucuk ranting. Lenguh kerbau mengetarkan
hati.
: orang-orang pergi
mengikat cinta—pulang
membawa rindu.
kabut
menggantung di kaki Marapi. Deru
hujan mendera bersama kapundan memutihkan nagari dan kota-kota. Sujud
dalam tahajud.
: aku sedang
memungut gerimis
yang tempias ke pipi.
Ah!
-Padangpanjang, 14 Januari 2024-
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.












Discussion about this post