🔊
Dengarkan Artikel
Zulkifli Abdy
Pada hari itu, airmata tergenang
bagai telaga
Bagai hendak tenggelamkan
jiwa dan asa
Kini telaga airmata telah surut
Perlahan kering tergerus waktu
Tinggalkan pusara dimana-mana
Di bawah onggok tanah merah
tanpa batu nisan
Kepiluan ini akan bertahan
lebih lama
Dibanding penantian apapun.
(Mengenang Tsunami di Aceh
26 Desember 2004).
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





