🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Tabrani Yunis
Wahai kekasihku
Tlah berwindu -windu berlalu
Cinta dan rindu masih menggebu
Andak kau ada di sini
Kan kurebahkan diri
di pelukanmu
Kau dengarkah ada yang menderu deru
Bergemuruh rindu nan menggebu
Kini, kau dan aku siapa nan menyimpan haru
📚 Artikel Terkait
hanya aku yang tahu
Cinta itu kian mengharu biru
Entah berapa windu tlah berlalu
Belum pula ada cahaya biru
Menerangi rasa kangen di hulu kalbu
Walau begitu lekat di mata hatiku
Akü terus diamuk rindu
Dihempas ombak dan gelombang semu
Entah kapan bisa bertemu
Mengobati kalbu yang penuh debu
Terlalu berat rindu di bahu
Kadang hati dibalut cemburu
Aku ingin kau hadir membunuh rindu
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






